SELEBRITI

Sinetron 'BADAI PASTI BERLALU' Soroti Keindahan Labuan Bajo, Menparekraf Sandiaga Uno Akui Salut dan Beri Dukungan

Sabtu, 29 Mei 2021 20:40 Penulis: Tantri Dwi Rahmawati

Sandiaga Uno (Credit: instagram.com/sandiuno)

Kapanlagi.com - Sinetron BADAI PASTI BERLALU berhasil curi perhatian publik, salah satu yang turut memperhatikan yakni Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.

Ia mengaku mendukung sinetron BADAI PASTI BERLALU karena menjadikan Labuan Bajo sebagai setting lokasi sinetron. Tak hanya itu, Sandiaga juga berterima kasih karena sinetron tersebut secara tidak langsung mempromosikan destinasi wisata di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) itu.

 

1. Patut Dicontoh

“Apa yang dilakukan BADAI PASTI BERLALU yang mengangkat keindahan Labuan Bajo patut dicontoh PH-PH lain. Kita perlu bergandengan tangan dan saling memberi kontribusi kreatif untuk bersama mendorong pemulihan ekonomi rakyat,” kata Sandiaga Uno, Jumat (28/5).

Sinetron yang diangkat dari novel tulisan Marga T tersebut memang mengambil setting di Labuan Bajo. Meski kisah asli novel tersebut berlokasi di Anyer, Banten, namun tim produksi membuat langkah terobosan dengan mengalihkannya ke Labuan Bajo.

Keputusan tersebut diambil karena mereka ingin memberi nuansa berbeda dalam produksi sinetron BPB. Apalagi, pemerintah memproyeksikan Labuan Bajo sebagai kawasan wisata super premium yang dibidik sebagai salah satu 'Bali baru'.

 

2. Membantu Pemulihan Ekonomi

Sinetron BADAI PASTI BERLALU, antara lain, dibintangi Stefan William, Michelle Ziudith, Hito Caesar, Teuku Ryan, dan Vira Yuniar. Sama seperti versi novelnya, konflik cinta segitiga itu dimulai dari Leo yang diperankan Stefan William ingin mendapatkan hati Siska (Michelle Ziudith).

Upaya Leo yang dikisahkan sebagai sosok playboy itu terhalang oleh Helmi yang mendekati Siska dengan motif balas dendam keluarga. Ketiganya bertemu di Labuan Bajo.

Sandiaga mengatakan, daerah yang mengandalkan ekonominya dari pariwisata sangat terpukul dengan adanya pandemi. Tak terkecuali Labuan Bajo. Sinetron BADAI PASTI BERLALU ikut membantu memulihkan ekonomi Labuan Bajo dengan mempromosikannya melalui episode-episodenya.

Sebagai daerah pariwisata super premium, Labuan Bajo berpotensi pulih dengan kunjungan turis wisata dengan tetap menjaga protokol kesehatan. Promosi wisata yang dilakukan sinetron BADAI PASTI BERLALU akan mampu menggerakkan wisatawan domestik untuk bertamu ke kawasan wisata di Indonesia Timur tersebut.

 

3. Angkat Potensi Pariwisata

Sandi berharap langkah BADAI PASTI BERLALU diikuti production house lainnya. Sebab, Indonesia tak kekurangan destinasi wisata. Jika BADAI PASTI BERLALU sudah mengambil Labuan Bajo, destinasi lain bisa dieksplorasi seperti Danau Toba di Sumatera Utara, Candi Borobudur (Jawa Tengah), Likupang (Sulawesi Utara), hingga Mandalika (Nusa Tenggara Barat). Kebetulan, semua destinasi wisata tersebut masuk dalam lima wisata super prioritas.

“Saya tunggu kontribusi siapapun untuk mengangkat kembali potensi pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia. Kita tidak kekurangan destinasi wisata untuk dieksplorasi. Saya ucapkan terima kasih untuk SCTV dan BADAI PASTI BERLALU. Sinetron ini telah menunjukkan kepada kita semua bahwa negeri kita ini sangat indah dan pantas dikagumi,” katanya.

 


REKOMENDASI
TRENDING