Seeking a Friend for the End of the World
Synopsis
Dodge (Steve Carell) menjalani hidup yang biasa saja hingga dunia mendadak kehilangan masa depan. Sebuah asteroid raksasa dipastikan akan menabrak Bumi dan mengakhiri segalanya dalam hitungan minggu. Kabar itu datang tanpa ampun, memicu kepanikan massal dan membuat banyak orang bereaksi dengan cara yang tidak terduga. Di tengah kekacauan itu, Dodge justru mengalami kehancuran yang lebih personal. Istrinya memilih pergi, meninggalkannya sendirian di rumah saat rasa takut dan kebingungan menguasai segalanya.
Dodge menjadi sosok yang terjebak dalam kehampaan. Ia tetap berangkat kerja meski kantor hampir kosong, menyapa tetangga yang memilih pesta tanpa henti, dan menyaksikan dunia perlahan melepas semua norma yang pernah dipegang. Kesendirian itu semakin terasa ketika ia menyadari bahwa tidak ada lagi rencana besar dalam hidupnya. Di tengah kesunyian apartemen, Dodge menemukan kembali kenangan lama tentang cinta pertamanya semasa SMA, seorang perempuan yang pernah membuatnya merasa hidup dan berarti.
Sementara itu, Penny (Keira Knightley), tetangga Dodge yang ceria namun cemas, juga berjuang menghadapi akhir dunia dengan caranya sendiri. Penny panik karena pacarnya terbang ke luar negeri tepat sebelum kabar kehancuran diumumkan. Ia merasa terjebak, sendirian, dan dipenuhi penyesalan. Sebuah kebetulan mempertemukan Dodge dan Penny dalam situasi yang canggung namun jujur. Penny tanpa sengaja menyampaikan bahwa ia memiliki surat lama yang ternyata ditujukan untuk Dodge dan berisi pengakuan dari cinta pertamanya di masa lalu.
Informasi itu menjadi pemicu keputusan besar. Dodge memutuskan melakukan perjalanan darat untuk menemukan kembali perempuan yang pernah berarti baginya, dengan harapan bisa menghabiskan hari hari terakhir bersama seseorang yang benar benar ia cintai. Penny, yang membutuhkan teman dan ingin mengejar pacarnya, akhirnya ikut dalam perjalanan tersebut. Meski tujuan mereka berbeda, jalan yang mereka tempuh sama dan penuh kejutan.
Perjalanan Dodge dan Penny membawa mereka melintasi Amerika yang tidak lagi sama. Mereka bertemu orang orang yang memilih menyerah, merayakan akhir hidup dengan pesta gila, atau justru mencari makna terakhir sebelum segalanya berakhir. Setiap perhentian menghadirkan cerita baru tentang kehilangan, harapan, dan ketakutan. Dodge yang awalnya tertutup perlahan mulai membuka diri, sementara Penny mulai melihat bahwa ketakutannya selama ini menutupi keinginannya untuk benar benar hidup.
Hubungan mereka berkembang secara alami. Percakapan sederhana di dalam mobil berubah menjadi diskusi mendalam tentang cinta, penyesalan, dan keputusan hidup yang tidak bisa diulang. Dodge menyadari bahwa perjalanannya bukan hanya tentang masa lalu, tetapi juga tentang memahami dirinya sendiri di masa kini. Penny pun mulai mempertanyakan apakah tujuannya mengejar pacar lama benar benar datang dari cinta atau hanya rasa takut sendirian.
Di tengah perjalanan, kenyataan tentang akhir dunia semakin dekat. Hitungan mundur di televisi dan radio menjadi pengingat bahwa waktu mereka terbatas. Momen momen kecil menjadi sangat berarti, dari berbagi makanan hingga saling menguatkan saat rasa takut muncul. Dodge dan Penny tidak lagi sekadar dua orang asing yang kebetulan berjalan bersama, tetapi dua jiwa yang saling menemukan di saat dunia hampir berakhir.
Saat tujuan masing masing semakin dekat, Dodge harus menghadapi kenyataan bahwa cinta pertamanya mungkin tidak seperti yang ia bayangkan. Sementara Penny pun dihadapkan pada kebenaran tentang hubungannya sendiri. Di titik inilah mereka menyadari bahwa perjalanan ini telah mengubah cara mereka memandang cinta dan kebersamaan.
Menjelang akhir dunia, Dodge dan Penny dihadapkan pada pilihan paling jujur dalam hidup mereka. Tanpa masa depan, tanpa janji, hanya ada keberanian untuk mengakui perasaan yang tumbuh di tengah kehancuran. Dalam waktu yang tersisa, mereka belajar bahwa menemukan seseorang untuk menemani di akhir segalanya bisa menjadi hal paling bermakna.
Apakah Dodge akan menemukan cinta lamanya seperti yang ia harapkan, atau justru menemukan arti cinta yang sesungguhnya bersama Penny sebelum dunia benar benar berakhir?
Penulis Artikel: Anastashia Gabriel
Pemeran
Jadwal Film
Shelter
Sinners
Papa Zola: The Movie
Border 2
Sebelum Dijemput Nenek
Esok Tanpa Ibu
Sengkolo: Petaka Satu Suro
Project Hail Mary
Back to the Past
Happy Patel: Khatarnak Jasoos
Mercy
Pororo The Movie: Sweet Castle Adventure
Like a Rolling Stone
Cells at Work!
Angry Squad: Civil Servants & Seven Swindlers
Bidadari Surga
Penerbangan Terakhir
Penunggu Rumah: Buto Ijo
28 Years Later: The Bone Temple
Unexpected Family
His & Hers
5 Centimeters per Second
The Home
Greenland: Migration
Musuh Dalam Selimut
Malam 3 Yasinan
Suka Duka Tawa
We Bury the Dead
Kuyank
29 Januari 2026
Kafir: Gerbang Sukma
29 Januari 2026
Kuyank
29 Januari 2026
Tolong Saya! (Dowajuseyo)
29 Januari 2026
Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?
29 Januari 2026
Balas Budi
05 Februari 2026
Ahlan Singapore
05 Februari 2026
Check Out Sekarang, Pay Later (Caper)
05 Februari 2026
Teman Tegar Maira
05 Februari 2026
Sadali
05 Februari 2026
Whistle
06 Februari 2026
The Strangers: Chapter 3
11 Februari 2026
Wuthering Heights
11 Februari 2026
Aiueo Macam Betool Aja
12 Februari 2026
Jangan Seperti Bapak
12 Februari 2026
Waru
12 Februari 2026
How to Make a Killing
20 Februari 2026
RAJAH
26 Februari 2026
Titip Bunda di Surga-Mu
26 Februari 2026
Lift (2026)
26 Februari 2026
Scream 7
27 Februari 2026
Undercard
27 Februari 2026
Setan Alas!
05 Maret 2026
Setannya Cuan
05 Maret 2026
Peaky Blinders: The Immortal Man
06 Maret 2026
Tunggu Aku Sukses Nanti
18 Maret 2026
Na Willa
18 Maret 2026
Pelangi Di Mars
18 Maret 2026
Senin Harga Naik
18 Maret 2026
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
18 Maret 2026
Avengers: Doomsday
18 Desember 2026Berita Lainnya
Rekomendasi Film Live Action Disney Terbaik dan Paling Sukses, Semua Rating Tinggi
Rekomendasi Film Disney Terbaik Bukan Kartun yang Paling Ikonik, Cocok Ditonton Semua Usia