FILM INDONESIA

Gala Premiere Film 'BUMI ITU BULAT' Selipkan Pesan Toleransi akan Perbedaan

Rabu, 03 April 2019 08:22 Penulis: Sora Soraya

Cast 'BUMI ITU BULAT' © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Satu lagi film drama Indonesia yang bakal meramaikan bioskop-bioskop tanah air. Ya, film BUMI ITU BULAT besutan Ron Widodo bakal mewarnai dunia layar lebar Indonesia pada tanggal 11 April mendatang.

Jelang rilis, gala premiere film BUMI ITU BULAT pun digelar di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan pada hari Selasa (2/4) malam. Dihadiri oleh sejumlah pemain dan tamu undangan, acara ini berlangsung meriah. Tak ketinggalan, Ketua Umum GP Anshor, Yaqut Cholil Qoumas dan Kepala Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif), Triawan Munaf juga turut hadir.

BUMI ITU BULAT mengangkat sebuah tema besar tentang toleransi, yakni berbeda bukan berarti bermusuhan. Semangat toleransi ini pun diserukan oleh Robert Rony selaku produser saat gelaran gala premiere.

"Kami ingin mengangkat kembali pentingnya toleransi di Indonesia, mengingatkan kembali Bhinneka Tunggal Ika. Kami ingin menghargai sebuah perbedaan yang ada di Indonesia," ujar Robert Rony saat ditemui di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (2/4) malam.

1. Pentingnya Toleransi

Semangat toleransi inilah yang membuat Triawan Munaf mengaku tertarik dengan film ini. Mengamini apa yang dikatakan oleh Robert Rony, Triawan Munaf pun menganggap bahwa toleransi menjadi salah satu kunci kehidupan bermasyarakat.

"Namanya bumi itu bulat, berarti tidak flat. Kalau datar tidak akan ada toleran. Saya di rumah saja penuh perbedaan kebudayaan. Tapi kalau tidak diresapi, kita tidak bisa toleran terhadap yang lain. Mari lah kita toleran terhadap lingkungan, harus mengedepankan kerja keras, tidak menyerah," tutur Triawan.

2. Pesan Arie Kriting

Tak ketinggalan hadir komika Arie Kriting yang dalam film ini bertindak sebagai eksekutif produser sekaligus inisiator hadirnya BUMI ITU BULAT. Lewat film ini, Arie pun berharap pesan toleransi bisa diterima dan diresapi sebagai alat pemersatu bangsa dengan beragam kebudayaan.

"Banyak pesan toleransi, materi sangat baik karena Indonesia berbeda tetapi tetap satu. Tidak boleh terpecah belah. Meskipun berbeda-beda tetapi Indonesia harus tetap satu," pungkas Arie.

Aktris senior Christine Hakim, Arie Kriting dan Jenahara, juga disebut sebagai inisiator lahirnya film BUMI ITU BULAT. Menariknya, film ini dibintangi oleh banyak pemain muda, seperti Rayn Wijaya, Rania Putrisari, Qausar Harta, Kenny Austin, Aldy Rialdi, Tissa Biani, dan Febby Rastanty.

(kpl/pur/sry)

Reporter: Mathias Purwanto.


REKOMENDASI
TRENDING