Java Heat
Action Adventure Crime

Java Heat

2013 104 menit R
5.6/10
Rating 5.1/10
Sutradara
Conor Allyn
Penulis Skenario
Conor Allyn Rob Allyn
Studio
Margate House Films Margate House

Jake Wilde (Kellan Lutz) datang ke Yogyakarta dengan identitas sebagai mahasiswa pascasarjana yang sedang meneliti kebudayaan Jawa. Di balik sikap santai dan penampilannya sebagai orang asing yang penasaran dengan Indonesia, Jake sebenarnya membawa misi pribadi yang tidak sederhana. Masa lalunya sebagai aparat penegak hukum membuatnya tidak bisa benar benar melepaskan naluri investigatif. Kedatangannya ke kota budaya ini justru bertepatan dengan rangkaian peristiwa mengerikan berupa aksi pengeboman yang mengguncang ruang publik dan menebar ketakutan di tengah masyarakat.

Di sisi lain, aparat kepolisian Indonesia tengah bekerja keras mengungkap pelaku di balik teror tersebut. Hashim (Ario Bayu), seorang detektif Muslim yang dikenal cerdas dan berintegritas, memimpin penyelidikan dengan pendekatan yang tenang namun tajam. Ia memahami betul bahwa terorisme tidak hanya soal kekerasan fisik, tetapi juga soal jaringan, ideologi, dan manipulasi emosi. Hashim harus bergerak cepat tanpa memicu kepanikan publik yang lebih luas, sekaligus menghadapi tekanan dari berbagai pihak.

Pertemuan Jake dan Hashim terjadi dalam situasi yang tidak terduga. Jake yang tanpa sengaja terseret dalam salah satu insiden membuat Hashim mulai mencurigainya. Namun kecurigaan itu perlahan berubah menjadi kerja sama yang rumit ketika keduanya menyadari bahwa mereka sedang mengejar musuh yang sama. Jake memiliki akses dan perspektif orang luar, sementara Hashim menguasai konteks lokal, bahasa, dan dinamika sosial yang tidak bisa dipahami sembarang orang.

Penyelidikan membawa mereka menelusuri lorong gelap kota, pasar tradisional, kawasan wisata, hingga sudut sudut tersembunyi yang jarang tersorot. Setiap petunjuk mengarah pada sosok misterius bernama Sultan (Mickey Rourke), seorang pedagang permata eksentrik dengan pengaruh besar dan koneksi lintas negara. Di balik citranya sebagai kolektor seni dan pengusaha, Sultan menyimpan agenda berbahaya yang dapat mengguncang stabilitas keamanan.

Jake dan Hashim menyadari bahwa Sultan bukanlah pelaku tunggal. Ia hanyalah pusat dari jaringan yang lebih luas dan terorganisir. Ketika satu demi satu bom meledak, taruhannya semakin tinggi. Bukan hanya soal menghentikan aksi teror berikutnya, tetapi juga menyelamatkan nyawa orang orang yang tidak bersalah. Hubungan kerja sama mereka diuji oleh perbedaan prinsip, cara pandang, dan trauma masa lalu masing masing.

Jake harus menghadapi rasa bersalah dan dorongan balas dendam yang selama ini ia pendam. Sementara Hashim berjuang menjaga idealismenya sebagai penegak hukum di tengah tekanan politik dan opini publik. Dalam prosesnya, keduanya mulai saling memahami bahwa kepercayaan adalah senjata paling berharga dalam perang melawan teror.

Ketegangan meningkat ketika rencana besar Sultan mulai terkuak. Target serangan berikutnya bukan sekadar simbol, tetapi tempat yang sarat makna bagi banyak orang. Waktu menjadi musuh utama. Setiap keputusan yang diambil bisa berujung pada keselamatan atau kehancuran. Jake dan Hashim dipaksa bergerak melampaui batas, menantang bahaya, dan mempertaruhkan nyawa demi menghentikan ledakan berikutnya.

Di tengah keindahan budaya dan keramahan Yogyakarta, ancaman terus mengintai tanpa suara. Kota yang damai berubah menjadi medan perburuan antara aparat dan teroris. Jake dan Hashim harus berpacu dengan waktu sambil menghadapi pertanyaan paling mendasar tentang keadilan, pengorbanan, dan arti kemanusiaan. Mampukah mereka mengungkap dalang sebenarnya sebelum semuanya terlambat?

Penulis Artikel: Anastashia Gabriel

Kellan Lutz Jake Wilde
Verdi Solaiman Ling
Mickey Rourke Malik
Ario Bayu Lieutenant Hashim
Frans Tumbuan General Sriyono
Tio Pakusadewo Vizier
Atiqah Hasiholan Sultana
Mike Lucock Achmed
Rio Dewanto Anton
Astri Nurdin Vitria

Jadwal Film