TAUFIK HIDAYAT, DIBILANG KONTROVERSIAL DIBALAS DENGAN PRESTASI

Bulutangkis sampai sekarang masih menjadi satu-satunya cabang olahraga yang bisa menyumbangkan medali emas bagi Indonesia di ajang Olimpiade. Salah satu putra kebanggaan bangsa yang pernah mempersembahkan medali emas Olimpiade adalah Taufik Hidayat.

Taufik pernah bilang kalau jadi pahlawan itu bukan hanya berdarah-darah di medan perang. Seseorang yang mengharumkan nama bangsa juga bisa disebut sebagai pahlawan di era sekarang. Oleh karena itu tak salah kalau menyebut Taufik sebagai seorang pahlawan masa kini.

Siapa sangka di balik segenap prestasi yang telah diberikan kepada Indonesia, ada perjuangan di luar lapangan yang pernah dialami oleh Taufik. Apakah itu? Inilah sekilas tentang kisah Taufik Hidayat yang pernah sempat dibilang atlet penuh kontroversi walaupun sangat berprestasi.

Rabu, 16 November 2016 07:01 Penulis: Rahmi Safitri
Taufik remaja sudah punya prestasi internasional. Di usia 17 tahun ia jadi juara Brunei Open dengan mengalahkan pebulutangkis nomor satu dunia kala itu Dong Jiong dari China. Sejak saat itulah namanya diperhitungkan di dunia internasional. Setahun kemudian ia juga berhasil jadi jawara di Indonesia Open dan di tahun 2000 resmi masuk tim Thomas.

Taufik remaja sudah punya prestasi internasional. Di usia 17 tahun ia jadi juara Brunei Open dengan mengalahkan pebulutangkis nomor satu dunia kala itu Dong Jiong dari China. Sejak saat itulah namanya diperhitungkan di dunia internasional. Setahun kemudian ia juga berhasil jadi jawara di Indonesia Open dan di tahun 2000 resmi masuk tim Thomas.


Hak Cipta: © taufik-hidayat.com/pit
2/13