in partnership with Indosiar
 
DANGDUT

Dekat dengan Almarhumah Mama, Lucinta Luna Ungkap Penyesalan Terbesar

Senin, 10 Juni 2019 17:34 Penulis: Tantri Dwi Rahmawati

Lucinta Luna dan Abash (Credit: Youtube/Ussy Sulistiawaty Official)

Kapanlagi.com - Di balik segala sensasi yang dimunculkan oleh Lucinta Luna, siapa yang menyangka ia memendam kesedihan mendalam, terutama atas kepergian sang mama. Sosok Lucinta yang begitu senang menjerit-jerit di depan kamera itu ternyata menyimpan penyesalan terbesar.

Ya, selain mengungkap bahwa ia adalah anak yatim sejak kecil, Lucinta juga ceritakan bagaimana ia kehilangan ibunda. Semua itu disampaikan di hadapan Ussy Sulistiawaty dalam video di channel Youtube Ussy pada Senin (27/5) silam. 

1. Dekat dengan Mama

Lucinta ceritakan betapa ia dan sang mama miliki hubungan yang sangat dekat, sampai-sampai ia nggak ragu ceritakan apapun pada mama. "Setiap apapun aku selalu curhat sama mama, almarhum ibuku. Baik dari segi lingkungan pertemananku, segi keuangan aku, semua-muanya aku selalu cerita," tuturnya.

2. Ingin Umroh

Saking dekatnya, Lucinta sampai tahu keinginan terbesar sang ibu dan berusaha mewujudkannya. "Dia cita-citanya pengen banget pergi umroh sama aku. Tapi aku ngomong jujur 'Ma, aku belum ada uang,' nabung begitu. Sampai akhirnya aku bekerja keras sampai akhirnya aku ikut ajang duo," jelas Lucinta.

3. Bekerja Keras

Meski awal kemunculannya Lucinta didera hujatan bertubi-tubi, ia tetap bekerja keras demi berangkatkan mama umroh. "Aku tetep sabar menghadapi kondisi situasi aku yang seperti ini.  Menghadapi cobaanlah dibully netizen sana-sini. Aku niatnya satu, aku ingin mencari uang untuk umroh, untuk impian ibu aku," tambahnya. 

4. Jatuh Sakit

Nasib berkata lain, belum sampai Lucinta genap menabung untuk biaya umroh, sang ibu jatuh sakit. Lucinta jadi harus memakai tabungannya untuk biaya rumah sakit. "Belum kesampaian, (karena) waktu itu ibu aku sakit, uang udah (terkumpul) setengah," ujar pelantun lagu Jom Jom Manjalita ini. 

5. Hilang Arah

Setelah menderita sakit beberapa lama, sang ibu dipanggil Yang Maha Kuasa. Sayangnya, kala itu Lucinta nggak bisa mendampingi. "Sampai pada akhirnya mama aku menghembuskan napas terakhir di sisi lain aku lagi ada di Bandung. Ditelepon sama kakak aku, di situ aku pingsan aku nangis. Langsung aku bener-bener hilang arah," tuturnya.

6. Menyesal

Namun bukan cuma tidak bisa menemani sang ibu di saat-saat terakhir, penyesalan terbesar Lucinta Luna juga muncul sebab nggak bisa umrohkan almarhumah. "Aku mau minta maaf sama mama karena aku belum bisa memenuhi keinginan, impian mama aku," tutup Lucinta.


REKOMENDASI
TRENDING