Cara Melipat Baju Agar Hemat Tempat, Lemari Rapi dan Bebas Kusut

Cara Melipat Baju Agar Hemat Tempat, Lemari Rapi dan Bebas Kusut
cara melipat baju agar hemat tempat (h)

Kapanlagi.com - Cara melipat baju agar hemat tempat pada dasarnya bertumpu pada satu prinsip, yaitu mengubah pakaian menjadi balok persegi panjang kecil yang padat. Bentuk ringkas itu bisa disusun berdiri tegak sehingga satu laci mampu memuat jauh lebih banyak pakaian.

Kuncinya terletak pada tiga teknik utama, yaitu melipat vertikal, menggulung, dan file folding. Menguasai cara melipat baju agar hemat tempat sekaligus menjaga serat kain tetap halus dan bebas kusut.

Menurut para penata rumah profesional, menyimpan pakaian dalam posisi berdiri membuat seluruh koleksi terlihat sekaligus sehingga lebih mudah diambil tanpa membongkar tumpukan. Kebiasaan ini terbukti memangkas kebutuhan ruang secara signifikan dibanding menumpuk pakaian secara mendatar.

1. Cara Melipat Baju Vertikal agar Hemat Tempat (File Folding)

Teknik lipat vertikal atau file folding adalah cara melipat baju agar hemat tempat yang paling banyak direkomendasikan penata rumah. Prinsipnya, setiap helai pakaian diubah menjadi balok persegi panjang kecil, lalu disusun berdiri berjajar di dalam laci, bukan ditumpuk mendatar. Dengan begitu, seluruh koleksi terlihat sekaligus dan satu helai bisa diambil tanpa merusak susunan lainnya.

Marissa Hagmeyer, salah satu pendiri NEAT Method, dikutip dari Good Housekeeping, menuturkan, "Teknik ini memungkinkanmu mengambil satu helai tanpa mengganggu yang lain dan biasanya menghemat banyak ruang di laci."

  1. Siapkan permukaan datar: Bentangkan baju di atas meja atau kasur dengan bagian depan menghadap ke bawah, lalu haluskan seluruh permukaan sampai tidak ada kerutan.

  2. Lipat sisi kanan ke tengah: Tarik sisi kanan baju beserta lengannya ke arah tengah hingga membentuk garis lurus sejajar badan.

  3. Lipat sisi kiri ke tengah: Ulangi pada sisi kiri sehingga kedua lengan bertumpuk rapi dan baju berbentuk persegi panjang memanjang.

  4. Lipat bagian bawah ke atas: Lipat ujung bawah baju ke arah kerah menjadi tiga bagian sama besar hingga terbentuk balok kecil.

  5. Pastikan bisa berdiri: Tegakkan balok pakaian; jika belum kokoh, rapatkan lipatan sekali lagi agar mampu berdiri sendiri.

  6. Susun berjajar: Tata pakaian berdiri berdampingan di laci seperti deretan buku sehingga semua motif langsung terlihat.

Janelle Cohen, penata rumah profesional sekaligus penulis The Folding Book, dikutip dari Homes and Gardens, mengungkapkan, "Penting agar setiap lipatan memiliki lebar yang seragam saat ditata di laci sehingga barisannya rapi dan kamu bisa menyusun lebih banyak seperti bermain Tetris."

Baca juga: Inspirasi Model Lemari Pakaian Fungsional untuk Ruangan

2. Cara Melipat Baju dengan Teknik Menggulung agar Muat Lebih Banyak

Selain dilipat, pakaian juga bisa digulung. Teknik menggulung atau roll dikenal sebagai cara melipat baju agar hemat tempat yang paling ampuh untuk koper dan tas travel karena gulungan padat mudah diselipkan ke sudut kosong. Cara ini juga meminimalkan garis lipatan tajam sehingga cocok untuk bahan yang mudah kusut.

Marie Kondo, pakar berbenah asal Jepang, dikutip dari Afar, menyatakan, "Teknik melipat ini tidak hanya menjaga pakaian tetap rapi dan bebas kusut, tetapi juga memaksimalkan ruang di dalam koper."

  1. Balik dan bentangkan baju: Letakkan baju dalam posisi terbalik di permukaan datar, lalu haluskan agar gulungan tidak menyisakan gelembung udara.

  2. Buat pengunci di bagian bawah: Lipat ujung bawah baju keluar sekitar lima sentimeter untuk mengunci gulungan saat selesai.

  3. Lipat kedua sisi ke tengah: Rapikan sisi kiri dan kanan beserta lengan ke arah tengah hingga membentuk persegi panjang ramping.

  4. Gulung dari atas ke bawah: Mulai menggulung dari bagian kerah menuju bawah dengan tekanan yang merata dan rapat.

  5. Kunci gulungan: Selipkan ujung gulungan ke dalam kantong pengunci yang tadi dibuat agar bentuk tabung tetap padat dan tidak mudah lepas.

Sebagaimana dilaporkan HGTV, menyimpan pakaian dalam kantong vakum untuk stok musiman tidak hanya memangkas volume, tetapi juga melindungi kain dari jamur dan ngengat.

Baca juga: Cara Packing Koper agar Muat Banyak dan Tetap Rapi

3. Cara Melipat Berbagai Jenis Pakaian agar Hemat Tempat

Setiap jenis pakaian punya karakter berbeda, sehingga cara melipat baju agar hemat tempat perlu sedikit disesuaikan. Kaus, kemeja, celana, hingga sweater memiliki teknik lipatan tersendiri agar hasilnya tetap ringkas dan bentuknya terjaga. Berikut panduan singkat untuk masing-masing.

Ashley Murphy, salah satu pendiri NEAT Method, dikutip dari Good Housekeeping, menyarankan, "Lipat satu helai pakaian setinggi laci, lalu jadikan patokan untuk seluruh pakaian di laci tersebut."

  1. Kaus: Lipat kedua sisi ke tengah, tekuk lengan mengikuti badan, lalu lipat dari bawah ke atas dua hingga tiga kali hingga membentuk persegi panjang padat.

  2. Kemeja: Kancingkan seluruh kancing dan telungkupkan, lipat kedua sisi beserta lengan ke tengah, lalu lipat bagian bawah ke atas dua kali agar bidang lipatan tidak mudah kusut.

  3. Celana dan jeans: Satukan kedua kaki celana, lipat memanjang, kemudian lipat dua hingga tiga bagian dari bawah menuju pinggang sampai berbentuk kotak yang bisa berdiri.

  4. Sweater dan pakaian rajut: Silangkan kedua lengan ke tengah lalu lipat menjadi dua atau tiga bagian, dan sebaiknya tidak digantung agar bagian bahu tidak melar.

  5. Pakaian dalam dan kaus kaki: Lipat kecil menjadi balok atau gulungan, lalu simpan berdiri di dalam sekat agar tidak berceceran dan mudah dihitung.

Baca juga: Cara Melipat dan Menata Kerudung agar Tetap Rapi

Baca juga: Cara Menata Jilbab Segi Empat dari Simpel hingga Formal

4. Tips Agar Lemari Tetap Rapi dan Hemat Tempat Setelah Melipat

Melipat dengan rapi hanyalah separuh pekerjaan; separuh lainnya adalah menjaga agar susunan itu bertahan lama. Beberapa kebiasaan sederhana berikut membantu lemari tetap lega, wangi, dan mudah ditata ulang.

Gillian Gudgeon, dikutip dari Homes and Gardens, menegaskan, "Jika kamu tidak bisa memuat seluruh pakaian di lemari dan laci, kemungkinan besar jumlahnya terlalu banyak dan sudah saatnya menyingkirkan yang tidak lagi terpakai."

  • Kurangi jumlah pakaian: Simpan hanya pakaian yang benar-benar dipakai agar laci tidak sesak dan lipatan tidak cepat berantakan.

  • Gunakan sekat laci: Kotak pembatas menjaga setiap kelompok pakaian tetap tegak dan tidak roboh saat satu helai diambil.

  • Kelompokkan berdasarkan kategori: Pisahkan kaus, celana, dan pakaian dalam, lalu urutkan dari warna terang ke gelap agar mudah dicari.

  • Jangan menumpuk terlalu penuh: Sisakan sedikit ruang agar udara bersirkulasi dan pakaian tidak tertekan hingga kusut.

  • Manfaatkan hanger tipis untuk yang digantung: Untuk pakaian yang tetap digantung, gantungan beludru yang ramping bisa menghemat ruang rel lemari hingga separuhnya.

  • Simpan pakaian musiman terpisah: Gunakan kantong vakum atau kotak khusus untuk jaket dan pakaian tebal yang jarang dipakai, lalu letakkan di rak paling atas.

  • Lipat segera setelah kering: Angkat cucian saat masih sedikit lembap dan langsung lipat agar serat tetap rapi dan tidak perlu banyak disetrika.

  • Jaga lemari tetap kering dan wangi: Letakkan silica gel atau sachet pewangi agar pakaian tetap wangi dan bebas apek.

Dengan menguasai teknik lipat vertikal, menggulung, dan menyesuaikan lipatan pada tiap jenis pakaian, lemari sempit pun bisa memuat lebih banyak tanpa terlihat berantakan. Terapkan cara melipat baju agar hemat tempat ini secara konsisten dengan menyisihkan beberapa menit setiap selesai mencuci, dan nikmati lemari yang rapi setiap hari.

Baca juga: Cara Mencuci Baju agar Tidak Capek dan Lebih Efisien

Baca juga: Cara Mencuci Baju agar Wangi Tahan Lama

Baca juga: Cara Mencuci Menggunakan Mesin Cuci untuk Hasil Maksimal

Baca juga: Cara Mencuci Baju Putih yang Dekil hingga Kembali Cerah

Baca juga: Cara Memutihkan Baju yang Efektif dan Aman untuk Semua Kain

Baca juga: Cara Menggunakan Sitrun untuk Merawat Pakaian

5. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Melipat Baju

Apakah lebih baik menggulung atau melipat baju agar hemat tempat?

Keduanya sama-sama efektif, tergantung kebutuhan. Menggulung lebih hemat ruang untuk koper dan bahan yang mudah kusut, sedangkan melipat vertikal lebih rapi serta stabil untuk penyimpanan jangka panjang di laci. Banyak orang justru mengombinasikan keduanya untuk hasil terbaik.

Bagaimana cara melipat baju agar bisa berdiri tegak di laci?

Lipat kedua sisi baju ke tengah hingga berbentuk persegi panjang, lalu lipat dari bawah ke atas menjadi tiga bagian sampai membentuk balok kecil. Semakin padat dan seragam ukurannya, semakin mudah pakaian berdiri sendiri dan disusun berjajar seperti deretan map.

Apakah semua jenis pakaian sebaiknya dilipat?

Tidak. Kaus, pakaian rajut, dan jeans aman dilipat, sementara kemeja formal, blazer, gaun, serta bahan halus seperti sutra lebih baik digantung agar tidak meninggalkan bekas lipatan permanen. Sesuaikan metode dengan jenis kain dan ruang yang tersedia.

Daftar Referensi

  1. Homes and Gardens. How to Fold Clothes to Save Space. Diakses pada 27 Juli 2026, dari https://www.homesandgardens.com/solved/how-to-fold-clothes-to-save-space
  2. Good Housekeeping. The Best Way to Fold Your Clothes. Diakses pada 27 Juli 2026, dari https://www.aol.com/articles/best-way-fold-clothes-184200330.html
  3. Afar. 19 Travel Packing Tips From Frequent Travelers. Diakses pada 27 Juli 2026, dari https://www.afar.com/magazine/packing-tips-from-frequent-travelers
  4. HGTV. How to Fold Clothes to Save Space and Avoid Wrinkles. Diakses pada 27 Juli 2026, dari https://www.hgtv.com/lifestyle/clean-and-organize/how-to-fold-clothes

(kpl/kiy)

Rekomendasi

Trending