Deswita Maharani Peduli Pendidikan Bangsa

Kapanlagi.com - Menandai rangkaian 100 tahun atau seabad Kebangkitan Perempuan Indonesia, sejak 1908-2008, Deswita Maharani tergerak untuk ikut berperan serta dalam Gerakan Aksi 100 Perak di Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan Republik Indonesia. Secara teknis dan konsep, gerakan ini akan mengumpulkan uang Rp100,- yang nantinya uang yang terkumpul akan diperuntukkan untuk meningkatkan pendidikan anak-anak Indonesia yang kurang mampu di seluruh Indonesia."Sebenarnya aku sudah lama peduli dengan masalah pendidikan untuk anak-anak yang tidak mampu, karena menurut saya pendidikan itu sangat penting karena bisa menambah kualitas masyarakat kita. Dan yang paling disayangkan lagi ternyata dari mereka yang kurang menerima pendidikan ternyata perempuan," jelas Deswita yang ditemui di kantor Kementerian di Jl Merdeka Barat No.15, Jakarta Pusat, Kamis (30/10).Selain aksi ini, Deswita juga pernah melakukan aksi demi membantu pendidikan anak kurang mampu, meski dengan cara yang berbeda. "Sebelumnya saya ikut program orang tua asuh yang dalam sebulan saya harus mengeluarkan uang Rp25.000 bagi satu orang anak asuh," kata Deswita tanpa mau mengungkapkan berapa anak asuh yang dibantunya."Jadi saya ikut berpartisipasi bukan hanya ini saja. Ini suatu kebanggaan untuk bisa terlibat dalam aksi 100 Perak," imbuhnya.Hari ini adalah hari pertama pencanangan Hari 100 Perak. Deswita bersama rekan sesama artis, Ade Namnung ikut bergabung memasukkan koin ke kotak yang akan menjadi wadah dan diedarkan di seluruh Indonesia. Di samping aksi ini, ada satu lagi rangkaian kebangkitan perempuan Indonesia, salah satunya adalah program infotainment edukatif yang berjudul MATA HATI PEREMPUAN.Dalam acara yang hanya dibuat 10 episode itu, Deswita kembali berpartisipasi sebagai presenter. Dari honornya, Deswita akan menyumbangkan gajinya selama 5 episode yang akan disumbangkan ke aksi 100 Perak ini. 

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/hen/boo)

Rekomendasi
Trending