Sing Street
Synopsis
Di Dublin pada pertengahan era 1980 an, Conor (Ferdia Walsh Peelo) tumbuh sebagai remaja yang sedang mencari tempatnya sendiri di tengah situasi keluarga yang tidak stabil. Ayahnya Robert (Aidan Gillen) kehilangan pekerjaan, ibunya Penny (Maria Doyle Kennedy) terjebak dalam pernikahan yang penuh ketegangan, dan kondisi ekonomi keluarga semakin terpuruk. Perubahan besar pun terjadi ketika Conor dipindahkan dari sekolah lama ke Synge Street, sebuah sekolah Katolik yang dikenal keras, disiplin, dan tidak ramah bagi murid baru. Di lingkungan baru ini, Conor harus belajar bertahan, menghadapi perundungan, dan memahami bahwa dunia tidak selalu memberi ruang aman bagi remaja seusianya.
Hari hari Conor di Synge Street diwarnai rasa canggung dan ketidakpastian. Ia sering menjadi sasaran ejekan Barry (Ian Kenny), siswa senior yang merasa berkuasa di sekolah. Aturan sekolah yang ketat, guru yang temperamental, serta tekanan untuk menyesuaikan diri membuat Conor merasa semakin terasing. Namun di tengah rutinitas yang melelahkan itu, hidup Conor berubah saat ia melihat Raphina (Lucy Boynton), seorang gadis misterius yang berdiri di depan sekolah. Dengan gaya berpakaian unik dan sikap percaya diri, Raphina langsung menarik perhatian Conor dan memenuhi pikirannya.
Dorongan untuk mendekati Raphina membuat Conor melakukan hal nekat. Tanpa rencana matang, ia mengaku memiliki sebuah band dan mengajak Raphina menjadi model video musik mereka. Padahal, band tersebut belum benar benar ada. Raphina menerima ajakan itu dengan sikap santai, sekaligus memberi Conor alasan kuat untuk mewujudkan kebohongannya. Dari sinilah perjalanan Conor bersama musik dimulai, bukan hanya sebagai cara menarik perhatian gadis yang ia sukai, tetapi juga sebagai pelarian dari tekanan hidup yang terus menghimpit.
Conor mengajak Darren (Ben Carolan), teman yang sama sama merasa tidak cocok dengan lingkungan sekolah, untuk membentuk band. Dengan semangat polos dan peralatan seadanya, mereka mulai merekrut anggota lain, termasuk Eamon (Mark McKenna), remaja jenius musik yang mampu menciptakan lagu dengan cepat meski hidup dalam kondisi keluarga yang sederhana. Band ini menjadi ruang aman bagi Conor dan kawan kawannya, tempat mereka bebas mengekspresikan diri tanpa takut dihakimi.
Musik bukan sekadar hiburan bagi Conor. Bersama kakaknya Brendan (Jack Reynor), ia mulai mengenal berbagai aliran musik dari band band Inggris yang sedang populer saat itu. Brendan yang putus kuliah dan menghabiskan waktu di rumah menjadi sosok penting bagi Conor. Ia memberi nasihat, referensi musik, sekaligus dorongan untuk berani bermimpi lebih besar. Meski hidup Brendan sendiri terasa stagnan, ia melihat harapan dalam diri Conor dan ingin adiknya tidak mengulangi kegagalan yang sama.
Seiring band mulai terbentuk, Conor dan teman temannya bereksperimen dengan gaya musik dan penampilan. Setiap lagu yang mereka ciptakan mencerminkan perubahan emosi dan fase hidup Conor. Dari lagu bernuansa ceria, penuh semangat remaja, hingga karya yang lebih gelap dan reflektif, musik menjadi cara Conor memahami dunia dan perasaannya sendiri. Raphina pun semakin dekat dengan Conor, meski hubungan mereka tidak selalu mulus. Di balik sikap percaya diri Raphina, tersimpan ketidakpastian tentang masa depan dan rasa ingin kabur dari kehidupannya yang tidak sesuai harapan.
Di rumah, situasi keluarga Conor semakin memburuk. Pertengkaran orang tuanya semakin sering terjadi, menciptakan suasana tegang yang sulit dihindari. Conor menyaksikan bagaimana impian orang dewasa bisa runtuh, dan hal itu membuatnya takut akan masa depannya sendiri. Namun alih alih menyerah, Conor justru semakin tenggelam dalam musik. Band menjadi satu satunya tempat di mana ia merasa memiliki kendali dan tujuan.
Di sekolah, konflik dengan Barry dan para guru belum sepenuhnya reda. Conor masih harus menghadapi hukuman, tekanan moral, dan aturan yang terasa tidak adil. Namun kini ia tidak lagi sendirian. Dukungan dari teman band dan semangat untuk tampil di depan Raphina membuatnya lebih berani. Conor mulai membangun identitas baru, bukan lagi anak yang hanya mengikuti arus, tetapi remaja yang berani bersuara melalui musiknya.
Hubungan Conor dan Raphina berkembang di tengah mimpi dan ketakutan masing masing. Raphina ingin meninggalkan Dublin dan membayangkan hidup yang lebih bebas di tempat lain. Conor pun mulai memikirkan kemungkinan yang sama. Musik memberi mereka ilusi sekaligus harapan bahwa hidup tidak harus berhenti di lingkungan yang menekan. Namun realitas tetap menuntut mereka untuk memilih, bertahan atau melangkah pergi.
Menjelang akhir masa sekolah, Conor dihadapkan pada keputusan besar. Band yang awalnya hanya kebohongan kecil kini menjadi bagian penting dari hidupnya. Musik telah membantunya tumbuh, menghadapi rasa takut, dan memahami bahwa kegagalan bukan akhir segalanya. Dengan dukungan Brendan dan keberanian yang perlahan tumbuh, Conor mulai mempertanyakan batasan yang selama ini membelenggunya.
Di tengah ketidakpastian ekonomi, konflik keluarga, dan mimpi remaja yang besar, Conor menemukan bahwa musik bisa menjadi jalan keluar sekaligus bentuk perlawanan. Ia belajar bahwa menjadi dewasa bukan berarti kehilangan mimpi, melainkan berani mempertahankannya meski dunia terasa tidak ramah. Saat semua tekanan mencapai puncaknya, Conor harus memutuskan apakah ia akan tetap bertahan di tempat yang membuatnya tertekan atau mengambil risiko besar demi masa depan yang belum pasti. Apakah keberanian Conor untuk bermimpi dan melangkah akan cukup kuat untuk mengubah arah hidupnya?
Penulis Artikel: Anastashia Gabriel
Pemeran
Jadwal Film
5 Centimeters per Second
The Home
Greenland: Migration
Musuh Dalam Selimut
Malam 3 Yasinan
Suka Duka Tawa
Uang Passolo
Modual Nekad
Dusun Mayit
The Housemaid
Moon the Panda
Patah Hati Yang Kupilih
Janur Ireng: Sewu Dino The Prequel
Comic 8 Revolution: Santet K4bin3t
The SpongeBob Movie: Search for SquarePants
Anaconda (2025)
Timur
Avatar: Fire and Ash
The Carpenter's Son
Alas Roban
Mengejar Restu
28 Years Later: The Bone Temple
14 Januari 2026
Unexpected Family
14 Januari 2026
Bidadari Surga
15 Januari 2026
Penerbangan Terakhir
15 Januari 2026
Penunggu Rumah: Buto Ijo
15 Januari 2026
Pororo The Movie: Sweet Castle Adventure
16 Januari 2026
Project Hail Mary
20 Januari 2026
MLBB: M7 WATCH PARTY - TIER LEGEND
21 Januari 2026
MLBB: M7 WATCH PARTY - TIER MYTHIC
21 Januari 2026
Esok Tanpa Ibu
22 Januari 2026
Sengkolo: Petaka Satu Suro
22 Januari 2026
Papa Zola: The Movie
23 Januari 2026
Shelter
28 Januari 2026
Kuyank
29 Januari 2026
Kafir: Gerbang Sukma
29 Januari 2026
Kuyank
29 Januari 2026
Tolong Saya! (Duwajuseyo)
29 Januari 2026
Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?
29 Januari 2026
Balas Budi
05 Februari 2026
Ahlan Singapore
05 Februari 2026
Check Out Sekarang, Pay Later (Caper)
05 Februari 2026
Teman Tegar Maira
05 Februari 2026
Aiueo Macam Betool Aja
12 Februari 2026
Waru
12 Februari 2026
How to Make a Killing
20 Februari 2026
RAJAH
26 Februari 2026
Titip Bunda di Surga-Mu
26 Februari 2026
Scream 7
27 Februari 2026
Undercard
27 Februari 2026
Peaky Blinders: The Immortal Man
06 Maret 2026
Tunggu Aku Sukses Nanti
18 Maret 2026
Senin Harga Naik
18 Maret 2026Berita Lainnya
13 Film Agen Rahasia Paling Seru dari Berbagai Negara yang Wajib Ditonton
14 Rekomendasi Film Tentang Kapal Selam Paling Seru, Bikin Tegang Sepanjang Nonton
Teaser AVENGERS DOOMSDAY Terbaru, Black Panther Bertemu Fantastic Four