Mr. Nobody
Drama Fantasy Romance

Mr. Nobody

2013 141 menit R
8.5/10
Rating 7.7/10
Sutradara
Jaco Van Dormael
Penulis Skenario
Jaco Van Dormael
Studio
Pan Europu00e9enne Integral Films Lago Film

Di masa depan yang terasa sunyi dan hampir tanpa kejutan, seorang pria tua bernama Nemo Nobody (Jared Leto) menjadi manusia terakhir yang masih bisa mati. Di dunia ini, manusia telah menemukan cara untuk hidup abadi, sementara kematian justru menjadi sesuatu yang asing. Nemo yang sudah berusia seratus delapan belas tahun dirawat di rumah sakit dan menjadi pusat perhatian publik. Seorang jurnalis datang untuk mewawancarainya, berharap menemukan jawaban tentang hidup, pilihan, dan waktu dari satu satunya manusia fana yang tersisa.

Dalam kondisi pikun dan ingatan yang terfragmentasi, Nemo mulai menceritakan kisah hidupnya. Ceritanya tidak berjalan lurus. Ingatan itu meloncat, saling bertabrakan, dan kadang saling bertentangan. Nemo mengingat dirinya sebagai anak kecil yang berdiri di sebuah peron stasiun. Kereta akan segera berangkat. Ibunya pergi, ayahnya tinggal. Di momen itulah hidup Nemo terbelah ke dalam banyak kemungkinan.

Father Nemo (Rhys Ifans) adalah sosok ayah yang tinggal bersama Nemo setelah perceraian. Ia digambarkan sebagai pria sederhana yang kesepian, mencoba bertahan sambil membesarkan anaknya. Dalam satu versi kehidupan, Nemo memilih tinggal bersama ayahnya dan tumbuh dalam rutinitas yang sepi. Ia mengalami kesulitan beradaptasi, merasa terasing, dan hidupnya berjalan penuh kegagalan kecil yang menumpuk. Versi ini memperlihatkan Nemo dewasa yang rapuh, bekerja tanpa gairah, dan terus dihantui perasaan tidak pernah benar benar memilih hidupnya sendiri.

Di versi lain, Nemo naik kereta bersama ibunya dan memulai hidup baru. Dari keputusan ini, muncul jalur hidup yang sama sekali berbeda. Nemo bertemu Anna (Diane Kruger), cinta besar dalam hidupnya. Hubungan mereka penuh gairah, emosi, dan harapan. Namun cinta itu tidak pernah benar benar stabil. Waktu, keadaan, dan pilihan kecil terus menjauhkan mereka. Ada versi kehidupan di mana Nemo dan Anna bersatu, ada pula versi di mana mereka terpisah selamanya meski masih saling mencintai.

Selain Anna, ada Elise (Sarah Polley), perempuan rapuh yang hidup dengan luka batin dan depresi. Dalam satu kemungkinan, Nemo menikah dengannya dan menjalani kehidupan rumah tangga yang dingin dan penuh jarak emosional. Mereka hidup bersama, tetapi tidak benar benar saling memahami. Nemo merasa terjebak dalam kehidupan yang aman secara materi, namun kosong secara perasaan. Setiap hari berjalan tanpa makna yang jelas.

Ada pula Jeanne (Linh Dan Pham), perempuan yang mewakili kenyamanan dan stabilitas. Bersamanya, Nemo menjalani hidup yang terlihat ideal dari luar. Rumah besar, anak anak, dan rutinitas yang tertata. Namun di balik semua itu, Nemo menyadari bahwa kenyamanan tidak selalu sejalan dengan kebahagiaan. Hidup ini terasa seperti pilihan yang benar di atas kertas, tetapi tidak sepenuhnya hidup yang ia inginkan.

Semua kemungkinan ini muncul dan saling tumpang tindih dalam ingatan Nemo. Ia menceritakan kematian yang berbeda beda, usia yang berbeda, dan akhir hidup yang beragam. Dalam satu versi, ia meninggal muda karena kecelakaan. Di versi lain, ia hidup lama namun sendirian. Waktu tidak lagi berjalan lurus. Masa lalu, masa kini, dan masa depan saling bercampur dalam satu kesadaran.

Di balik semua kisah ini, ada satu benang merah yang terus muncul. Selama belum memilih, semua kemungkinan tetap hidup. Begitu sebuah pilihan dibuat, kemungkinan lain menghilang. Nemo kecil di peron stasiun menjadi simbol dari seluruh hidup manusia. Setiap keputusan, sekecil apa pun, menciptakan jalur baru yang tidak bisa ditarik kembali.

Menjelang akhir hidupnya, Nemo mulai menyadari bahwa mungkin tidak semua cerita itu benar secara bersamaan. Bisa jadi semua itu hanya kemungkinan yang ada di kepalanya saat ia masih kecil. Atau mungkin, semua kehidupan itu memang pernah ia jalani dalam versi waktu yang berbeda. Dunia di sekitarnya mulai mengalami keanehan kosmik. Waktu terasa melambat, lalu berbalik. Alam semesta seolah memberi ruang bagi satu pertanyaan terakhir tentang makna memilih.

Di ranjang rumah sakit, Nemo menghadapi kematian dengan ketenangan yang aneh. Ia tidak lagi berusaha memastikan mana hidup yang paling benar. Yang tersisa hanyalah kesadaran bahwa hidup dibentuk oleh pilihan dan keberanian untuk menjalaninya. Namun jika bisa kembali ke peron itu sekali lagi, apakah Nemo akan tetap ragu atau akhirnya berani memilih satu kehidupan tanpa melihat ke belakang?

Penulis Artikel: Anastashia Gabriel

Jared Leto Nemo Adult
Sarah Polley Adult Elise
Diane Kruger Anna Adult
Linh-Dan Pham Adult Jean
Rhys Ifans Father Nemo
Natasha Little Mother Nemo
Toby Regbo Nemo age 15
Juno Temple Anna age 15
Clare Stone Elise age 15
Thomas Byrne Nemo age 9

Jadwal Film