Dua Film Lola Amaria Ikut Berlomba di FFI 2004

Kapanlagi.com - Sejak 12 tahun lalu penyelenggaraan Festival Film Indonesia (FFI) dua belas tahun lalu, tidak ada lagi film Indonesia yang dijadikan tolok ukur keberhasilan secara kualitas. Maka dengan kehadiran kembali FFI 2004 membuat banyak sineas merasa gembira, salah satunya adalah Lola Amaria.

Gadis yang selain bermain juga memproduseri filmnya sendiri ini berencana menyertakan dua judul filmnya yang sudah jadi, Beth dan Novel Tanpa Huruf R. "Sayang saya tidak bisa menyertakan film Betina yang sampai saat ini belum selesai," demikian ungkap cewek Leo kelahiran Jakarta, 30 Juli 1977, ini.

"Di film itu aku kan kerja bareng-bareng. Nggak cuma aku yang memproduserinya sendiri. Meskipun aku kepingin banget ikut FFI, tetapi yang lainnya nggak setuju gimana?" ujarnya seraya meminta agar masalah itu ditanyakan langsung kepada mitra kerjanya, Arya Kusuma Dewa.

Menurut artis yang pernah mendukung sinetron Penari ini, film Betina merupakan debut pertamanya sebagai produser sekaligus sutradara film. Namun, target untuk menuntaskan film itu pada Desember 2004 tergelincir, entah sampai kapan mundurnya belum bisa dipastikan.

"Sekarang ini Betina masih dalam proses menunggu dan menunggu. Aku berharap, tahun 2005 film nanti bisa mulai syuting lagi," kata Lola, yang mengaku telah mengeluarkan modal dari koceknya sendiri hingga ratusan juta rupiah untuk film tersebut. Bahkan, konon Lola sampai membobol tabungannya demi melancarkan kelahiran sang bayi kecil-nya tersebut.

Film Betina berkisah tentang seputar kehidupan Betina (diperani Kinaryoshi), seorang gadis pemerah susu sapi yang terobsesi pada seorang pria. Sayang, pria itu hanya hadir dalam moment kematian. Agar bertemu dengan pujaan hatinya itu, Betina sampai tega berencana untuk membunuh ibunya sendiri.

Kembali pada FFI, bagaimana dengan film Beth dan Novel Tanpa Huruf R yang tak pernah ditayangkan di bioskop? Pasalnya kedua film tersebut tetap dalam format digital, tak pernah di-blow-up ke format 35 mm yang menjadi syarat tayang di bioskop. Semula ada kecemasan film digital tak layak menjadi peserta FFI, namun kemudian Akhlis Suryapati selaku Purel FFI 2004 menegaskan film digital pun boleh ikutan, jadi tak hanya film 35 mm yang jumlahnya masih sangat terbatas.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(dst/erl)

Rekomendasi
Trending