Five Vi Laporkan Mantan Suami Atas Kasus Dugaan Penculikan Anak

Kamis, 27 April 2017 06:32 Penulis: Rahmi Safitri
Five Vi Laporkan Mantan Suami Atas Kasus Dugaan Penculikan Anak Five Vi © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Artis cantik Five Vi baru-baru ini memberanikan diri melaporkan sang mantan suaminya, Iwan ke pihak kepolisian atas dugaan penculikan anak. Seperti diketahui, sudah 13 tahun wanita 37 tahun tersebut tak bertemu dengan putrinya, Bilqis. Lantas mengapa baru sekarang Five Vi membuat laporan tersebut?

"Sebenarnya saya gak pernah ... Dia takut sekali dan ... Sedih juga ya karena anak itu sudah remaja dan mereka coba mutarbalikkan fakta yang ada. Sebenarnya saya sedih dan menderita sekali ya," ujar Five Vi saat ditemui usai acara Rumpi di Studio Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (18/4).  

"Saya selain ingin sekali memperjuangkan hak saya kembali di saat saya kecewa gak ketemu anak, sebenarnya pengen banget berjuang lagi tapi ngurungkan niat karena saya rasa belum punya kekuatan itu. Ketika gak sengaja ketemu dengan beliau, entah kenapa temen saya nanyain soal anak. Sebenarnya juga, jadi maju mundur ngomongnya. Tapi bang Hendry selalu nyemangatin," tuturnya.

Five Vi laporkan sang mantan suami ke pihak berwajib © KapanLagi.com®/Budy SantosoFive Vi laporkan sang mantan suami ke pihak berwajib © KapanLagi.com®/Budy Santoso


Keraguan memang sempat menjadi kendala besar dalam perjuangan Five Vi bertemu dengan putri semata wayangnya. Namun dukungan dari kuasa hukumnya, Hendry Indraguna membuat semangatnya bangkit lagi. Pihak Five Vi pun juga meminta perlindungan hukum pada anak dari Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto.

"Kalau dari unsur kami dari hukum, tidak melihat ada kata menculik. Tapi lebih tepatnya pasal UU anak 76 b dan 77 b dan 330 KUHP. Perlakuan salah dan penelantaran atau bawa anak di bawah umur dari kuasa yang sah," ungkap Hendry dikesempatan yang sama.  

"Menurut putusan Pengadilan Tinggi Negeri, yang punya hak asuh anak Bilqis adalah Five Vi. Dari situ lah kita lakukan upaya hukum. Hari ini kami daftarkan permintaan eksekusi putusan pengadilan tersebut. Minta kepada PA Jakarta Selatan untuk eksekusi anak Bilqis kepada klien kami. Tadi sore datang ke kak Seto untuk minta perlindungan hukum, kak Seto mendukung. (ancaman hukuman) Maksimal 7 tahun saja," tandas sang kuasa hukum.

(kpl/pur/mhr)

Reporter:

Mathias Purwanto


REKOMENDASI
TRENDING