SELEBRITI

Merasa Tak Bersalah dan Tak Melakukan Tindakan Kriminal, Richard Lee Bantah Lakukan Akses Ilegal

Rabu, 08 September 2021 18:58

Richard Lee © KapanLagi.com®/Irfan Kafril

Kapanlagi.com - Dokter kecantikan Richard Lee kembali menjalani pemeriksaan untuk melengkapi berkas perkara kasus illegal access. Berkas perkara tersebut sudah dilimpahkan ke kejaksaan, namun berkas perkara ilegal akses dan penghilangan barang bukti dinyatakan masih kurang informasi dari dr Richard Lee.

Meski kasusnya sudah sampai ke kejaksaan, Richard Lee mengaku siap menjalani sidang nantinya. Ia optimis tidak bersalah dalam kasus yang pernah membuatnya dijemput paksa oleh Polda Metro Jaya itu.

"Kalau illegal access saya optimis. Saya merasa tidak bersalah, tidak melakukan illegal access," ucap Richard Lee saat ditemui di Polda Metro Jaya, Rabu (8/9).

Pria kelahiran Medan ini secara tegas sangat optimis menghadapi persidangan kasusnya kelak, karena ia merasa bukan seseorang yang melakukan tindakan kriminal.

1. Akui Jawab 10 Pertanyaan

Selain itu, Richard Lee mengaku tak mengetahui akun Instagram-nya itu juga mengunggah video, padahal Instagram itu tengah disita polisi berkaitan dengan laporan Kartika Putri. Ia hanya mengunggah video di Facebook yang terhubung langsung ke Instagram-nya, hal itulah yang kemudian menjadi alasan polisi menduga adanya illegal access oleh Richard Lee.

Sementara itu, pemeriksaan terhadap Richard Lee hanya sebentar. Ia hanya menjawab kisaran 10 pertanyaan tambahan.

"Saya optimis. Biar pengacara saya yang atur di persidangan nanti. Saya merasa, saya tidak melakukan kejahatan kriminal. Ya saya nggak tahu, saya tahu yang disita kan Instagram, bukan Facebook. Saya post di Facebook saya, kan nggak disita," ujarnya.

"Ah sedikit (pertanyaan) nggak banyak, melengkapi saja, lima sampai 10 saja. Terkait tahu nggak itu melanggar hukum," tukasnya.

Diketahui, Richard Lee ditangkap polisi saat berada di kediamannya, akibat dugaan ilegal akses dan penghilangan barang bukti pada 11 Agustus 2021 dan saat ini ia sudah ditetapkan sebagai tersangka. Akan tetapi Richard Lee tidak ditahan dan diperbolehkan pulang lantaran kooperatif, dalam kasus ini Richard Lee disangkakan dengan Pasal 30 juncto Pasal 46 UU ITE dan atau Pasal 231 KUHP dan atau Pasal 221 KUHP, ancaman maksimal delapan tahun penjara.


REKOMENDASI
TRENDING