Tata Liem: Mama Sangat Mengerti Kekuranganku

Senin, 23 Desember 2013 20:11 Penulis: Dewi Ratna
Tata Liem: Mama Sangat Mengerti Kekuranganku Tata Liem @ Foto: KapanLagi.comŽ
Kapanlagi.com - Walau hari ibu baru sehari berlalu, namun sosok ibu di mata Tata Liem tetap mempunyai arti special sepanjang hayat. Pasalnya banyak sekali yang dilakukan ibu yang sampai sekarang masih belum mampu dibalas jasa olehnya. Karena itu sosok perempuan yang melahirkan ini sangat penting untuk terus diingat dan tidak hanya saat hari Ibu.

"Perhatiin ibu empat kali daripada bapak. Karena ibu adalah nafas bagi anak. Ibu yang rela berkorban mempertaruhkan nyawanya di saat melahirkan kita. Bagi aku hari ibu sangat spesial dan sangat penting untuk selalu diingat akan sosok ibu yang mengasihi kita dari bayi sampai dewasa. Kasih anak sepanjang galah tapi kasih ibu sepanjang masa," katanya.

Bahkan, sambungnya, hingga saat ini Tata belum dapat membalas jasa sang bunda.

"Sampai saat ini hal yang paling aku merasa kurang adalah aku belum puas memberikan apa pun buat mamaku tercinta. Karena berapa pun yang aku beri gak ada bandingannya buat mamaku. Aku punya panggilan khusus buat mamaku dari kecil yaitu 'amy', itu panggilan manja kami untuk mamaku yang tersayang," tuturnya kepada KapanLagi.comŽ.

Tak sampai di situ, Tata juga mengaku dukungan penuh terus dilakukan ibu. Termasuk kekurangan yang dimiliki. Namun demikian ibu tetap menasehati dirinya supaya tidak merugikan orang lain dengan kekurangan tersebut.

"Alhamdulillah di usianya yang hampir 65 tahun mamaku selalu memberikan support buat aku. Dari kecil mamaku sangat ngerti akan kekuranganku. Yang terpenting nasihat mamaku, jangan merugikan orang lain dan harus bisa bawa diri di mana pun aku berada dan ingat Allah. Dari kecil aku sudah agak mulai kelihatan seperti wanita, mamaku tidak marah. Aku minta boneka dan mainan wanita mamaku selalu kasih. Dia tau aku punya kekurangan tapi dia ikhlas dan tetap tidak peduli dengan omongan orang, yang terpenting aku sehat dan bahagia," paparnya, Senin (23/12).

(kpl/dew)

Editor:

Dewi Ratna


REKOMENDASI
TRENDING