‘NAURA & GENG JUARA’ Dianggap Diskreditkan Agama Islam, Ini Kata Kak Seto

Kamis, 23 November 2017 13:45 Penulis: Ahmat Effendi
‘NAURA & GENG JUARA’ Dianggap Diskreditkan Agama Islam, Ini Kata Kak Seto Seto Mulyadi ©KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Film NAURA & GENG JUARA yang rilis di bioskop Kamis lalu (16/11/2017) tersandung sebuah masalah. Adegan dalam drama musikal yang menjadi debut layar lebar penyanyi cilik Naura tersebut dianggap mendiskreditkan agama Islam.

Semua berawal dari curhatan seseorang di Facebook saat mengajak anaknya berusia 8 tahun menonton film besutan Eugene Panji ini. Ia mengaku bingung menjelaskan ketika anaknya bertanya lantaran ada karakter penjahat berjenggot dan kerap mengucapkan istigfar serta kalimat takbir berkali-kali.

Seto Mulyadi selaku Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia mengaku sempat panas tatkala curhatan itu menjadi viral. Namun dirinya tak mau beropini dahulu sebelum menonton langsung.

Seto Mulyadi tak mau beropini terkait film NAURA & GENG JUARA. ©KapanLagi.comSeto Mulyadi tak mau beropini terkait film NAURA & GENG JUARA. ©KapanLagi.com

Begitu usai menonton, pria yang akrab disapa Kak Seto ini menilai apa yang dikelukan dalam curhatan terlalu berlebihan. “Saya sempat panas waktu kemarin tahu berita ini. Saya bilang harus segera nonton dan akhirnya semalam nonton. Saya tidak menemukan hal yang disebutkan segala macam,” katanya ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (23/11/2017).

Ayah dari Dea Seto ini melanjutkan, “Hanya ada satu kata ucapan astagfirullah hal adzim dan itu spontan saat (karakter) kaget. Lalu yang katanya ada takbir, itu tidak ada,” ucapnya.

Meski masih memiliki kekurangan, namun Kak Seto melihat film ini begitu positif untuk ditonton oleh anak-anak. “Kehadiran film ini menjawab kerinduan film musikal anak. Lagu-lagunya indah sekali. Koreografi juga sangat ceria dan sesuai dengan anak Indonesia, menunjukkan anak senang bergerak. Akting dari Naura bagus. Sangat wajar untun seorang anak-anak,” pungkasnya.

(kpl/abs/sjw)

Reporter:

Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING