SELEBRITI

Sutradara 'AUM!' Sempat Remehkan Akting Chicco Jerikho dan Jefri Nichol, Kenapa?

Senin, 27 September 2021 09:16 Penulis: Gogor Subyakto

Chicco Jerikho - Jefri Nichol. © KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Film AUM! yang dibintangi Chicco Jerikho dan Jefri Nichol siap dirilis ke publik mulai 30 September mendatang. Ipoenk selaku sutradara mengungkap bila awalnya ia meremehkan keterlibatan dua aktor ini untuk bermain dalam filmnya.

Hal itu dia lakukan secara sengaja supaya tidak cepat puas dengan akting Chicco Jerikho maupun Jefri Nichol. Kini, ketika filmnya sudah rampung dan siap tayang lewat aplikasi Bioskop Online, Ipoenk bersyukur dua nama tersebut bermain dalam karyanya.

"Ketika dapatkan pemain kayak Mas Chicco dan Nichol, hal yang pertama saya terapkan di otak adalah nggak percaya mereka main film ini. Saya nggak percaya, karena itu treatment saya supaya tidak terlalu puas dengan akting mereka. Sehingga saya bisa nge-push sampai di titik maksimal. Itu treatment untuk semua, baik kru atau pemain," kata Ipoenk seperti dikutip KapanLagi.com saat virtual conference, Jumat (24/9/2021).

"Waktu ketemu pertama kali, maaf ya saya meragukan kualitas aktingmu, berikan saya tawaran baru. Tapi hari ini saya bersyukur yang main mereka, bukan orang lain," lanjut pemilik nama lahir Bambang Kuntara Murti ini.

1. Bisa Memarahi Pemain

Menanggapi reaksi awal sang sutradara, Chicco Jerikho malah bersemangat. Karena memang begitulah setiap aktor yang masuk dalam produksi judul baru. Aktor tersebut harus berubah menjadi kanvas kosong yang bisa diisi oleh hal-hal baru.

"Biar bagaimana pun juga menjadi seorang aktor, saat memulai sesuatu journey yang baru, judul baru, kita harus mengosongkan diri. Kita harus memulai dari nol. Kita nggak bisa memakai kuncian yang pernah kita pakai di film sebelumnya," tutur Chicco pada sesi yang sama.

Dalam film AUM!, Chicco berperan sebagai Panca, seorang sutradara idealis. Menurutnya, ini peran yang begitu menarik karena untuk pertama kali dirinya berakting sebagai sutradara. Selama syuting, ia bisa merasakan serunya ketika sutradara memarahi para pemain dan kru.

"Skripnya menarik, belum pernah gue terima sebelumnya. Pas baca pertama kali, ada hasrat harus coba. Terus bisa akting jadi sutradara, marah-marahin pemain. Seru juga sekali-kali jadi sutradara," tutup bapak satu anak tersebut.


REKOMENDASI
TRENDING