American Ultra
Action Comedy

American Ultra

2015 96 menit R
6.7/10
Rating 6.1/10
Sutradara
Nima Nourizadeh
Penulis Skenario
Max Landis
Studio
PalmStar Media FilmNation Entertainment Likely Story

Mike Howell (Jesse Eisenberg) menjalani hidup yang terlihat sangat biasa di sebuah kota kecil bernama Liman. Hari harinya dihabiskan bekerja di minimarket, menggambar komik superhero aneh di waktu senggang, dan menghabiskan malam bersama pacarnya yang ia cintai sepenuh hati, Phoebe Larson (Kristen Stewart). Mike dikenal sebagai pemuda santai, canggung, dan sering terlihat melamun. Ia juga dikenal sebagai pengguna ganja yang membuatnya tampak semakin jauh dari gambaran seseorang dengan masa depan besar. Bagi Mike, hidup sederhana bersama Phoebe sudah lebih dari cukup.

Namun di balik rutinitas yang tampak tenang itu, ada sesuatu yang tidak pernah Mike sadari tentang dirinya sendiri. Setiap kali ia mencoba meninggalkan kota untuk liburan bersama Phoebe, rasa cemas yang ekstrem selalu muncul. Kecemasan itu membuatnya membatalkan perjalanan, seolah ada tembok tak kasatmata yang menahannya untuk tetap tinggal. Mike tidak pernah tahu bahwa rasa takut tersebut bukan tanpa alasan. Ada bagian dari masa lalunya yang sengaja dikubur sangat dalam.

Sementara itu, di balik layar pemerintahan Amerika Serikat, sebuah program rahasia kembali dibicarakan. Program itu dikenal sebagai Operasi Ultra, proyek eksperimen militer yang menciptakan agen lapangan dengan kemampuan tempur tinggi melalui manipulasi mental. Salah satu hasil eksperimen tersebut adalah Mike Howell. Ia pernah menjadi aset berharga negara, sebelum akhirnya dinonaktifkan dan memorinya ditekan hingga ia menjalani hidup sebagai warga sipil biasa.

Keputusan untuk membiarkan Mike hidup tenang tidak disetujui semua pihak. Adrian Yates (Topher Grace), seorang pejabat ambisius di badan intelijen, menganggap Mike sebagai ancaman. Bagi Yates, aset lama yang masih hidup adalah bukti kegagalan dan potensi kebocoran rahasia. Ia pun memutuskan bahwa Mike harus dihabisi, apa pun risikonya. Tanpa sepengetahuan Mike, perintah eliminasi mulai dijalankan.

Ancaman pertama datang dalam bentuk serangan mendadak di tempat kerja Mike. Saat situasi tampak tidak masuk akal dan berbahaya, sesuatu yang tidak terduga terjadi. Tubuh Mike bergerak secara refleks, pikirannya menjadi tajam, dan ia berhasil melumpuhkan penyerang dengan kemampuan yang bahkan tidak ia pahami. Semua berlangsung cepat dan brutal. Mike sendiri terkejut dengan apa yang baru saja ia lakukan.

Phoebe yang menyaksikan perubahan itu mulai curiga. Ia mengenal Mike sebagai sosok lembut dan tidak suka konflik. Melihat Mike bertarung dengan efisien membuatnya takut sekaligus bingung. Di tengah kekacauan, mereka terpaksa melarikan diri demi menyelamatkan nyawa. Mike mulai menyadari bahwa hidupnya tidak sesederhana yang ia kira.

Di sisi lain, Victoria Lasseter (Connie Britton), mantan penanggung jawab program Ultra, mengetahui bahwa upaya eliminasi telah dimulai. Berbeda dengan Yates, Victoria masih merasa bertanggung jawab terhadap Mike. Ia menyadari bahwa Mike tidak hanya aset, tetapi manusia yang berhak hidup. Dengan cara terselubung, Victoria mencoba mengaktifkan kembali kemampuan Mike sepenuhnya agar ia bisa bertahan.

Proses aktivasi itu terjadi secara tak terduga melalui rangsangan kata dan situasi tertentu. Mike mulai mengingat potongan potongan masa lalunya sebagai agen. Setiap ingatan membawa keterampilan mematikan yang tersimpan di alam bawah sadar. Namun kebangkitan kemampuan ini juga membawa konflik batin. Mike tidak ingin menjadi mesin pembunuh. Ia hanya ingin hidup normal bersama Phoebe.

Pelarian Mike dan Phoebe berubah menjadi rangkaian bentrokan berdarah dengan agen agen pemerintah yang dikirim untuk membunuhnya. Setiap pertempuran memaksa Mike menerima kenyataan tentang dirinya. Ia mampu bertarung dengan presisi, membaca situasi dengan cepat, dan menggunakan benda apa pun sebagai senjata. Semua itu berbanding terbalik dengan kepribadiannya yang canggung dan polos.

Phoebe berada di posisi sulit. Ia harus menerima bahwa pria yang ia cintai bukan hanya pegawai minimarket yang sering melamun. Meski ketakutan, Phoebe memilih bertahan di sisi Mike. Keputusan itu memperkuat hubungan mereka, meski dibayangi bahaya yang tidak ada habisnya. Di tengah pelarian, Mike berusaha jujur dan tetap menjadi dirinya sendiri, meski dunia memaksanya berubah.

Adrian Yates semakin terobsesi menghentikan Mike. Baginya, kegagalan bukan pilihan. Ia mengerahkan lebih banyak pasukan dan mengambil alih operasi secara langsung. Keputusan impulsif Yates justru memperbesar kekacauan dan menimbulkan korban. Ambisinya menunjukkan sisi gelap birokrasi yang lebih mementingkan reputasi daripada nyawa manusia.

Konflik mencapai puncaknya ketika Mike akhirnya sepenuhnya sadar akan siapa dirinya. Ia tidak lagi bertarung secara refleks, melainkan dengan kesadaran penuh. Namun alih alih menikmati kekuatannya, Mike justru menggunakan kemampuan itu untuk melindungi Phoebe dan mempertahankan haknya untuk hidup bebas. Pertarungan terakhir menjadi ujian apakah Mike akan tunduk pada masa lalunya atau menciptakan masa depan sendiri.

Dalam kekacauan peluru dan strategi, Mike menemukan keseimbangan antara dua identitasnya. Ia bukan lagi agen rahasia tanpa emosi, tetapi juga bukan pemuda lugu yang tidak berdaya. Keputusan yang ia ambil bukan didasarkan pada perintah, melainkan pada pilihan pribadi. Hal ini menjadi bentuk perlawanan paling kuat terhadap sistem yang pernah mengendalikan hidupnya.

Perjalanan Mike bukan sekadar aksi penuh ledakan, tetapi kisah tentang identitas, kebebasan, dan cinta. Di tengah konspirasi pemerintah dan kekerasan, Mike dan Phoebe mencoba mempertahankan hubungan mereka. Dunia boleh melihat Mike sebagai senjata, tetapi bagi Phoebe, ia tetap manusia yang layak dicintai.

Saat masa lalu yang mematikan dan kehidupan sederhana saling bertabrakan, mampukah Mike Howell benar benar memilih siapa dirinya tanpa harus kehilangan orang yang ia cintai?

Penulis Artikel: Anastashia Gabriel

Jesse Eisenberg Mike Howell
Kristen Stewart Phoebe Larson
Connie Britton Victoria Lasseter
John Leguizamo Rose
Topher Grace Adrian Yates
Walton Goggins Laugher
Bill Pullman Krueger
Tony Hale Petey Douglas
Stuart Greer Sheriff Watts
Michael Papajohn Otis