SELEBRITI

Dokter Siska Minta Kevin Hillers Tunjukkan Bukti Visum Adanya Penganiayaan

Kamis, 22 September 2022 13:05 Penulis: Tantri Dwi Rahmawati

Dokter Siska adukan Kevin Hillers © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Kapanlagi.com - Bintang sinetron Ikatan Cinta, Kevin Hillers merasa heran kenapa laporan Polisi ke mantan kekasihnya dokter Siska belum juga diproses. Bahkan, ia juga terkejut polisi justru terlebih dahulu memproses laporan dokter Siska. Perlu diketahui, Kevin Hillers dan dokter Siska saling lapor polisi terkait dugaan penganiayaan.

Saat dimintai tanggapannya, dokter kecantikan itu menyebut laporannya diproses oleh polisi karena memiliki bukti-bukti atas dugaan penganiayaan yang diserahkannya kepada polisi dengan lengkap.

"Dia merasa heran laporan saya diproses terlebih dulu, kenapa? Karena bukti-bukti saya lengkap seperti visum, bukti foto, video, saksi dan saksi ahli semua sudah diperiksa," kata dokter Siska kepada wartawan di studio Trans TV, belum lama ini.

Menurut dokter Siska, laporan mantan kekasihnya itu tak diproses oleh polisi karena tidak ada bukti visum. Sedangkan dirinya melakukan visum dua hari setelah kejadian.

1. Bukti Penganiayaan

"Setelah kejadian penganiayaan itu, dia tidak pernah melakukan visum, dia hanya kontrol saraf kejepit. Di situlah permasalahan dia. Dia tidak memiliki bukti visum," tutur dokter Siska.

Dokter Siska juga sempat menanyakan kepada Kevin soal bukti penganiayaan. Terlebih, sebelumnya dirinya memang mendapatkan informasi bahwa Kevin tidak pernah melakukan visum.

"Makanya aku tanya, mana visum kamu? Makanya buktikan, jangan dengan video-video yang tidak benar, video-video editan, potongan, tidak otentik dan direkam tanpa izin yang kemudian disebarluaskan, itu melanggar UU ITE," katanya.

2. Merasa Kecewa

Terakhir, Dokter Siska merasa kecewa dengan upaya hukum yang dilakukan oleh Kevin Hillers karena telah mencemarkan nama baiknya dengan menyebarkan video bukti penganiayaan tersebut. Kini, ia menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian mengenai kasus ini.

"Kalau dia merasa sebagai korban, lakukanlah upaya-upaya hukum yang jelas, jangan melakukan upaya hukum, tapi malah melanggar, itu malah mencemarkan nama baik, karena disitu saya dibilang pelaku," katanya.

"Dia bilang 'padahal pelaku kenapa nggak diproses', itu menurut kamu, silahkan anda berpendapat. Yang berhak menentukan ada penyidik, proses pengadilan, serta hakim," tutupnya.

REKOMENDASI
TRENDING