SELEBRITI

Recap #SerunyaBelajar 'Networking Party', Puncak Kampanye Edukasi yang Inspiratif dari TikTok

Selasa, 12 Juli 2022 00:01 Penulis: Wuri Anggarini

(c) KapanLagi/Muhammad Fachri Darmawan

Kapanlagi.com - Setelah resmi diluncurkan pada 29 Juni 2022 lalu, kampanye edukasi #SerunyaBelajar Ada di TikTok akhirnya mencapai puncaknya pada 9-10 Juli 2022. Kampanye ini sendiri merupakan inisiasi dari TikTok untuk mengajak dan mendukung para generasi muda kreatif untuk membuat konten edukasi yang menarik, fun, dan mudah dipahami. Menggandeng Cinta Laura Kiehl sebagai TikTok Edu Ambassador, #SerunyaBelajar Ada di TikTok juga ingin mengubah mindset kalau belajar itu nggak selamanya terasa membosankan karena kehadiran platform digital seperti TikTok bikin suasana belajar jadi lebih menyenangkan.

Kampanye ini sendiri terdiri atas beberapa rangkaian acara yang berlangsung pada 27 Juni – 10 Juli 2022. Dimulai dari Hashtag Challenge berhadiah ratusan juta untuk semua pengguna TikTok di atas usia 18 tahun, selanjutnya ada TikTok Live Series dengan tema Serunya belajar Bangun Masa Depan pada 29 Juni – 7 Juli 2022.

Selain itu, ada juga offline event Creative Edu Exhibition yang berlangsung pada 4-10 Juli 2022 di M Bloc Space. Acara tersebut merupakan pameran instalasi edukasi yang menarik dan estetik abis. Puncaknya adalah ‘Networking Party’ yang menghadirkan kelas mentoring inspiratif bareng TikTok Master Education dan TikTok Edu Creator yang berlangsung secara hybrid. Buat yang ketinggalan, intip dulu recap yang telah dirangkum tim KapanLagi.com buat kamu! Banyak ilmu dan insight baru yang bisa kamu dapat, lho!

‘Networking Party’ Day 1

‘Networking Party’ di hari pertama berlangsung insightful banget karena menghadirkan deretan key speakers ternama yang sharing tentang bidang yang ia kuasai masing-masing. Intip highlight yang penuh inspirasi, yuk!

1. Belajar Menerima Sisi Rapuh Bersama Rachel Amanda

Acara ini dibuka dengan kelas mentoring dari TikTok Master Educator, Rachel Amanda yang membawakan tema Menjadi Kreatif dengan Merangkul Sisi Rapuh. Memiliki latar belakang psikologi, Amanda menjelaskan tentang vulnerability atau sisi rapuh yang dimiliki selama ini dianggap sebagai kelemahan, tapi ternyata bisa menjadi sesuatu yang kreatif.

Padahal, sesuatu yang kita anggap rapuh bisa menjadi kesempatan untuk interaksi dengan orang lain. Amanda pun menyebutkan karya-karya sosok ternama yang diciptakan dengan mengekspos sisi rapuh mereka, sebut saja Adele dan Taylor Swift yang lagu-lagunya banyak dicintai para fans.

Dalam sesi tanya jawab, Amanda pun mengakui bahwa ia juga memiliki sisi vulnerable dan berusaha untuk embrace hal tersebut. “Banyak momen aku merasa paling vulnerable, tapi yang paling aku sadari itu aku nggak mau kelihatan jelek di mata orang lain terutama orang-orang terdekat,” ungkapnya.

2. Bedah Ilmu Bisnis Bareng Pak Win

Setelah memetik banyak ilmu dari Rachel Amanda, giliran Tjokro W. alias Pak Win yang membawakan sesi kelas dengan tema Cerdas Memulai Bisnis. TikTok Edu Creator yang eksis lewat akun @asahpolapikir tersebut berbagi tips dan strategi membangun bisnis, cocok banget buat kamu yang ingin memasuki dunia creativepreneur.

Dalam networking party-nya, Pak Win menjelaskan bahwa peluang bisnis bisa dilihat ketika ada sebuah problem yang dialami pihak tertentu dan membutuhkan solusi.

Pak Win juga menjelaskan ada beberapa faktor krusial yang perlu diperhatikan saat ingin membangun sebuah bisnis. “Mulai fokus ke idenya dulu, bukan ke dana. Kemudian cari partner yang tepat karena banyak bisnis yang pecah saat partnernya nggak tepat. Setelah itu mulailah tes pasar dengan cara yang benar. Bikin dulu produknya lalu cobain ke teman-teman, lihat inputnya gimana. Saat bisnis sudah berjalan, perlakukan diri sendiri sebagai karyawan dan jangan lupa untuk terus beradaptasi,” ungkap Pak Win.

3. Menata Karier untuk Masa Depan bersama Vina Muliana

Dua sesi kelas telah berlangsung di hari pertama, tapi semangat untuk terus belajar jelas masih terasa di kalangan para viewers, baik yang nonton langsung maupun yang mengikuti sesi live streaming di @tiktokofficialindonesia. Kelas selanjutnya yang juga ditunggu-tunggu hadir dari Vina Muliana dengan tema Mempersiapkan Karier dengan Cerdas. Merasa related dengan kamu?

“Jadi ada yang namanya career planning essentials. Yang pertama adalah clarity atau kemampuan memahami apa yang ingin dilakukan di masa depan. Lalu ada competitiveness atau usaha meningkatkan kompetisi agar bisa terpilih dari ribuan pelamar. Terakhir adalah connection, bagaimana caranya bisa memiliki hubungan dengan banyak orang, bukan hanya jumlahnya banyak tapi juga dari sisi kualitas,” ungkap Vina.

Begitu sudah memahami apa yang ingin dilakukan dan sudah melatih kompetensi yang dibutuhkan, langkah selanjutnya adalah menuliskan CV. Ada fakta menarik yang diungkapkan oleh Vina dalam sesi tersebut. Salah satu kesalahan umum pelamar adalah membuat 1 CV untuk banyak perusahaan.

“Penting untuk mempersonalisasi resume dan CV yang dimiliki sesuai dengan lowongan yang dilamar. Pastikan menggunakan layout yang baik dan letakkan informasi penting di posisi paling atas karena biasanya recruiter hanya membutuhkan waktu 7,4 detik untuk membaca sebuah CV,” jelasnya.

4. Sharing Pengalaman di Industri Kreatif bersama Anton Ismael

Sebagai penutup ‘Networking Party’ hari pertama, Anton Ismael hadir lewat sharing session bertajuk Meraih Masa Depan di Industri Kreatif. Memiliki pengalaman sebagai fotografer selama lebih dari 25 tahun, sosok yang satu ini banyak berbagi cerita inspiratif buat para generasi kekinian.

Ia menceritakan pengalamannya saat pertama kali ingin menjadi fotografer independent. Saat meminta izin resign dengan atasan, Anton mendapatkan sebuah pertanyaan yang ia sendiri bingung menjawabnya, “Beri saya 1 alasan kenapa orang harus menggunakan jasa fotografimu?”.

Setelah lama berusaha mencari jawaban, Anton pun mulai menemukan apa yang harus ia lakukan agar bisa bertahan di bidang yang memang dicintainya, yaitu fotografi dan dunia kreatif.

“Mulailah journey apa yang disukai oleh banyak orang. Akhirnya kita mencari sebuah persetujuan bersama, bagaimana kita surfing the wave yang namanya trend,” jelasnya.

Ia pun mengungkapkan pandangannya bahwa sebenarnya tidak ada manusia yang spesial di dunia ini. Namun, kamu bisa membuat dirimu lebih dikenal lewat konten menarik dalam berkarya. “Let people know you, sekarang era digital di mana konten bisa lintas lokasi, dilihat siapapun di dunia mana pun. Jadilah story teller yang baik,” jelasnya.

'Networking Party' Day 2

Nggak mau ketinggalan, keseruan 'Networking Party' hari kedua juga maksimal banget berkat para key speakers yang sharing tentang industri kreatif digital. Intip keseruannya yuk!

5. Kreator Konten Harus Punya Mindset Positif

Hari kedua 'Networking Party' langsung tancap gas dengan menghadirkan Merry Riana yang mengupas tuntas tentang kreativitas. Salah satunya adalah dengan menysukuri semua teknologi digital yang kini semakin memudahkan para kreator.

"Kita ada di masa yang sebenarnya beruntung banget karena kita bisa melihat dunia tanpa harus kemana-mana," ujar Merry Riana.

Selain itu, Merry Riana juga membagikan tiga mindset penting yang wajib dimiliki oleh seorang kreator konten di TikTok. Mindset yang pertama adalah clarity. Clarity adalah kejelasan dalam menentukan pilihan. Ditengah banyak pilihan terkait konten, maka kreator tentunya harus memantapkan pilihan terhadap opsi yang dipilih.

Mindset kedua adalah courage alias keberanian. Bagi Merry Riana, keberanian bukan berarti nggak punya rasa takut, melainkan tetap mampu take action meski punya rasa takut. Kemudian mindset terakhir yang wajib dimiliki adalah consistency. Para kreator idealnya berhenti memikirkan sesuatu yang ditakutkan dan lebih baik langsung create something saja.

6. Menyambut Era Baru di Audio Visual

Pernahkah kamu menyaksikan video #TheQuietJakarta yang sempat FYP di TikTok? Jika pernah, berarti kamu akan familiar dengan sang kreator yaitu Urrofi.

Urrofi hadir di 'Networking Party' yang membahas serba serbi era audio visual yang menjadi terobosan baru. era vertical video menjadi yang paling mencolok digunakan pada konten beberapa waktu terakhir.

Selain itu, Urrofi juga membahas mengenai problematika kreator pemula yang sering insecure terhadap kontennya sendiri.

"Problem utama kreator adalah pada kualitas konten dan ini bikin mereka insecure. Tapi mereka lupa jika kita sebagai kreator akan bisa mendapatkan kualitas jika kita spend quantity disitu. Jadi, kesimpulannya adalah quantity build quality," ujar kreator yang sudah merambah ke bisnis lintas kreatif ini.

7. Konten Otentik Dimulai dari Ungkapkan Ekspresi Diri

Bukan tools, bukan juga referensi yang banyak, namun konten yang otentik dimulai dari perasaan yang diekspresikan secara optimal. Hal inilah yang disampaikan oleh Erika Richardo dalam 'Networking Party' #SerunyaBelajar Ada di TikTok.

Seniman yang satu ini memang kerap menjadikan berbagai objek seperti tembok hingga AC sebagai kanvas untuk melukis banyak hal. Nggak harus sempurna, Erika mengatakan jika luapan perasaan yang tertuang pada karya akan membuat konten menjadi semakin otentik.

"Sejauh ini aku bikin konten yang memang mengekspresikan diri melalui lukisan. Hal ini bikin aku bisa berkarya secara baik dan otentik," ujar Erika Richardo.
Erika Richardo juga menambahkan trik yang bisa dilakukan kreator agar bisa populer melalui konten masing-masing, yaitu memiliki gaya khas, punya personality bagus, dan percaya diri dalam menampilkan figur atau wajah.

8. Selain Jam Terbang, Eksplorasi Juga Harus Tetap Diasah

Sudah banyak makan asam garam di dunia sinematografi, filmmaker senior Garin Nugroho juga turut menyampaikan bahwa nyawa dari sebuah karya datang dari dedikasi di segala lini. Mulai dari riset, penulisan, hingga pengambilan gambar menjadi elemen penting. Oleh sebab itu, dirinya berpesan bahwa eksplorasi perlu dilakukan seluas-luasnya.

"Ruang untuk berkarya ini sangat luas dan nggak ada jalan buntu. Jadi silakan eksplorasi sebanyak-banyaknya hingga kamu menemukan kenyamanannya," ujar Garin Nugroho.

Itu tadi berbagai inspirasi yang dibagikan dalam ‘Networking Party’ yang menjadi puncak dari kampanye #SerunyaBelajar Ada di TikTok. Recap kembali keseruan kampanye ini, #SerunyaBelajar Ada di TikTok sudah berlangsung sejak 27 Juni hingga 10 Juli 2022 yang dipenuhi dengan berbagai event hybrid seru. Mulai dari Hasthag Challenge berhadiah ratusan juta bagi pengguna TikTok di atas 18 tahun, Creative Edu Exhibition yang berlangsung secara offline di Mbloc Space pada 4-10 Juli 2022 yang menampilkan instalasi edukasi estetik, dan terakhir adalah Networking Party yang berlangsung pada 9-10 Juli 2022 secara hybrid di Mbloc Space dan live streaming di TikTok LIVE @tiktokofficialindonesia.

Dapatkan informasi lengkapnya dengan cara klik di sini atau bisa juga search #SerunyaBelajar di aplikasi TikTok.

(kpl/wri)

Editor: Wuri Anggarini


REKOMENDASI
TRENDING