CLOSE

Samuel Wattimena, Filosofi Warna Dalam Rancangan Busana

Kapanlagi.com - Perancang busana ternama, Samuel Watimena, mengatakan bahwa dia selalu memainkan filosofi warna dalam memadukan warna-warna saat merancang busana.

"Saya selalu memainkan filosofi warna, yang intinya 'it's about a balance' atau harmonisasi dalam pemilihan warna," kata pria yang akrab disapa Samy, itu di Jakarta, Sabtu (25/11).

Ia mengatakan, pada dasarnya warna mempunyai graduasi yang beragam dan jumlahnya mencapai ribuan. Oleh karena itu, diperlukan ketajaman berpikir saat memadukan komposisi warna yang penuh dengan graduasi tersebut agar melahirkan karya seni yang harmonis.

"Intinya, kalau kita melakukan sesuatu pasti harus ada pembuka, acara utama, dan penutupnya. Termasuk saat menentukan warna dalam merancang busana. Saya selalu memulai dengan warna-warna lembut, cerah, dan kemudian tajam," katanya.

Menurut dia, hal itu merupakan tahapan utama dalam merancang busana.

Samy juga termasuk orang yang selalu percaya ada energi positif dan negatif dalam warna. Oleh karena itu, menurut dia, seorang perancang busana harus dapat menyatukan kedua energi itu agar dapat menyatu dalam keseimbangan.

"Kita harus pintar-pintar menampilkan kesan bahwa hidup itu penuh warna," katanya.

Saat ini, Samuel tengah terlibat sebagai 'art director' yang juga menangani kostum dalam film Naga Bonar.

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

(*/bun)

Rekomendasi

Trending