Sepeda Motor Dilarang Lewat Thamrin, Ario Bayu Mendukung?

Jum'at, 19 Desember 2014 11:25 Penulis: Arai Amelya
Sepeda Motor Dilarang Lewat Thamrin, Ario Bayu Mendukung? Ario Bayu ©Agus Apriyanto/KapanLagi.com®
Kapanlagi.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memberikan kebijakan baru yakni melarang pengguna sepeda motor melintas di kawasan MH Thamrin yakni mulai Bundaran HI - jalan Medan Merdeka Barat. Pro-kontra soal kebijakan itu memang ada. Lantas apa komentar aktor Ario Bayu soal itu?

"Sebetulnya sepeda motor dilarang lewat di sana itu bukan bentuk diskriminasi sih. Dari kecil kita sudah di-diskriminasi sama pemerintah dan teknokrat sehingga diwariskan yang namanya macet. 30 tahun rezim diktatorial, hampir setiap tahun negara ini ada untuk bahan hutang," komentar Ario.

Mencoba berpikir bijak, Ario berpendapat kalau kebijakan baru ini adalah mencoba merestruktur lagi apa yang sudah diwariskan dari pemerintah sebelumnya. Apalagi dengan rencana monorail yang sudah dicanangkan semenjak 24 tahun lalu. Sehingga sudah waktunya proses pelebaran jalan di Jakarta demi mengurangi kemacetan.

"Gubernur Jakarta dan Presiden Indonesia saat ini diwariskan oleh warisan yang luar biasa susah. Salah satu cara untuk mengendalikan macet itu ya monorail dan busway biar 50:50. Sepeda motor nggak boleh masuk itu salah satu cara juga dan mungkin bisa mendukung busway. Saya dengar bakal ada kompensasi bus gratis dan parkir gratis. Kan dampaknya polusi dan panas bisa jauh lebih menurun dengan pengurangan volume sepeda motor. Ada bagusnya," papar Ario.

Disinggung apakah dirinya mendukung kebijakan baru Ahok, Ario pun memilih menjawab berhati-hati. Di mana pemeran Soekarno dalam film SOEKARNO: INDONESIA MERDEKA! ini lebih memilih mendukung seluruh kebijakan yang positif.

"Saya sih tidak mendukung atau gimana ya. Hanya sayang aja kalau gitu. Mending kita diam sejenak dan berpikir. Saya sih mendukung yang positif. Dengan Ahok yang luar biasa, itu orang berani mati. Dari jaman Ali Sadikin mana ada yang berani membuka anggaran," puji Ario.

(kpl/aal/aia)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING