Java Heat
Synopsis
Jake Wilde (Kellan Lutz) datang ke Yogyakarta dengan identitas sebagai mahasiswa pascasarjana yang sedang meneliti kebudayaan Jawa. Di balik sikap santai dan penampilannya sebagai orang asing yang penasaran dengan Indonesia, Jake sebenarnya membawa misi pribadi yang tidak sederhana. Masa lalunya sebagai aparat penegak hukum membuatnya tidak bisa benar benar melepaskan naluri investigatif. Kedatangannya ke kota budaya ini justru bertepatan dengan rangkaian peristiwa mengerikan berupa aksi pengeboman yang mengguncang ruang publik dan menebar ketakutan di tengah masyarakat.
Di sisi lain, aparat kepolisian Indonesia tengah bekerja keras mengungkap pelaku di balik teror tersebut. Hashim (Ario Bayu), seorang detektif Muslim yang dikenal cerdas dan berintegritas, memimpin penyelidikan dengan pendekatan yang tenang namun tajam. Ia memahami betul bahwa terorisme tidak hanya soal kekerasan fisik, tetapi juga soal jaringan, ideologi, dan manipulasi emosi. Hashim harus bergerak cepat tanpa memicu kepanikan publik yang lebih luas, sekaligus menghadapi tekanan dari berbagai pihak.
Pertemuan Jake dan Hashim terjadi dalam situasi yang tidak terduga. Jake yang tanpa sengaja terseret dalam salah satu insiden membuat Hashim mulai mencurigainya. Namun kecurigaan itu perlahan berubah menjadi kerja sama yang rumit ketika keduanya menyadari bahwa mereka sedang mengejar musuh yang sama. Jake memiliki akses dan perspektif orang luar, sementara Hashim menguasai konteks lokal, bahasa, dan dinamika sosial yang tidak bisa dipahami sembarang orang.
Penyelidikan membawa mereka menelusuri lorong gelap kota, pasar tradisional, kawasan wisata, hingga sudut sudut tersembunyi yang jarang tersorot. Setiap petunjuk mengarah pada sosok misterius bernama Sultan (Mickey Rourke), seorang pedagang permata eksentrik dengan pengaruh besar dan koneksi lintas negara. Di balik citranya sebagai kolektor seni dan pengusaha, Sultan menyimpan agenda berbahaya yang dapat mengguncang stabilitas keamanan.
Jake dan Hashim menyadari bahwa Sultan bukanlah pelaku tunggal. Ia hanyalah pusat dari jaringan yang lebih luas dan terorganisir. Ketika satu demi satu bom meledak, taruhannya semakin tinggi. Bukan hanya soal menghentikan aksi teror berikutnya, tetapi juga menyelamatkan nyawa orang orang yang tidak bersalah. Hubungan kerja sama mereka diuji oleh perbedaan prinsip, cara pandang, dan trauma masa lalu masing masing.
Jake harus menghadapi rasa bersalah dan dorongan balas dendam yang selama ini ia pendam. Sementara Hashim berjuang menjaga idealismenya sebagai penegak hukum di tengah tekanan politik dan opini publik. Dalam prosesnya, keduanya mulai saling memahami bahwa kepercayaan adalah senjata paling berharga dalam perang melawan teror.
Ketegangan meningkat ketika rencana besar Sultan mulai terkuak. Target serangan berikutnya bukan sekadar simbol, tetapi tempat yang sarat makna bagi banyak orang. Waktu menjadi musuh utama. Setiap keputusan yang diambil bisa berujung pada keselamatan atau kehancuran. Jake dan Hashim dipaksa bergerak melampaui batas, menantang bahaya, dan mempertaruhkan nyawa demi menghentikan ledakan berikutnya.
Di tengah keindahan budaya dan keramahan Yogyakarta, ancaman terus mengintai tanpa suara. Kota yang damai berubah menjadi medan perburuan antara aparat dan teroris. Jake dan Hashim harus berpacu dengan waktu sambil menghadapi pertanyaan paling mendasar tentang keadilan, pengorbanan, dan arti kemanusiaan. Mampukah mereka mengungkap dalang sebenarnya sebelum semuanya terlambat?
Penulis Artikel: Anastashia Gabriel
Pemeran
Jadwal Film
Papa Zola: The Movie
Border 2
Sebelum Dijemput Nenek
Esok Tanpa Ibu
Sengkolo: Petaka Satu Suro
Project Hail Mary
Back to the Past
Happy Patel: Khatarnak Jasoos
Mercy
Pororo The Movie: Sweet Castle Adventure
Like a Rolling Stone
Cells at Work!
Angry Squad: Civil Servants & Seven Swindlers
Bidadari Surga
Penerbangan Terakhir
Penunggu Rumah: Buto Ijo
28 Years Later: The Bone Temple
Unexpected Family
His & Hers
5 Centimeters per Second
The Home
Greenland: Migration
Musuh Dalam Selimut
Malam 3 Yasinan
Suka Duka Tawa
We Bury the Dead
Shelter
28 Januari 2026
Sinners
28 Januari 2026
Kuyank
29 Januari 2026
Kafir: Gerbang Sukma
29 Januari 2026
Kuyank
29 Januari 2026
Tolong Saya! (Dowajuseyo)
29 Januari 2026
Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?
29 Januari 2026
Balas Budi
05 Februari 2026
Ahlan Singapore
05 Februari 2026
Check Out Sekarang, Pay Later (Caper)
05 Februari 2026
Teman Tegar Maira
05 Februari 2026
Sadali
05 Februari 2026
Whistle
06 Februari 2026
The Strangers: Chapter 3
11 Februari 2026
Wuthering Heights
11 Februari 2026
Aiueo Macam Betool Aja
12 Februari 2026
Jangan Seperti Bapak
12 Februari 2026
Waru
12 Februari 2026
How to Make a Killing
20 Februari 2026
RAJAH
26 Februari 2026
Titip Bunda di Surga-Mu
26 Februari 2026
Lift (2026)
26 Februari 2026
Scream 7
27 Februari 2026
Undercard
27 Februari 2026
Setan Alas!
05 Maret 2026
Setannya Cuan
05 Maret 2026
Peaky Blinders: The Immortal Man
06 Maret 2026
Tunggu Aku Sukses Nanti
18 Maret 2026
Na Willa
18 Maret 2026
Pelangi Di Mars
18 Maret 2026
Senin Harga Naik
18 Maret 2026
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
18 Maret 2026
Avengers: Doomsday
18 Desember 2026Berita Lainnya
Film SENGKOLO: PETAKA SATU SURO, Dapat Review Positif dari Movieverse
13 Film Barat Sad Ending yang Ceritanya Tragis dan Bikin Mewek
Sinopsis film ESCAPE PLAN 2: HADES yang Tayang di TV Malam Ini, Jumat 23 Januari 2026 Jam 23.00
Sinopsis Film POWER RANGERS yang Tayang di TV Malam Ini, Jumat 23 Januari 2026 Jam 21.00
Film SINNERS Masuk 16 Nominasi Piala Oscar, Mengukir Sejarah Kalahkan TITANIC dan LA LA LAND