Darkest Hour
Synopsis
Pada Mei 1940, Inggris berada di tengah kekacauan ketika Partai Buruh menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Neville Chamberlain karena dianggap terlalu lemah menghadapi serangan Nazi. Di sisi lain, rekan-rekan dari Partai Konservatif menginginkan Lord Halifax sebagai pengganti, namun Halifax menolak tanggung jawab itu. Dalam situasi genting, Chamberlain akhirnya memilih satu- satunya tokoh yang diterima oleh oposisi untuk memimpin pemerintahan nasional, yaitu Winston Churchill, seorang politisi keras kepala yang telah lama memperingatkan bahaya Adolf Hitler, meskipun reputasinya di parlemen tidak baik.
Begitu menjabat, Churchill menghadapi banyak tantangan. Ia bersikap tegas dan kerap kasar terhadap sekretaris barunya, Elizabeth Layton, hingga mendapat teguran dari istrinya, Clementine. Raja George VI yang masih ragu padanya karena peristiwa krisis abdikasi akhirnya dengan berat hati menunjuk Churchill untuk membentuk pemerintahan. Dalam kabinet barunya, ia tetap melibatkan Chamberlain sebagai Lord President of the Council dan Halifax sebagai Menteri Luar Negeri, demi menjaga keseimbangan politik.
Pidato pertamanya di parlemen yang berisi janji tentang "darah, kerja keras, air mata, dan keringat" disambut dengan dingin. Chamberlain dan Halifax sangat kecewa dengan penolakannya untuk bernegosiasi damai dengan Jerman. Mereka mulai merencanakan pengunduran diri guna memaksa diadakannya mosi tidak percaya yang bisa menjatuhkan Churchill dari kursi perdana menteri. Sementara itu, Churchill melakukan perjalanan ke Prancis untuk bertemu Perdana Menteri Paul Reynaud, yang menilai bahwa Inggris dan sekutunya sedang berada di ambang kekalahan.
Ketika Churchill mencoba mencari dukungan dari Presiden Amerika Serikat Franklin D. Roosevelt, ia hanya mendapat simpati tanpa tindakan nyata. Kongres Amerika masih terjebak dalam kebijakan isolasionis dan Undang-Undang Netralitas yang membatasi keterlibatan mereka dalam perang. Dalam situasi yang semakin genting dan tekanan dari dalam negerinya sendiri, Churchill harus memutuskan: apakah ia akan menyerah pada desakan untuk berdamai, atau tetap bertahan demi mempertahankan kebebasan bangsanya?
Penulis artikel: Abdilla Monica Permata B.
Pemeran
Jadwal Film
Ek Din
The Bell: Panggilan Untuk Mati
Mortal Kombat II
Fuze
Tears of the Azure Sea
Ek Din
The Devil Wears Prada 2
Michael (2026)
Dilan ITB 1997
The Drama
Para Perasuk
Kupilih Jalur Langit
Ikatan Darah
Dalam Sujudku
The Magic Faraway Tree
Project Hail Mary
Tiba Tiba Setan
Warung Pocong
Ghost in the Cell
Ready or Not 2: Here I Come
Lee Cronin's The Mummy
Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?
They Will Kill You
Yohanna
Tumbal Proyek
13 Mei 2026
Semua Akan Baik-Baik Saja
13 Mei 2026
Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan
13 Mei 2026
Top Gun : Maverick ( re-release )
13 Mei 2026
In the Grey
15 Mei 2026
Pati Patni Aur Woh Do
15 Mei 2026
Keluarga Suami Adalah Hama
21 Mei 2026
Gudang Merica
21 Mei 2026
Kamu Harus Mati
21 Mei 2026
Chand Mera Dil
22 Mei 2026
Children of Heaven (2026)
27 Mei 2026
The Furious
29 Mei 2026
Colony (2026)
03 Juni 2026
Nobody Loves Kay
04 Juni 2026
Masters of the Universe (2026)
05 Juni 2026
Air Mata Buaya
07 Juni 2026
Minions & Monsters
30 Juni 2026
402 Rumah Sakit Angker Korea
09 Juli 2026
Badut Gendong
27 Mei 2026
Passenger (2026)
27 Mei 2026
Kucing Hitam
04 Juni 2026
Love Barista (2026)
05 Juni 2026
Dosa
11 Juni 2026
Garuda di Dadaku
11 Juni 2026
Dukun Magang
18 Juni 2026Berita Lainnya
Film Tentang Kritikus dan Sudut Pandang Menjadi Oposisi Politik yang Penuh Ketegangan