SELEBRITI

Dikabari Bahwa Ayahnya Meninggal, Uut Permatasari Shock

Senin, 01 April 2019 14:30 Penulis: Canda Permana

Uut Permatasari (Credit: KapanLagi.com/ Budy Santoso)

Kapanlagi.com - Pedangdut Uut Permatasari mengaku shock atas meninggalnya ayah tercinta. Uut memang sudah memaklumi bahwa kondisi ayahnya sedang sakit. Namun, keduanya sudah berencana untuk bisa menjalankan ibadah puasa bersama dengan berkumpul di Jakarta. 

"Iyalah, orang nggak apa-apa, malem abis telponan, mau jemput saya. Saya mau ada acara di Surabaya, tiba-tiba nggak ada, saya shock. Kalau papiku sakit, saya bisa paham kan, aku merawatnya. Padahal kita rencana puasa akan di Jakarta," ucap Uut Permatasari saat dihubungi, beberapa waktu lalu. 

Sama seperti Uut, kedua adiknya pun mengaku shock mendengar kabar duka tersebut. 
"Jadi saya abis dari kabar di Surabaya adik saya juga, dua-duanya dikabarin. Jadi shock lah, saya kayak nggak bisa jalan. Saya bingung, semalem di tangga itu ada papi saya kakinya ada darahnya. Semalem papinya nggak, tapi telapak kakinya tuh kayak ada," imbuhnya.

 

1. Nggak Ada Firasat

Setiap perasaan akan selalu ada ketika saudara atau keluarganya terkena musibah, namun yang dialami oleh Uut berbeda. Ia mengaku tidak mendapat firasat apa pun mengenai kepergiaan ayahnya. Hanya saja Uut sering diberi pesan kabar kurang baik.

"Nggak, tapi papi sering, kalau mau meninggal 'tolong yang ngajarin kamu ya, nak' saya kan dua bersaudara, saya anak nomor satu. Adek saya cowok, waktu mau dimakamin itu nggak boleh sama adek saya, tunggu saya dateng dari Jakarta. Karena dia punya punya amanat itu, saya nangis abis disolatin kayak mau pingsan, mau disolatin di mushola, beliau suka adzan di mushola, beliu kegiatannya begitu. Menikmati masa tuanya gitu, biasanya juga badminton. Kemarin waktu saya kesini dia minta sepatu badminton kan, biasanya nggak pernah minta. Aku bilang 'iya pih, kita cari' kita cari di mall Surabaya," ceritanya.

2. Berusaha Tabah

Dalam musibah pastinya harus punya kerendahan hati, tentu juga dirasakan oleh Uut Permatasari. Dia merasakan kesedihannya. Namun, dia berupaya untuk bisa tabah dan sabar untuk menerima kenyataan tersebut.

"Ini sudah jalannya Allah ya, mungkin bukunya papi sudah habis, kita semua punya buku, tinggal kita jilid berapa gitu kan. Allah berkehendak," tuturnya.

(kpl/CDP)

Reporter: Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING