Mahir Bahasa Mandarin, Wenda Tan Sempat Disepelekan Guru

@KapanLagi.com®

Kapanlagi.com - Sebagai warga keturunan Tionghoa, Wenda Tan merasa dirinya belum lengkap lantaran tak tahu budaya Cina dengan baik. Karena itulah, ia belajar bahasa Mandarin agar tidak benar-benar 'buta' dengan budaya leluhurnya. "Mama aku yang ngasih motivasi. Kan keturunan Tionghoa, masak nggak tahu budayanya. Minimal bahasanya lah," ujar Wenda saat ditemui belum lama ini. Meski ada banyak tantangan saat belajar bahasa Mandarin, tapi Wenda tak mau menyerah begitu saja. Istri Ruben Onsu itu pun mengaku kalau ia termasuk cepat belajar. "Bahasa Mandarin susah. Salah garis sudah beda arti. Dulu pertama kali aku sudah termasuk yang cepat. Tiga bulan, pertama kali masuk sudah termasuk yang loncat kelas," lanjut Wenda.

Wenda Tan mahir bahasa Mandarin lantaran diejek guru. @KapanLagi.com®Wenda Tan mahir bahasa Mandarin lantaran diejek guru. @KapanLagi.com®

Wenda pertama kali belajar bahasa Mandarin di Malaysia. Saat itu, ia adalah satu-satunya orang Indonesia di antara peserta kursus, yang membuatnya dipandang sebelah mata. "Ceritanya, gurunya meng-underestimate. Dia bilang, nada aku jelek. Itu motivasi sampai akhirnya bisa," lanjutnya. Dijelek-jelekkan guru membuat Wenda lebih termotivasi untuk belajar. Ia juga sempat memberikan kursus dan juga jadi penerjemah bahasa Mandarin. "Iya, dulu yang bisa (bahasa Mandarin) belum banyak. Lumayan gede lah. Sekarang dah banyak, jadi malas," pungkasnya.

(kpl/uji/phi)

Rekomendasi

Trending