Tika Bisono: Ibu - Bapak Tiri Jahat Hanya Mitos

Tika Bisono: Ibu - Bapak Tiri Jahat Hanya Mitos Tika Bisono

Kapanlagi.com - Menanggapi mengenai kasus yang tengah menimpa artis Ayu Azhari, psikolog Tika Bisono mengungkapkan bahwa fenomena ibu tiri - bapak tiri jahat sebenarnya hanyalah mitos. Orang tua kandung pun bisa juga bertindak tidak baik kepada anak. Bentuk penyiksaan orang tua terhadap anak tidak selalu berupa siksaan fisik, namun bisa juga berupa siksaan non fisik seperti membanding-bandingkan satu anak dengan lainnya."Ini kan fenomena anak tiri - bapak tiri. Disiksa fisik belum tentu, kenyamanan anak bisa juga dari non fisik. Mitos bapak tiri - ibu tiri jahat itu tidak ada, tapi orang tua kandung juga bisa jahatin anak. Perbedaan-perbedaan bandingin anak, saudara kandung aja juga ada fenomena yang dibeda-bedain. Apalagi bukan sekandung, sentimentalitas dari orang tua yang Dari orang tua yang berbeda juga bisa," ungkap Tika Bisono ketika dikonfirmasi melalui telepon, Senin (13/12). Saat ini anak-anak Ayu Azhari yaitu Axel dan Sean memang tengah memberontak karena mengaku mengalami diskriminasi dari ibu kandung serta ayah tiri mereka, Mike Tramp.Dalam kasus Ayu Azhari, menurut Tika anak-anak Ayu mulai beranjak remaja dan sebenarnya anak yang beranjak remaja memerlukan pengisian yang baik dari orang tua. Tika mensinyalir bahwa anak-anak Ayu tidak mendapatkan perhatian kondusif dari orang tua mereka. "Kalau dilihat dari kasus ini, ada anak yang beranjak remaja. Di mana anak remaja justru waktu tenaga energi dan segala macam untuk si remaja bukan yang kecil, justru remaja butuh pengisian yang baik dari orang tua. Ini terlepas dari orang tua kandung anak kandung. Di sini aku mensinyalir memang ada bukan perlakuan yang tidak baik dari ayah tiri nggak. Tapi perhatian yang kondusif dari orang tua terhadap anak yang beranjak remaja. Kayak remaja-remaja yang kabur dari rumah misalnya. Itu dipicu dari perlakuan orang tua yang nggak kondusif dari orang tua, terutama pendampingan terhadap si remaja ini," tuturnya.Psikolog yang juga berprofesi sebagai model serta penyanyi ini mengungkapkan harusnya perhatian lebih besar diberikan oleh orang tua kepada anak-anak remaja mereka karena masa remaja merupakan masa transisi yang sangat rentan, serta mereka membutuhkan pendampingan yang luar biasa. "Harusnya perhatian lebih besar kepada remaja bukan yang kecil-kecil. Karena remaja masa transisi fase yang sangat rentan. Remaja butuh pendampingan yang luar biasa. Jadi kalau ortu ga memahami remaja, jadinya mereka berulah, sekolah bolos, jadi keras perangainya, sulit diajak bicara. Ini semua akibat. Salah kalau semakin gede semakin dilepas. Masa remaja masa paling gamang, justru perhatian orang tua harus paling banyak," pungkasnya.     

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/gum/sjw)

Rekomendasi
Trending