SELEBRITI

Sidang Vicky Prasetyo Atas Kasus Pencemaran Nama Baik Akan Tetap Berlanjut Ke Pembacaan Keterangan Saksi

Rabu, 12 Agustus 2020 21:01

Kapanlagi/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Sidang kasus pencemaran nama baik oleh Vicky Prasetyo masih bergulir, hasil eksepsi Vicky pun sudah ditolak hakim ketua dalam agenda sidang pembacaan putusan sela. Sidang ini dilaksanakan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (12/8) dan dihadiri Vicky meski melalui teleconference.

Sidang selanjutnya pun akan dilaksanakan pada 19 Agustus 2020 dengan agenda pembacaan keterangan saksi. Dalam hal ini pihak Vicky juga akan mempersiapkannya.

"(Saksi) Kalau dari list kami, saya juga belum tahu dari saksi mana yang akan dihadirkan terlebih dahulu. Tentunya nanti dari pihak kejaksaan sebagai penuntut yang menghadirkan dari versi mereka," ujar Ramdhan Alamsyah selaku kuasa hukum Vicky ditemui usai persidangan.

 

1. Belum Mengetahui Siapa yang Dihadirkan

Ramdhan mengaku masih belum mengetahui saksi-saksi siapa saja yang akan dihadirkan dalam sidang besok. Ia turut berpatokan pada beberapa orang yang sempat menjalani BAP sebelum penangkapan Vicky.

"Kalau dari yang kami baca di BAP ada beberapa orang yang udah di BAP baik saksi yang namanya melaporkan atau saksi lainnya yang diajukan oleh saudara pelapor. Jadi kami belum tahu ada berapa yang dihadirkan, tapi kalau dari kami minimal ada 10 versi BAP yang kami lihat," ujar kuasa hukum Vicky.

2. Ingin Cepat Selesai

Pihak Vicky ingin proses sidang kliennya itu cepat selesai, ia berharap dalam pembacaan keterangan saksi dapat dilaksanakan dengan lancar. Meski begitu, mereka mengaku belum mendapatkan jadwal dan jumlah saksi yang akan hadir pada persidangan selanjutnya, namun sidang besok sudah pasti akan menampilkan saksi dari jaksa penuntut umum.

"Pemeriksaan saksi-saksi dari pihak kejaksaan, dari penuntut yang akan dihadirkan minggu depan, jumlahnya berapa kita juga belum tau dan jadwalnya juga belum tau diterima atau tidak dua kali," tuturnya.

"Keyakinan kami bisa lah sidang ini dipercepat supaya juga prosesnya lebih cepat mendapatkan putusan seperti apa, kira-kira begitu," pungkasnya.


REKOMENDASI
TRENDING