Agni Pratistha Tak Kesulitan Peran Beda Agama

Agni Pratistha Tak Kesulitan Peran Beda Agama Agni Prathista

Kapanlagi.com - Menjadi seorang pemeran tentu harus mengedepankan totalitas. Bahkan ketika sebuah film mengharuskan untuk memerankan karakter yang berbeda 180 derajat dengan kehidupan sehari-hari yang dijalani.
Begitu juga dengan Agni Pratistha. Menjalani film ketiganya yang disutradarai Hanung Bramantyo berjudul Cinta Tapi Beda, Agni memerankan sosok yang beragama Katholik.
"Ini film ketiga, yang pertama Mengejar Matahari, kedua Jakarta Hati. Ini film pertama aku yang sebagai tokoh utama," ucap Agni dalam press junket film Cinta Tapi Beda di Bellys Clan, Graha Intiland, Jakarta Pusat (12/11).
Agni lantas menjelaskan perannya dalam film ini dengan lebih detail. "Aku berperan sebagai Diana seorang gadis Katholik Padang yang ke Jakarta belajar nari. Jatuh cinta sama pria bernama Cahyo yang pekerjaannya seorang cheff. Ceritanya beda agama. Dia orang Islam dan Jawa," lanjutnya.
Agni mengaku tak merasa kesulitan saat berperan lain agama. Yang lebih sulit baginya malah adegan menari.
"Kesulitannya sih nggak. Paling sulitnya latihan nari sama mas Eko Supriyanto. Itu selama 20 hari dan harus bisa nari 3 tarian. Kesulitan lainnya sih nggak ada. Kebetulan seluruh cast di film ini chemistrynya dapet semua," tuturnya.
Meski mengaku tak ada kesulitan berarti, namun awalnya Agni sedikit terkendala dalam menghayati peran seorang Katholik. "Kami kayak tukeran sebenernya. Lawan main saya Kristen, tapi dia perannya Islam. Saya Islam, tapi perannya Katholik. Jadi kita bertukar pikiran aja. Saling mengisi lah kalau mengalami kesulitan," imbuhnya.
Pengalaman hidup pribadi Agni yang menjalin asmara dengan pemeran Dion Wiyoko yang berbeda agama menjadi bantuan tersendiri. "Iya sih. Jadi sangat mudah buat aku. Karena aku tahu banget nggak enaknya bagaimana, ketika orang tua ikut campur, bagaimana ketika negara juga ikut campur," tukasnya.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/ato/sjw)

Rekomendasi
Trending