Junji Ito Kolaborasi Dengan Poppy, Hadirkan Vinyl Horor yang Bikin Merinding
Junji Ito Kolaborasi Dengan Poppy (credit: kickstarter.com)
Kapanlagi.com - Kolaborasi unik datang dari dunia horor dan musik. Legenda manga horor Jepang Junji Ito bekerja sama dengan penyanyi nominasi Grammy Poppy untuk menghadirkan pengalaman audio horor dalam bentuk vinyl.
Proyek ini diinisiasi oleh Zero Zero Enterprises melalui kampanye Kickstarter. Mereka mengadaptasi cerita horor klasik karya Junji Ito berjudul Old Records menjadi pengalaman mendengarkan yang imersif dalam format piringan hitam.
Cerita tersebut mengikuti kisah sebuah rekaman terkutuk milik penyanyi Paula Bell. Siapa pun yang mendengarkan lagu terakhirnya akan mengalami berbagai kejadian buruk yang misterius.
Advertisement
1. Cerita Horor Junji Ito Diubah Jadi Pengalaman Audio
Cerita Old Records pertama kali ditulis Junji Ito pada 1997 dan kini dihidupkan kembali dalam bentuk audio horror experience. Adaptasi naskahnya ditulis oleh Ryan Cady yang sebelumnya dikenal lewat karya seperti The X-Files.
Proyek ini menghadirkan dua versi bahasa. Poppy membacakan cerita dalam bahasa Inggris, sementara versi Jepang dibawakan oleh Shoko Nakagawa, pengisi suara yang dikenal dari anime Gurren Lagann dan Dragon Ball Z.
(Andre Taulany resmi menikah dengan Amanda Rigby, akadnya intimate)
2. Vinyl Horor dengan Berbagai Edisi Kolektor
Kickstarter proyek ini menawarkan berbagai varian vinyl yang menarik bagi kolektor. Mulai dari versi standar hingga edisi terbatas dengan desain unik seperti Blood Splatter dan Glow in the Dark.
Beberapa edisi bahkan ditandatangani langsung oleh Poppy, sementara versi paling langka menampilkan tanda tangan Junji Ito dan Poppy sekaligus. Edisi kolektor tersebut dijual dengan jumlah yang sangat terbatas, menjadikannya item incaran para penggemar horor dan musik.
3. Junji Ito, Legenda Manga Horor Dunia
Junji Ito dikenal sebagai salah satu kreator manga horor paling berpengaruh di dunia. Sejak debutnya pada 1987, ia telah melahirkan berbagai karya ikonik seperti Tomie, Uzumaki, dan Gyo.
Karya-karyanya terkenal karena mampu mengubah hal yang tampak biasa menjadi sesuatu yang sangat mengerikan. Ia juga telah memenangkan empat Eisner Award dan pada 2025 masuk ke dalam Eisner Hall of Fame.
4. Poppy, Musisi Eksperimental yang Sulit Ditebak
Di sisi lain, Poppy dikenal sebagai musisi dengan gaya unik yang sulit dikategorikan. Ia sering memadukan berbagai genre, mulai dari pop, metal, hingga rock eksperimental dalam karyanya.
Album Disagree bahkan membuatnya menjadi solois perempuan pertama yang masuk nominasi Grammy untuk kategori Best Metal Performance. Ia juga pernah berkolaborasi dengan berbagai musisi besar seperti Knocked Loose, Bad Omens, BABYMETAL, hingga Amy Lee dari Evanescence.
(kpl/kiy)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Mila DA7 Bergaya Princess Saat Jadi Kakak Kelas DA8
-
Dangdut Academy Soimah Bagikan Keseruan di Dangdut Academy 8: Asyikin Aja Lah Ya
