SELEBRITI

Rara Pawang Hujan MotoGP Mandalika Jawab Klaim BMKG & Tanggapi Fabio Quartararo yang Menirukan Aksinya

Jum'at, 25 Maret 2022 10:08

Rara sang pawang hujan masih terus jadi perbincangan hangat - Credit: instagram.com/motogp

Kapanlagi.com - Rara Istiati Wulandari adalah Pawang hujan MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika, Lombok, 18-20 Maret 2022. Sempat jadi bahan perbincangan, Rara akhirnya angkat bicara soal dirinya lewat podcast 'Close The Door' yang dipandu Deddy Corbuzier. Rara mengakui bahwa dirinya sebenarnya nggak boleh ada di dalam balapan menurut SOP.

"Tim Dorna kan banyak, ada kameramen, segala macam. Mereka sudah datang seminggu sebelum acara, dan mereka sudah tahu kalau Rara bakal doa, walau dalam balapan, menurut SOP, sebenarnya tidak boleh ada. Aku sudah bilang 'Hari ini BMKG ngeramalnya bakal hujan banget', dan arah hujannya itu di arah barat dan timur," ungkap Rara dikutip dari YouTube Deddy Corbuzier pada (25/3).

Seperti yang diketahui, balapan kelas MotoGP pada Minggu (20/3/2022), sempat ditunda selama hampir 2 jam akibat hujan deras. Padahal, sebelumnya balapan kelas Moto3 dan Moto2 digelar dalam cuaca yang kering dan panas. Saat hujan tak kunjung reda, sosok Rara muncul di garasi pembalap dan trek lurus untuk melakukan ritual.

BMKG pun mengklaim bahwa hujan deras di Mandalika mereda bukan karena ritual yang dilakukan Rara. Hujan mereda karena durasinya yang memang sudah waktunya selesai. Namun, Rara tak merasa sakit hati, dan justru bersyukur bahwa BMKG melaporkan hal itu kepada masyarakat.

1. Tanggapan untuk Klaim BMKG

Menanggapi statement BMKG, Rara menyebut bahwa hal itu juga tak lepas dari doa yang ia panjatkan. Perempuan yang sudah jadi pawang hujan sejak usia sembilan tahun ini menyebut bahwa ia juga mengikuti informasi dari BMKG.

"Soal pernyataan (BMKG) itu, aku malah sangat bersyukur ya. Hujan memang sudah saatnya berhenti, karena jawaban Rara adalah itu berkah dari doa. Karena kalau mau dibuka datanya kembali, saya memang punya perkiraan BMKG per jam. Saya screenshot per jamnya yang dikirim oleh BMKG," lanjut perempuan yang mengaku dipekerjakan oleh MGPA dan ITDC ini.

2. Sempat Tertekan

Nggak banyak diketahui, Rara ternyata sempat tertekan saat berusaha mengendalikan hujan di Mandalika. Hal ini terjadi karena banyak pihak yang skeptis atas usahanya. Meski begitu, semangatnya bangkit lagi ketika melihat Presiden RI Joko Widodo dan Menteri BUMN, Erick Thohir, yang menyaksikan ritualnya, begitu juga saat teringat kerja keras para panitia.

"Saya sebenernya hanya boleh di tempat tulisan 'Pertamina' (pitlane exit), terus saya bilang saya mau ke tengah. Itu mental tuh, karena udah pada bilang, 'Pawang hujan kok kehujanan? Kok gagal?' tapi saya nggak dengerin," ungkap Rara.

"Entah itu sugesti atau bukan, tapi waktu saya jalan saya melihat wajahnya Pak Jokowi, saya melihat wajahnya Pak Erick Thohir, wajah temen-temen marshal dan, temen-temen yang mempersiapkan ini semua, saya merasa Indonesia pantas menyelenggarakan event ini. Akhirnya Rara bilang sama Tuhan bahwa Rara ingin mengumpulkan semua energi yang baik," kisah Rara.

3. Perlengkapan Saat Ritual Pawang Hujan

Rara juga dimintai keterangan oleh Deddy Corbuzier soal perlengkapan dan peralatan yang ia pakai dalam menjalankan ritual pawang hujan.

Beberapa di antaranya adalah cabai, dupa, kopi, dan juga singing bowl senilai Rp 11 juta yang biasa dipakai untuk meditasi.

Saat menjelaskan singing bowl kepada Deddy, Rara pun teringat rider Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, yang menirukan aksinya dari dalam garasi.

4. Fabio Quartararo Juara Dua Karena Tirukan Aksinya

Kala itu, pembalap berjuluk El Diablo itu memang ketahuan menirukan gaya Rara dengan mangkuk kertas dan sendok es krim. Kocaknya, mangkuk yang dipegang rider Prancis itu sempat jatuh.

"Ini (mangkuk) yang ditiruin Fabio. Ini namanya singing bowl. Ini untuk meditasi, karena kalau kita jadi pawang hujan kan sifatnya meditatif. Ini bahwa hoki lho. Si Fabio kan main begini, niruin Rara, ternyata juara dua!" ungkap Rara, mengingat Quartararo finis kedua di belakang rider Red Bull KTM Factory Racing, Miguel Oliveira.

(kpl/ums)


REKOMENDASI
TRENDING