KOREA

Lagi Hype, Film ‘THE MEDIUM’ dan Fakta-Fakta di Baliknya – Mengangkat Cerita Shamanisme dari Kisah Nyata?

Selasa, 05 Oktober 2021 15:47 Penulis: Editor KapanLagi.com

The Medium 2021 (Credit: IMDb)

Kapanlagi.com - Kalau anda pecinta film, khususnya film horor maka tak asing dengan fim yang sedang trending ini. Ya, THE MEDIUM (2021), film asal Thailand yang berhasil masuk Box Office Korea Selatan menempati posisi tiga teratas. Tak heran, film horor supranatural ini ternyata merupakan film kerja sama antara Thailand dan Korea Selatan.

Digarap dan disutradarai oleh Banjong Pisanthanakun dan diproduseri oleh Na Hong Jin, film ini dirilis pada Juli 2021 yang lalu. Sejak perilisannya, film ini banyak diperbincangkan dan berhasil menarik perhatian penggemar film horor. Mengambil latar langsung di Thailand, film ini dibintangi oleh aktor-aktor terbaik Thailand sendiri seperti Sawanee Utoomma, Narilya Gulmongkolpech, dan lainnya.

Tak seperti film horor lainnya, THE MEDIUM merupakan film mokumenter yang mengisahkan kehidupan warga lokal di sebuah pedesaan yang masih memiliki kepercayaan terhadap roh dan arwah. Menampilkan kegiatan upacara tertentu untuk mengusir roh atau sebaliknya, film ini menyajikan kengerian tersendiri dengan angle found footage seolah penonton dapat merasakan point of view dari kameramen. Berikut ulasan lengkap film THE MEDIUM dan fakta-fakta di baliknya. Semenarik apa?

1. Masuk Box Office Korea Nomor 3 dan Sutradara di Balik Film

Kerja sama antara Thailand dan Korea Selatan, THE MEDIUM sukses masuk Box Office Korea Selatan dengan pendapatan mencapai 5,6 juta Dollar Amerika Serikat atau setara dengan Rp80,3 miliar sejak dirilis. Di bawah produser Na Hong Jin, yang sukses menggarap film THE YELLOW SEA yang dibintangi oleh Ha Jung Woo dan WAILING yang dibintangi oleh Chun Woo Hee, ia kini menggandeng sutradara Thailand Banjong Pisanthanakum.

Keduanya menggarap film dokumenter horor yang menampilkan sebuah desa di Thailand dengan cerita warga lokal yang masih mempercayai perdukunan dan dunia roh. Film ini kemudian tayang di Festival Film Fantastis Internasional Bucheon ke-25 pada 11 Juli dan tayang di Korea Selatan pertama kali pada tanggal 14 Juli 2021.

Banjong Pisanthanakum sendiri merupakan sutradara ternama Thailand, yang sebelumnya sukses dengan filmnya SHUTTER pada tahun 2004 yang kemudian di-remake ke dalam versi Hollywood. Ia juga merupakan sutradara film horor fenomenal seperti PEE MAK (2013) dan 4BIA (2008). Tak hanya film horor, Banjong adalah sutradara di balik film romance ONE DAY (2016) dan HELLO STRANGER (2010).

 

 

 

 

2. Mengangkat Cerita Shamanisme, Kisah Nyata?

Dalam trailer dan pembukaan filmnya, penonton akan disuguhkan dengan sebuah narasi yang menampilkan daerah Isan di Thailand yang konon masih percaya dengan dunia roh selama berabad-abad. Mereka pun juga dikenal menyembah dewa-dewi, salah satu dewa yang paling mereka yakini adalah Dewa Bayan. Trailer film tersebut juga menampilkan beberapa tempat sembahyang yang diletakkan di hutan maupun rumah-rumah warga.

Tak sampai situ saja, film ini juga menampilkan adegan kesurupan dan kerasukan sesosok wanita bernama Mink (Narilya Gulmongkolpech) yang diduga kerasukan roh jahat. Ni (Sawanee Utoomma) sebagai bibi dari Mink yang juga merupakan dukun, berupaya menyembuhkan dan mengeluarkan roh jahat tersebut dari tubuh Mink. Ia berencana akan membuat upacara dan ritual pengusiran roh tersebut, namun keadaan justru makin mencekam.

Di awal film sendiri, dikatakan film ini mengangkat kisah Shamanisme di Thailand. Lalu seperti apa Shamanisme itu sendiri di Thailand dan benarkah film ini mengangkat kisah nyata? Dilansir dari thepuketnews.com, Shamanisme sendiri merupakan keyakinan pra-Budha yang sudah ada sejak berabad-abad di Thailand. Wilayah yang diyakini masih kental dengan kepercayaan ini adalah Isan, daerah timur laut Thailand yang merupakan latar tempat fim THE MEDIUM diambil.

Dalam suku daerah tersebut, ada satu orang yang mereka percayai sebagai dukun yang menjadi fasilitas untuk melayani warga berkomunikasi dengan roh agar menemukan pengetahuan, penyembuhan, atau menghilangkan gangguan negatif. Hal tersebut mirip seperti yang ada di trailer film THE MEDIUM yang sama-sama memberi gambaran kisah Shamanisme di Isan, Thailand.

 

 

 

3. Raih Penghargaan Bergengsi

Dalam Festival Film Fantastis Internasional Bucheon Korea Selatan, horor Korea-Thailand, THE MEDIUM berhasil memenangkan penghargaan utama sebagai Best Of Bucheon. Hal tersebut menjadikan film yang diproduksi Na Hong Jin ini berhasil meraih penghargaan Bifan 2021 teratas. Ajang penghargaan tersebut sekaligus menjadi pemutaran perdana untuk THE MEDIUM di festival film tersebut.

Film ini juga dikatakan film dengan mockumentary terbaik, dibarengi dengan adegan exorcisme yang dibalut dalam horor sinematik. Selain itu THE MEDIUM lagi-lagi berhasil menjadi nominasi Official Fantastic Competition di Sitges-Catalonian International Film Festival 2021. Dalam IMDb sendiri, THE MEDIUM mendapat rating 6.6 sejak perilisannya. Tertarik untuk menonton?

Artikel ini ditulis oleh: Aditia Lestari

 

 

 

 

4. Simak Trailernya!


REKOMENDASI
TRENDING