in partnership with Indosiar
 
DANGDUT

Keluarga Tak Harmonis Hingga Termotivasi Lesti, Kisah Perjuangan Alif LIDA 2019

Minggu, 31 Maret 2019 13:23 Penulis: Louvina Gita

Alif LIDA 2019 dan Lesti (credit: Indosiar - Kapanlagicom/Muhammad Akrom Sukarya)

Kapanlagi.com - Alifaulia, peserta Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2019 ternyata punya kisah pilu dalam perjalanan hidupnya. Sejak kecil Alif, panggilan akrabnya, sudah harus merasakan pahit-getirnya hidup. Perjuangan keras menempa mentalnya untuk menghadapi berbagai cobaan. Saat ini Alif juga masih harus terus berjuang untuk mewujudkan mimpinya menjadi seorang penyanyi di panggung LIDA 2019. Ia berhasil masuk babak Top 16 besar di kompetisi pencarian bakat itu.

Menjadi duta provinsi Kalimantan Timur, gadis berusia 16 tahun ini selalu tampil bagus dalam membawakan tembang-tembang mellow. Ia bahkan menjadi peserta favorit Inul Daratista. Perjuangan Alif sudah dimulai sejak ia belia. Kondisi keluarga yang tidak harmonis membuatnya harus tinggal terpisah dengan sang ayah. Kedua orang tuanya memutuskan berpisah bahkan sebelum Alif lahir ke dunia.

 

1. Darah Seni di Keluarga

Darah seni Alif mengalir dari orang tuanya. Ia lahir dari keluarga musisi. Ayahnya Suriansyah adalah seorang gitaris, sedangkan ibunya adalah seorang penyanyi. Bukan hanya kedua orang tuanya, sang kakak merupakan drummer dari sebuah band metal.

Ia sudah bernyanyi dangdut dari kelas 5 SD. Sebelum menjadi peserta LIDA 2019, Alif sudah sering tampil dari panggung ke panggung menghibur masyarakat siang sampai malam. Sebagai biduan dangdut ia biasa tampil dalam acara pernikahan, korporasi, dan sebagainya.

2. Termotivasi Lesti

Alif mengaku keikutsertaannya pada ajang LIDA 2019 berkat termotivasi oleh sosok Lesti. “Termotivasi sama Lesti, karena dari DA pertama dia juaranya, jadi aku tu pengen kayak dia dan ingin jadi kayak dia, kak Lesti tuh orangnya baik rendah hati dan tidak sombong sampai sekarang,” ungkap Alif saat ditemui di asrama LIDA, Daan Mogot, Jakarta Barat, tempo hari.

Sebagai seorang penyanyi tentu Alif menemui berbagai kendala, satu hal yang menjadi kendala terberatnya adalah kebiasaan lupa pada lirik.

"Kadang aku setiap mau tampil sering lupa lirik, terus juga pas lagi GR di back stage tuh jelek tapi ketika tampil bagus. Kayak gitu sih kendala saat aku mau tampil,” jelasnya.

3. Ingin Bangun Rumah

Harapannya kedepan, baik lolos ataupun tersenggol dari kompetisi, Alif ingin tetap konsisten di panggung dangdut demi mewujudkan keinginannya yaitu membangun rumah untuk dirinya dan ibunya.

“Tetap akan konsisten, karena Alif suka banget dangdut, dan juga kalau Alif menang nanti mau bangun rumah buat aku sama mama,” tutur Alif.

Saat ini kompetisi LIDA sudah memasuki babak Top 16. Masing-masing peserta yang lolos masih harus berjuang dan unjuk kemampuan agar bisa lolos sampai ke babak final. Jangan lewatkan konser LIDA selanjutnya dan dukung terus peserta favorit kalian!

(kpl/irf/lou)

Editor: Louvina Gita


REKOMENDASI
TRENDING