Aamir Khan Blak-Blakan Soal Bayarannya Untuk Sebuah Proyek Film

Kamis, 02 Agustus 2018 11:38 Penulis: Wulan Noviarina
Aamir Khan Blak-Blakan Soal Bayarannya Untuk Sebuah Proyek Film Aamir Khan ©AFP

Kapanlagi.com - Saat ini, Aamir Khan dikenal sebagai salah satu aktor dengan bayaran termahal di India. Untuk satu judul film, ia bisa menerima bayaran hingga Rp 100 miliar atau bahkan lebih. Akan tetapi, jumlah ini tidak ia minta di awal kontrak. Aamir memiliki sistem pembagian bayaran sendiri yang cukup menarik.

Sejak beberapa tahun belakangan, Aamir tidak lagi meminta bayaran di depan untuk proyek film yang ia kerjakan. Ia memilih untuk membagi hasil dengan tim produksi. Jumlahnya cukup banyak, Aamir meminta hingga 70 persen dari keuntungan yang didapatkan oleh film tersebut.

"Bayaran pertamaku datang setelah semua ongkos produksi film lunas. Termasuk uang modal dari produser dan semua keperluan lainnya. Begitulah cara kerjaku sekarang. Aku mengambil persenan yang cukup tinggi, karena aku mempertaruhkan waktuku untuk proyek ini. Dan kurasa produser suka dengan sistem seperti ini," ujar Aamir.

Yang perlu digaris bawahi adalah Aamir meminta pembagian tersebut berdasarkan keuntungan yang didapat. Keuntungan ini adalah hasil bersih dari proyek tersebut. Artinya, setelah dipotong biaya produksi, promosi dan keperluan lain-lain, termasuk bayaran untuk pemain lain.

"Katakanlah sebuah film perlu biaya Rp 200 miliar. Itu termasuk semuanya, pemain, kru, biaya produksi, biaya setelah produksi dan semua yang masuk dalam keperluan film. Aku tidak mengambil uang dari itu. Sama sekali tidak. Jadi ketika sebuah film dirilis, aku belum mendapatkan uang sama sekali. Ketika film itu tayang dan mendapatkan uang, masih harus dipotong untuk biaya promo dan iklan," jelasnya.

Aamir Khan tak lagi minta bayaran di awal ©indiatodayAamir Khan tak lagi minta bayaran di awal ©indiatoday

"Setelah biaya promo dan iklan lunas, produser sudah mendapatkan uang mereka kembali dan semua orang (pemain lain dan kru) dapat bayaran. Di situlah aku mulai dapat bayaran. Dengan demikian, produser tidak akan mengalami kerugian. Dan jika terjadi hal yang tak diinginkan lalu hasil filmnya tak menutup ongkos produksi, maka aku tidak mendapatkan bayaran," terangnya.

Aamir mengaku sedih ketika film yang ia bintangi tidak mendapatkan hasil seperti yang diharapkan. Namun hal ini tidak membuat Aamir buta mata dan hanya mengambil proyek yang dijamin bakal populer. Ia tetap mengedepankan kekuatan naskah dari sebuah film yang akan ia ambil, karena Aamir percaya, naskah adalah kunci utama dari kesuksesan film.

"Naskah itu adalah pondasi dari sebuah film. Dan aku menjamin, ketika suatu hari aku suka dengan ceritanya dan filmnya sudah dibuat, orang-orang yang menginvestasikan uang mereka tidak akan mengalami kerugian. Aku tidak akan membiarkan produser memikul tanggung jawab sendirian," pungkasnya.

(kpl/phi)

Editor:

Wulan Noviarina


REKOMENDASI
TRENDING