House at the End of the Street
Synopsis
Elissa (Jennifer Lawrence) memulai hidup baru bersama ibunya, Sarah (Elisabeth Shue), di sebuah kota kecil yang tampak tenang dan ramah. Perpindahan ini dilakukan setelah perceraian orang tuanya, dengan harapan lingkungan baru bisa memberi ruang bernapas bagi hubungan ibu dan anak yang sempat renggang. Namun sejak awal, rumah baru mereka menyimpan bayang bayang cerita kelam. Di ujung jalan berdiri sebuah rumah yang selalu dibicarakan warga. Rumah itu dikenal sebagai lokasi tragedi mengerikan yang pernah mengguncang kota kecil tersebut.
Elissa segera mengetahui bahwa rumah di ujung jalan itu pernah menjadi tempat terjadinya pembunuhan. Seorang anak perempuan membunuh kedua orang tuanya sebelum menghilang tanpa jejak. Satu satunya yang tersisa hanyalah sang kakak laki laki, Ryan (Max Thieriot), yang kini tinggal sendirian di rumah itu. Cerita tersebut membuat warga sekitar menjaga jarak dan memandang rumah itu dengan rasa takut dan curiga. Bagi Elissa, kisah ini justru memicu rasa penasaran.
Rasa ingin tahu itu membawa Elissa bertemu langsung dengan Ryan. Berbeda dari gambaran mengerikan yang dibentuk oleh rumor, Ryan terlihat pendiam, sopan, dan kesepian. Ia hidup terisolasi akibat masa lalu keluarganya yang terus menghantuinya. Elissa mulai sering menghabiskan waktu bersama Ryan, mendengarkan ceritanya, dan perlahan membangun ikatan emosional. Hubungan ini memberi Ryan kesempatan merasakan kehangatan manusiawi yang lama hilang, sementara Elissa merasa menemukan seseorang yang memahami rasa keterasingannya.
Sarah tidak sepenuhnya setuju dengan kedekatan tersebut. Sebagai seorang ibu, ia merasakan ada sesuatu yang tidak beres. Meski demikian, Elissa tetap mempertahankan persahabatan itu, yakin bahwa Ryan hanyalah korban dari prasangka lingkungan. Di balik ketenangan kota kecil itu, potongan potongan kebenaran perlahan muncul. Elissa mulai menemukan kejanggalan kecil yang tidak sesuai dengan cerita resmi tentang tragedi di rumah ujung jalan.
Hubungan Elissa dan Ryan semakin dalam, tetapi juga semakin rumit. Elissa mulai melihat sisi lain dari kehidupan Ryan yang tersembunyi. Ada ketakutan, rahasia, dan luka lama yang belum sembuh. Sementara itu, Sarah menemukan fakta baru yang membuat kekhawatirannya semakin besar. Ia menyadari bahwa kejadian di rumah ujung jalan bukan sekadar kecelakaan tragis seperti yang selama ini dipercaya warga.
Ketegangan meningkat ketika Elissa menyadari bahwa ada seseorang lain yang diam diam tinggal di rumah itu. Sosok yang seharusnya tidak ada, namun justru menjadi kunci dari semua misteri. Kebenaran tentang pembunuhan di masa lalu mulai terungkap sedikit demi sedikit, memperlihatkan bahwa apa yang terjadi jauh lebih mengerikan daripada rumor yang beredar. Kepercayaan Elissa pada Ryan mulai goyah ketika ia dihadapkan pada bukti yang mengancam keselamatannya sendiri.
Situasi berubah menjadi permainan bertahan hidup ketika rahasia kelam itu tidak lagi bisa disembunyikan. Elissa terjebak di antara rasa empati dan insting bertahan hidup. Ia harus menghadapi kenyataan bahwa kedekatan emosional bisa membutakan penilaian, terutama ketika bahaya datang dari arah yang tidak terduga. Sarah berusaha melindungi putrinya, namun waktu dan situasi tidak berpihak pada mereka.
Kota kecil yang semula terlihat aman berubah menjadi labirin ketakutan. Elissa harus mengambil keputusan cepat untuk menyelamatkan dirinya dan ibunya. Kebenaran akhirnya terkuak sepenuhnya, membuktikan bahwa pembunuhan di rumah ujung jalan bukan kecelakaan, melainkan rangkaian kekerasan yang direncanakan dengan dingin. Dalam situasi genting ini, Elissa dipaksa dewasa lebih cepat dan menghadapi konsekuensi dari rasa ingin tahu yang tak terkontrol.
Saat semua rahasia terbuka dan batas antara korban dan pelaku menjadi kabur, satu pertanyaan besar tersisa. Seberapa jauh seseorang bisa mempercayai orang lain ketika masa lalu kelam masih hidup dan mengintai di balik senyum yang terlihat tulus?
Penulis Artikel: Anastashia Gabriel
Pemeran
Jadwal Film
Papa Zola: The Movie
Border 2
Sebelum Dijemput Nenek
Esok Tanpa Ibu
Sengkolo: Petaka Satu Suro
Project Hail Mary
Back to the Past
Happy Patel: Khatarnak Jasoos
Mercy
Pororo The Movie: Sweet Castle Adventure
Like a Rolling Stone
Cells at Work!
Angry Squad: Civil Servants & Seven Swindlers
Bidadari Surga
Penerbangan Terakhir
Penunggu Rumah: Buto Ijo
28 Years Later: The Bone Temple
Unexpected Family
His & Hers
5 Centimeters per Second
The Home
Greenland: Migration
Musuh Dalam Selimut
Malam 3 Yasinan
Suka Duka Tawa
We Bury the Dead
Shelter
28 Januari 2026
Sinners
28 Januari 2026
Kuyank
29 Januari 2026
Kafir: Gerbang Sukma
29 Januari 2026
Kuyank
29 Januari 2026
Tolong Saya! (Dowajuseyo)
29 Januari 2026
Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?
29 Januari 2026
Balas Budi
05 Februari 2026
Ahlan Singapore
05 Februari 2026
Check Out Sekarang, Pay Later (Caper)
05 Februari 2026
Teman Tegar Maira
05 Februari 2026
Sadali
05 Februari 2026
Whistle
06 Februari 2026
The Strangers: Chapter 3
11 Februari 2026
Wuthering Heights
11 Februari 2026
Aiueo Macam Betool Aja
12 Februari 2026
Jangan Seperti Bapak
12 Februari 2026
Waru
12 Februari 2026
How to Make a Killing
20 Februari 2026
RAJAH
26 Februari 2026
Titip Bunda di Surga-Mu
26 Februari 2026
Lift (2026)
26 Februari 2026
Scream 7
27 Februari 2026
Undercard
27 Februari 2026
Setan Alas!
05 Maret 2026
Setannya Cuan
05 Maret 2026
Peaky Blinders: The Immortal Man
06 Maret 2026
Tunggu Aku Sukses Nanti
18 Maret 2026
Na Willa
18 Maret 2026
Pelangi Di Mars
18 Maret 2026
Senin Harga Naik
18 Maret 2026
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
18 Maret 2026
Avengers: Doomsday
18 Desember 2026Berita Lainnya
Film PARA PERASUK Tembus Sundance 2026, Cinta Laura Kiehl Punya Andil Besar!
Sinopsis Film SPIDER-MAN yang Tayang di TV, Senin, 26 Januari 2026 Jam 21.00
Film SINNERS Masuk 16 Nominasi Piala Oscar, Mengukir Sejarah Kalahkan TITANIC dan LA LA LAND