KOREA

Dispatch Beber Kronologi YG Paksa Han Seo Hee ke AS Untuk Lindungi T.O.P Big Bang

Kamis, 20 Juni 2019 16:01 Penulis: Rahmi Safitri

Han Seo Hee dan T.O.P © Istimewa

Kapanlagi.com - Nama Han Seo Hee kembali disebut. Setelah diberitakan sebagai sosok yang melakukan percakapan di KakaoTalk soal narkoba dengan B.I eks iKON, Han Seo Hee juga ternyata punya banyak kisah dengan agensi YG Entertainment.

Buat yang belum tahu, namanya disebut pertama kali sebagai mantan kekasih T.O.P Big Bang setelah keduanya ketahuan pernah merokok ganja. Han Seo Hee sebelumnya pernah menjalani pemeriksaan terkait narkoba juga pada 2016.

Kamis (20/6/2019), Dispatch melaporkan secara eksklusif tentang kepergian Han Seo Hee selama 3 bulan ke Amerika Serikat pada Desember 2016. Menurut media tersebut, kepergian Han Seo Hee karena desakan dari YG Entertainment. Begini kronologinya seperti dilansir dari Allkpop.

1. Awal T.O.P dan Han Seo Hee Kenalan

Hubungan Han Seo Hee dan T.O.P diawali kala rapper Big Bang itu meminta kenalan dengan pada 8 Oktober 2016. Begini isi percakapan mereka

T.O.P: Halo
Han Seo Hee: Siapa ini?
T.O.P: Aku minta nomormu dari xxx kemarin. Kita ketemu di Cafe G, Chungdamdong. Aku minta nomormu karena tertarik denganmu

Percakapan mereka berlanjut sampai malam. T.O.P bahkan ingin tahu apa Han Seo Hee selesai dengan aktivitasnya pada pukul 10 malam.

Keduanya kembali melakukan percakapan pada 10 Oktober 2016. Sepertinya mereka janjian bertemu di sebuah tempat.

T.O.P: Kamu masih tersesat?
Han Seo Hee: Nggak, Oppa. Sebentar, temanku terus-terusan memanggil
T.O.P: Yep. Aku bosan

Tanggal 12 Oktober 2016, T.O.P mengirimkan pesan pada Han Seo Hee sekitar pukul 4 pagi untuk menanyakan apakah wanita tersebut sudah tidur atau belum. Dua hari kemudian, mereka juga berbincang di pagi buta, T.O.P bilang dia harus pergi sekitar pukul 6 pagi.

2. T.O.P Lolos Dari Pemeriksaan

Sejak saat itu Han Seo Hee dan T.O.P menjalin hubungan. Di salah satu kencan mereka, keduanya merokok ganja dan harus berurusan dengan polisi.

Dispatch mengungkap kalau YG bisa meloloskan T.O.P dari hukuman kala itu sampai Big Bang merilis album ketiga mereka, MADE. Salah satu caranya adalah dengan mengirim Han Seo Hee ke luar negeri.

November 2016, perwakilan dari YG menghubungi agensi Han Seo Hee kala itu. "Mereka bilang ingin Han Seo Hee ke luar negeri karena Big bang segera comeback, gara-gara dia punya beberapa masalah dengan T.O.P terkait ganja. Kami memesankan penerbangan untuknya dan memintanya tetap berada di sana sampai Big Bang selesai promosi," kata perwakilan agensi Dispatch kala itu.

3. Saat Han Seo Hee Jalani Pemeriksaan

Meski diminta meninggalkan Korea pada November 2016, Han Seo Hee tak langsung pergi karena ada urusan pribadi. Namun ia terus ditekan pihak YG, sehingga berangkat ke Amerika Serikat pada Desember 2016.

Dalam pemeriksaannya dengan polisi terkait penggunaan ganja dengan T.O.P, Han Seo Hee sempat dapat pertanyaan: "Kenapa kamu pergi ke AS pada 9 Desember 2016?"

"CEO agensiku bilang, 'YG memintamu ke luar negeri, bagaimana?'. Saat aku menunda keberangkatan karena alasan pribadi, YG menekan agensiku, bilang, 'Apa yang kamu lakukan? Kenapa Seo Hee belum di luar negeri?', jadinya aku berangkat tanggal 9 Desember," jawab Han Seo Hee kala itu.

4. Alasan Han Seo Hee Lama di AS

Dalam pemeriksaan tersebut, polisi juga bertanya kenapa Han Seo Hee berada di Amerika Serikat sampai 3 bulan. Waktu tersebut dinilai terlalu lama.

"Awalnya, rencananya aku di sana sekitar sebulan setelah berangkat tanggal 9, tapi T.O.P oppa harus berangkat wajib militer tanggal 9 Februaru 2017. Makanya, CEO agensiku bilang untuk tetap tinggal di sana dua bulan lagi," jawab Han Seo Hee.

5. YG Membantah

Kesimpulan dari Dispatch adalah Han Seo Hee berangkat ke Los Angeles, Amerika Serikat tanggal 9 Desember 2016. Big Bang merilis album MADE pada 13 Desember 2016. Sebelumnya di tanggal 7, seorang pengedar narkoba dengan inisial C ditangkap oleh polisi. Dalam pemeriksaannya, C memberi nama Han Seo Hee sebagai seorang pembeli dan kenalan. Karena Han Seo Hee berada di AS sampai Februari 2017, polisi kesulitan melakukan investigasi padanya.

Sementara itu Yang Hyun Suk membantah semua laporan Dispatch dan menyebut itu hanya tuduhan sepihak. Ia bilang kebenaran akan terungkap saat investigasi sebenarnya dilakukan.


REKOMENDASI
TRENDING