Deddy Mizwar: Film Indonesia Ditinggalkan Pada 2012

Deddy Mizwar: Film Indonesia Ditinggalkan Pada 2012 Deddy Mizwar

Kapanlagi.com - Aktor kawakan Deddy Mizwar yang juga ketua Badan Pertimbangan Perfilman Nasional (BP2N) memprediksikan pada 2012 film Indonesia akan ditinggalkan penggemarnya, jika amanah UU Perfilman tidak dilaksanakan."Sekarang film Indonesia sedang berkembang dari sisi kuantitas dan trennya seperti tahun 1980-an, tapi saya prediksikan film Indonesia akan ditinggalkan di 2012, kalau undang-undang Perfilman tidak dilaksanakan," kata Deddy Mizwar dalam penutupan Musyawarah Besar VII GPBSI (Gabungan Perusahaan Bioskop Seluruh Indonesia) di Jakarta, Selasa (25/05).Deddy mengatakan, kendati film Indonesia tidak berkembang, tapi bioskop Indonesia akan terus ada karena kehadiran film-film impor. Hal ini merupakan tantangan untuk pengusaha bioskop Indonesia ke depan dan inilah apa yang menjadi penyebab 3000 layar menjadi 300 layar bioskop saat ini.Dirinya juga mengakui adanya sisi positif dari pemberlakukan UU No. 33 tahun 2009 tentang Perfilman yang akan mensubsidi film bermutu buatan dalam negeri. Kerena itu dibentuk BPI (Badan Perfilman Indonesia). Menurutnya tidak ada keseriusan pembinaan dan kepedulian terhadap dunia film Indonesia, di mana pemerintah hanya mengalokasikan Rp8 miliar per tahun, yang hanya sebesar biaya membuat satu film saja.Deddy juga menilai tata edar film yang baik ke depan dan UU No. 33 tahun 2009 tentang perfilman mau tidak mau harus diterima. Para pengusaha bioskop harus punya pemikiran yang sama ke depan dan memiliki kerja sama yang kuat. Karena pada 2012 film Indonesia sudah mencapai titik nadirnya seperti pada 1991, dengan syarat jika UU Perfilman tidak dilaksanakan.Sementara itu Ketua LSF (Lembaga Sensor Film) Mukhlis Paeni mengatakan dewasa ini pihaknya menghadapi trik-trik kompetisi iklan yang memacu orang untuk menonton.Pemerintah melalui Menteri Kebudayaan dan Pariwisata berpesan untuk para perusahaan bioskop di seluruh Indonesia agar meningkatkan professionalisme pengusaha bioskop, meningkatkan sarana dan prasarana bioskop,dan Seluruh mereka yang berkepentingan di perfilman harus saling bekerja sama termasuk GPBSI.   

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(ant/dar)

Rekomendasi
Trending