SELEBRITI

Insiden Bobotoh Tewaskan Jakmania, Rian D'Masiv Ikut Buka Suara

Selasa, 25 September 2018 14:31 Penulis: Sanjaya Ferryanto

Rian D'Masiv © Kapanlagi/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Rian D'Masiv berbicara mengenai penganiayaan Jakmania hingga meninggal dunia oleh Bobotoh. Menurutnya, hal tersebut seharusnya bisa menjadi tanggung jawab panitia pelaksana.

"Sebenernya itu kan udah jadi tanggung jawab panitia pelaksana ya. Jadi tuan rumahnya siapa, semua sampai keamanan jadi tanggung jawab klub itu sendiri harusnya. Kalau sanksi itu kebijakan dari PSSI, tapi gimana caranya itu bisa bikin oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab ini jera lah," ungkapnya saat ditemui di Studio Gaharu, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Senin (24/9).

Rian pun mengatakan jika pernah mengalami pengalaman rivalitas suporter saat masih kecil. Namun meski begitu, diakuinya tak ada yang sampai meninggal dunia karena dikeroyok.

1. Beberapa Kali Nonton Persija di Lebak Bulus

"Sebenernya pernah aku waktu kecil nonton beberapa kali ke lebak bulus, waktu zaman Persija zaman dulu ya, waktu itu nonton semifinal liga indonesia tahun 96 kalo gak salah. Itu nonton ama bokap di GBK, Persebaya sama Petrokimia waktu itu, emang rivalitasnya gila sih," ujarnya.

"Menurutku kalau cuma omongan sih nggak papa ya, karena di inggris pun aku sempet nonton Liverpool sama MU emang saling cela-celaan, tapi hanya sampai situ, nggak sampai anarkis tindakan atau ada yang meninggal. Paling banter tangan kosong lah, paling nggak harus pake akal sehat lah. Walau berantem ya berantem tapi gak yang sampai keroyokan meninggal gitu, nyawanya ilang," tambahnya.

Korban tewas diketahui bernama Haringga Sirila (23), yang merupakan warga Bangunusa RT 13/RW 03, Kelurahan Cengkareng Timur, Kec. Cengkareng, Jakarta Barat. Dirinya meninggal setelah dihantam benda tumpul berkali-kali.

2. Dipukul Dengan Benda Tumpul

Sebuah insiden memilukan terjadi pasca laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (23/9). Seorang Jakmania (suporter Persija) tewas setelah dikeroyok oleh Bobotoh (suporter Persib).

Korban tewas diketahui bernama Haringga Sirila (23), yang merupakan warga Bangunusa RT 13/RW 03, Kelurahan Cengkareng Timur, Kec. Cengkareng, Jakarta Barat. Dirinya meninggal setelah dihantam benda tumpul berkali-kali.

"Pelaku memukul korban dengan balok ada juga helm kaca dan lain sebagainya. Dengan tangan dan kaki juga. Mengakibatkan korban pada saat itu meninggal dunia di TKP," ungkap Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Yoris Maulana seperti dilansir Merdeka.com.

3. Tetapkan 8 Orang Sebagai Tersangka

Polisi pun langsung mengamankan 5 orang tak lama setelah kejadian tersebut. Dari pengembangan, Satreskrim kembali menangkap 16 orang pelaku, dan polisi menetapkan 8 orang sebagai tersangka.

Mereka adalah Budiman (41), Goni Abdulrahman (20), Cepy Gunawan (20), Aditya Anggara (19), Dadang Supriatna (19), SMR (17), DFA (16), Joko Susilo (31). Mereka terancam hukuman lebih dari tujuh tahun penjara.

"Para pelaku kita jerat dengan pasal 170 atau penganiayaan secara bersama-sama yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Sampai saat ini terhadap para pelaku masih dilakukan penyelidikan," tutupnya.

(kpl/pur/frs)

Reporter: Mathias Purwanto.


REKOMENDASI
TRENDING