Beasts of the Southern Wild
Adventure Drama Fantasy

Beasts of the Southern Wild

2012 93 menit PG-13
7.9/10
Rating 7.2/10
Sutradara
Benh Zeitlin
Penulis Skenario
Benh Zeitlin Lucy Alibar
Studio
Cinereach Department of Motion Pictures Court 13 Pictures

Hushpuppy (Quvenzhané Wallis) adalah seorang anak perempuan berusia enam tahun yang tumbuh di sebuah komunitas terpencil bernama Bathtub, wilayah rawa yang terpisah dari dunia kota oleh tanggul besar. Tempat ini keras, berantakan, dan jauh dari kata nyaman, tetapi bagi Hushpuppy, Bathtub adalah rumah yang penuh kehidupan. Ia hidup bersama ayahnya Wink (Dwight Henry), sosok temperamental yang mendidik anaknya dengan cara kasar karena percaya bahwa dunia tidak akan pernah bersikap lembut. Sejak kecil, Hushpuppy diajari untuk bertahan hidup, mendengar suara alam, dan memahami bahwa segala sesuatu saling terhubung.

Wink mengidap penyakit serius yang perlahan melemahkan tubuhnya. Meski jarang menunjukkan kasih sayang secara langsung, ia berusaha menyiapkan Hushpuppy menghadapi hidup tanpa dirinya. Hubungan ayah dan anak ini dipenuhi konflik, teriakan, dan kesunyian, tetapi juga terselip ikatan kuat yang sulit dijelaskan. Di balik sikap kerasnya, Wink takut meninggalkan Hushpuppy sendirian di dunia yang kejam. Sementara itu, Hushpuppy mulai merasakan perubahan pada ayahnya dan menyadari bahwa ia harus menjadi kuat lebih cepat dari usianya.

Alam di sekitar Bathtub juga mulai menunjukkan tanda ancaman. Es di kutub mencair dan menyebabkan badai besar yang menenggelamkan sebagian wilayah. Air naik, rumah rusak, dan kehidupan yang sudah rapuh semakin terancam. Di tengah kekacauan ini, imajinasi Hushpuppy dipenuhi oleh makhluk purba bernama aurochs, hewan raksasa yang seolah bangkit akibat perubahan alam. Aurochs menjadi simbol ketakutan dan tantangan yang harus ia hadapi, baik dari luar maupun dari dalam dirinya sendiri.

Badai memaksa warga Bathtub dievakuasi ke tempat penampungan yang steril dan terkontrol. Di sana, Hushpuppy merasa terasing. Ia tidak terbiasa dengan aturan, dinding putih, dan rasa iba dari orang orang asing. Kerinduannya pada Bathtub dan kebebasan hidup di alam liar semakin kuat. Setelah kembali ke rumah, ia mendapati ayahnya semakin lemah. Peran anak kecil perlahan berubah menjadi sosok yang harus mengambil keputusan besar dan memahami arti kehilangan.

Dalam perjalanannya, Hushpuppy bertemu dengan perempuan perempuan kuat yang membantunya memahami makna kebersamaan dan keberanian. Ia belajar bahwa menjadi kuat tidak selalu berarti sendirian. Alam yang selama ini tampak kejam juga mengajarkan keseimbangan antara hidup dan mati. Ketika aurochs yang selama ini ia takuti akhirnya berdiri di hadapannya, Hushpuppy menyadari bahwa ketakutan bukan untuk dihindari, melainkan dihadapi dengan kepala tegak.

Perjalanan Hushpuppy bukan sekadar bertahan dari bencana alam, tetapi juga perjalanan emosional seorang anak yang belajar menerima kenyataan tentang ayahnya dan dunia. Ia belajar mencintai tanpa memiliki, berani tanpa harus menjadi sempurna, dan berdiri teguh di tengah perubahan yang tidak bisa dikendalikan. Bathtub mungkin kecil dan terpinggirkan, tetapi bagi Hushpuppy, tempat itu adalah pusat semesta yang membentuk jati dirinya.

Di tengah air yang naik, tubuh ayah yang melemah, dan dunia yang terasa runtuh, Hushpuppy terus melangkah dengan keberanian yang tumbuh dari cinta dan kehilangan. Saat masa kanak kanak bertabrakan dengan kenyataan hidup yang keras, mampukah Hushpuppy menemukan kekuatan sejatinya untuk menghadapi dunia yang terus berubah?

Penulis Artikel: Anastashia Gabriel

Quvenzhanu00e9 Wallis Hushpuppy
Dwight Henry Wink
Levy Easterly Jean Battiste
Lowell Landes Walrus
Pamela Harper Little Jo
Gina Montana Miss Bathsheba
Amber Henry LZA
Jonshel Alexander Joy Strong
Nicholas Clark Boy with Bell
Joseph Brown Winston

Jadwal Film