SELEBRITI

Termasuk Labu, Ini 8 Makanan Penambah Trombosit yang Bisa Dikonsumsi

Senin, 14 September 2020 19:22 Penulis: Nurul Wahida

Ilustrasi (credit: free[ik.com)

Kapanlagi.com - Trombosit berperan penting dalam tubuh untuk menjaga kesehatan tetap fit dan bugar. Trombosit yang rendah dapat menimbulkan sejumlah dampak kesehatan termasuk ditandai munculnya penyakit tertentu. Gejala trombosit rendah dapat dirasakan diantaranya seperti tubuh menjadi lelah, pendarahan, dan lain sebagainya. Namun kondisi menurunnya trombosit dapat diatasi secara alami dengan sederet makanan penambah trombosit.

Trombosit memiliki fungsi untuk membekukan darah apabila terjadi pendarahan pada sejumlah organ tubuh. Biasanya trombosit yang menurun sering dikaitkan dengan sejumlah penyakit seperti demam berdarah, leukimia, gangguan hati hingga efek samping obat tertentu. Trombosit yang rendah diketahui berada dalam kisaran jumlah di bawah 150.000 trombosit per mikroliter.

Kondisi tersebut dapat ditandai dengan sejumlah gejala seperti mimisan, muntah darah, keluar darah menstruasi yang berlebihan, gusi berdarah serta BAB berdarah. Namun dalam kondisi ringan turunnya trombosit jarang menunjukkan gejala. Keadaan tersebut baru dapat diketahui setelah melakukan pemeriksaan. Pemeriksaan tersebut biasanya akan mempermudah mengetahui penyebab trombosit menurun terutama pada tubuh bagian dalam.

Menariknya untuk mengatasi jumlah trombosit yang menurun tersebut dapat dilakukan dengan konsumsi sejumlah makanan tertentu. Makanan tersebut dapat berfungsi untuk menambah jumlah trombosit secara alami.

Lalu apa saja makanan penambah trombosit yang bisa dikonsumsi?

Adapun makanan penambah trombosit yang bisa dikonsumsi terdapat dalam sejumlah poin di bawah ini. Untuk mengetahuinya berikut ini 8 makanan penambah trombosit yang dirangkum dari berbagai sumber.

 

1. Labu

Makanan penambah trombosit yang bisa dikonsumsi salah satunya adalah labu. Labu diketahui mengandung cukup banyak nutrisi sehat bagi tubuh. Salah satu nutrisi yang ditawarkan dalam labu diantaranya adalah kandungan vitamin A yang cukup tinggi. Vitamin A dapat bermanfaat untuk menaikkan jumlah trombosit dalam tubuh.

Selain itu vitamin A juga dapat membantu membentuk protein dalam tubuh termasuk meningkatkan pertumbuhan sel. Berkaitan dengan makanan berbahan labu dengan kandungan nutrisi cukup tinggi dapat menjadi bahan alami menaikkan trombosit dalam tubuh. Mulai dari sup, bubur, ataupun jus bisa menjadi referensi resep nikmati berbahan labu.

2. Buah Delima

Makanan penambah trombosit yang bisa dikonsumsi selanjutnya adalah buah delima. Sebab buah delima juga mengandung cukup banyak  nutrisi sehat yang baik bagi tubuh. Selain itu buah delima tergolong buah yang memiliki sifat antioksidan cukup tinggi.

Mengutip dari stylecraze.com, buah delima menawarkan manfaat untuk meningkatkan jumlah trombosit. Sifat antioksidan dalam buah delima juga bisa melawan dari paparan radikal bebas yang dapat memicu munculnya risiko penyakit.

3. Daun Pepaya

Makanan penambah trombosit lainnya juga dapat diperoleh dari daun pepaya. Seperti diketahui daun pepaya termasuk bahan alami yang sering digunakan sebagai obat tradisional mengatasi sejumlah masalah kesehatan tertentu. Sebab daun pepaya mengandung nutrisi seperti flavonoid, alkaloid, fenol, dan antioksidan. Kandungan nutrisi tersebut termasuk bisa membantu menjaga trombosit tetap stabil.

Mengutip Rediff.com, sebuah penelitian mengungkapkan konsumsi ekstrak daun pepaya berkaitan dengan peningkatan jumlah trombosit dengan cepat. Penelitian lain seperti mengutip dari stylecraze.com, menurut penelitian di Asian Institue of Science and Technology di Malaysia juga mengungkapkan hal yang sama dimana daun pepaya efektif meningkatkan jumlah trombosit pasien demam berdarah.

4. Wheatgrass

Makanan penambah trombosit juga dapat diperoleh dari wheatgrass. Sebab wheatgrass memiliki kandungan nutrisi yang bisa meningkatkan jumlah trombosit dalam tubuh. Menariknya wheatgrass menjadi salah satu jenis rumput yang dikenal menawarkan sejumlah manfaat bagi kesehatan tubuh. Diantara kandunga dalam wheatgrass seperti klorofil, asam amino, mineral, vitamin, enzim dan lain sebagainya.

Sebuah penelitan yang diterbitkan dalam International Journal of Universal Pharmacy and Life Aciences tahun 2011 seperti mengutip dari stylecraze.com mengungkapkan bahwa wheatgrass bisa meningkatkan jumlah trombosit. Sebab kandungan klorofil dalam wheatgrass memiliki struktur molekul yang hampir serupa dengan hemoglobin. Wheatgrass dapat dikonsumsi dengan membuat jus sehat.

5. Sayur Berdaun Hijau

Sejumlah jenis sayuran berdaun hijau juga dapat menjadi makanan penambah trombosit yang bisa dikonsumsi. Sebab sayuran berdaun hijau mengandung cukup banyak vitamin K yang tinggi. Vitamin K diketahui dapat berfungsi dalam pembekuan darah dan menjaga kesehatan tulang. Termasuk berperan penting dalam menstabilkan jumlah trombosit tubuh yang rendah. Sederet sayuran hijau seperti kangkung, bayam, brokoli dan lain sebagainya dapat dikonsumsi untuk meningkatkan jumlah trombosit dalam tubuh.

6. Kismis

Makanan penambah trombosit juga bisa diperoleh dari buah kismis. Sebab kismis mengandung zat besi cukup tinggi yang berperan penting menstabilkan jumlah trombosit. Zat besi tersebut juga diketahui dapat membantu meringankan kondisi anemia yang termasuk dalam salah satu penyebab menurunnya jumlah trombosit. Kismis tersebut dalam dibuat dengan berbagai jenis resep seperti kue. Tak perlu banyak-banyak, kismis berjumlah 4 hingga 5 sebelum makan berat cukup memberikan manfaat bagi tubuh.

7. Makanan Mengandung Vitamin B12

Makanan penambah trombosit selanjutnya dapat ditemukan dalam makanan mengandung vitamin B12. Vitamin B12 tersebut bisa meningkatkan jumlah trombosit yang rendah. Diantara makanan yang memiliki vitamin B12 seperti telur, susu, keju, tuna, salmon dan lain sebagainya. Tentunya sejumlah bahan makanan tersebut sangat familiar dan mudah ditemukan.

8. Makanan Sumber Vitamin C

Sejumlah makanan sumber vitamin C mempunyai manfaat serupa untuk meningkatkan jumlah trombosit dalam tubuh. Sebab vitamin C termasuk dalam antioksidan cukup kuat untuk mencegah paparan radikal bebas. Radikal bebas bisa menjadi salah satu penyebab kerusakan sel di tubuh. Dalam hal ini vitamin C tersebut berperan penting salah satunya menstabilkan jumlah trombosit. Diantara makanan yang mengandung vitamin C seperti jeruk, kiwi, paprika, bayam, dan brokoli.

Nah itulah 8 makanan penambah trombosit yang bisa dikonsumsi. Namun perlu diperhatikan apabila trombosit dalam tubuh tidak kunjung stabil setelah konsumsi makanan  di atas, konsultasi dengan dokter sangat disarankan untuk mendapat penanganan tepat.


REKOMENDASI
TRENDING