Neighbors 2: Sorority Rising
Synopsis
Kehidupan Mac Radner diperankan oleh Seth Rogen dan Kelly Radner diperankan oleh Rose Byrne tampak semakin tenang setelah konflik besar dengan mahasiswa fraternitas di masa lalu akhirnya berlalu. Mereka kini fokus menjalani peran sebagai orang tua muda yang mencoba menata hidup lebih dewasa. Rumah yang dulu sering menjadi medan perang pesta kini berubah menjadi tempat bermain anak, rutinitas malam lebih cepat, dan impian sederhana untuk hidup damai di lingkungan yang tenang. Bagi Mac dan Kelly, ketenangan ini terasa sangat berharga karena mereka sedang mempersiapkan langkah besar berikutnya dalam hidup.
Ketenangan itu mulai retak ketika mereka berencana menjual rumah demi pindah ke lingkungan yang lebih ramah untuk keluarga. Penjualan rumah bukan sekadar transaksi properti, tetapi simbol transisi hidup dari pasangan muda penuh kekacauan menjadi keluarga yang lebih mapan. Namun, rencana tersebut langsung terancam ketika rumah sebelah kembali dihuni oleh penghuni baru yang jauh dari kata tenang. Alih alih fraternitas pria seperti sebelumnya, kini rumah itu menjadi markas sebuah sorority yang dipenuhi perempuan muda dengan semangat pesta yang bahkan lebih liar.
Chloë Grace Moretz (Shelby) muncul sebagai pemimpin sorority Kappa Nu yang ambisius, cerdas, dan penuh semangat pemberontakan. Shelby tidak sekadar ingin bersenang senang. Ia ingin membangun ruang aman bagi perempuan untuk berpesta tanpa stigma dan aturan kampus yang menurutnya tidak adil. Bersama para anggota sorority, Shelby menciptakan lingkungan yang bebas, bising, dan penuh pesta yang berlangsung hampir setiap malam. Musik keras, tamu tak dikenal, dan keramaian tanpa batas membuat Mac dan Kelly kembali terjebak dalam mimpi buruk lama.
Kelly yang awalnya mencoba bersikap toleran mulai merasa dilema. Di satu sisi, ia memahami perjuangan Shelby sebagai perempuan yang ingin melawan standar ganda. Kelly melihat dirinya di masa muda, penuh idealisme dan keinginan untuk bebas. Namun di sisi lain, realitas sebagai ibu dan calon penjual rumah membuatnya sadar bahwa kebisingan dan kekacauan ini bisa menghancurkan masa depan keluarganya. Mac, yang sejak awal sudah skeptis, melihat sorority ini sebagai ancaman nyata yang harus segera disingkirkan.
Konflik mulai memanas ketika upaya awal Mac dan Kelly untuk berdamai justru gagal total. Kesepakatan soal jam tenang dilanggar, pesta semakin brutal, dan hubungan antar tetangga memburuk dengan cepat. Setiap langkah yang diambil Mac dan Kelly untuk mengendalikan situasi malah berbalik menjadi kekacauan baru. Mereka terjebak di antara keinginan untuk bersikap dewasa dan dorongan lama untuk melawan dengan cara licik seperti dulu.
Situasi semakin rumit ketika mereka menyadari bahwa satu satunya cara menghentikan sorority adalah dengan menjatuhkan status rumah tersebut sebagai tempat tinggal resmi organisasi kampus. Untuk mencapai tujuan itu, mereka membutuhkan bantuan seseorang yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya. Zac Efron (Teddy Sanders), mantan musuh mereka dari konflik sebelumnya, kini hadir dengan wajah berbeda. Teddy yang dulu memimpin pesta liar kini justru berada di titik terendah hidupnya. Ia merasa tertinggal, kehilangan identitas, dan masih terjebak dalam bayang bayang masa lalunya.
Kerja sama yang canggung pun terbentuk. Mac, Kelly, dan Teddy menyatukan kepentingan yang berbeda. Mac dan Kelly ingin menyelamatkan masa depan keluarga mereka, sementara Teddy melihat kesempatan ini sebagai jalan untuk menemukan kembali arti dirinya. Aliansi ini penuh ketidakpercayaan, sindiran, dan konflik internal. Namun, mereka sepakat bahwa sorority Kappa Nu harus dihentikan sebelum semuanya terlambat.
Sementara itu, Shelby dan para anggota sorority tidak tinggal diam. Mereka semakin solid dan kreatif dalam menghadapi tekanan. Bagi Shelby, perjuangan ini bukan hanya soal pesta, tetapi soal melawan sistem yang membatasi kebebasan perempuan. Ia merasa dunia selalu lebih keras pada perempuan yang bersenang senang dibandingkan laki laki. Semangat ini membuat konflik semakin kompleks karena tidak lagi hitam putih antara benar dan salah.
Mac dan Kelly mulai mempertanyakan pilihan mereka sendiri. Kelly merasa bersalah karena diam diam ia setuju dengan sebagian nilai yang diperjuangkan Shelby. Mac, di sisi lain, merasa terancam oleh perubahan hidupnya sendiri dan takut kehilangan kendali. Ketegangan ini tidak hanya terjadi antar tetangga, tetapi juga di dalam rumah tangga mereka. Perbedaan pandangan mulai memunculkan pertengkaran kecil yang mengungkap ketakutan terdalam masing masing.
Rencana demi rencana dijalankan dengan cara yang semakin ekstrem. Tipuan, sabotase, dan permainan psikologis menjadi bagian dari konflik yang semakin kacau. Tidak ada pihak yang benar benar bersih. Semua karakter melakukan kesalahan dan belajar dari konsekuensinya. Teddy harus menghadapi kenyataan bahwa ia tidak bisa terus hidup di masa lalu. Shelby harus memahami bahwa kebebasan tanpa batas juga membawa risiko. Mac dan Kelly dipaksa menerima bahwa tumbuh dewasa tidak selalu berarti meninggalkan sisi liar dalam diri.
Konflik mencapai puncaknya ketika semua pihak menyadari bahwa mereka sedang berjuang bukan hanya melawan tetangga, tetapi melawan ketakutan akan perubahan. Setiap karakter berada di persimpangan antara mempertahankan identitas lama atau menerima fase hidup yang baru. Ketegangan, kekacauan, dan momen canggung bercampur menjadi satu rangkaian peristiwa yang sulit dikendalikan.
Menjelang akhir, keputusan besar harus diambil. Tidak semua rencana berjalan sesuai harapan, dan tidak semua pihak mendapatkan apa yang mereka inginkan. Namun, setiap karakter dipaksa untuk melihat diri mereka dengan lebih jujur. Di tengah kebisingan pesta dan konflik yang melelahkan, muncul pertanyaan sederhana namun penting tentang arti kedewasaan, kebebasan, dan kompromi dalam hidup.
Ketika suara musik kembali mengguncang malam dan batas antara benar serta salah semakin kabur, apakah Mac dan Kelly mampu mempertahankan masa depan keluarga mereka tanpa mengkhianati nilai yang mereka yakini, atau justru mereka harus belajar berdamai dengan kekacauan yang dulu pernah mereka nikmati?
Penulis Artikel: Anastashia Gabriel
Pemeran
Jadwal Film
The Home
Greenland: Migration
Musuh Dalam Selimut
Malam 3 Yasinan
Suka Duka Tawa
Uang Passolo
Modual Nekad
Dusun Mayit
The Housemaid
Moon the Panda
Patah Hati Yang Kupilih
Janur Ireng: Sewu Dino The Prequel
Comic 8 Revolution: Santet K4bin3t
The SpongeBob Movie: Search for SquarePants
Anaconda (2025)
Timur
Avatar: Fire and Ash
The Carpenter's Son
Alas Roban
Mengejar Restu
5 Centimeters per Second
10 Januari 2026
28 Years Later: The Bone Temple
14 Januari 2026
Unexpected Family
14 Januari 2026
Penerbangan Terakhir
15 Januari 2026
Penunggu Rumah: Buto Ijo
15 Januari 2026
Esok Tanpa Ibu
22 Januari 2026
Sengkolo: Petaka Satu Suro
22 Januari 2026
Papa Zola: The Movie
23 Januari 2026
Shelter
28 Januari 2026
Kuyank
29 Januari 2026
Kafir: Gerbang Sukma
29 Januari 2026
Kuyank
29 Januari 2026
Tolong Saya! (Duwajuseyo)
29 Januari 2026
Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?
29 Januari 2026
Ahlan Singapore
05 Februari 2026
Check Out Sekarang, Pay Later (Caper)
05 Februari 2026
Teman Tegar Maira
05 Februari 2026
Aiueo Macam Betool Aja
12 Februari 2026
Waru
12 Februari 2026
Peaky Blinders: The Immortal Man
06 Maret 2026
Senin Harga Naik
18 Maret 2026Berita Lainnya
Gandhi Fernando Angkat Buto Ijo dalam Horor Keluarga Penunggu Rumah
Film TOLONG SAYA! (DOWAJUSEYO) 2026 - Sinopsis, Pemeran dan Fakta Menarik
22 Rekomendasi Film Plot Twist Seru dan Terbaik Sepanjang Masa