FILM INDONESIA

Ini Alasan Film Anak 'KOKI-KOKI CILIK 2' Tak Dirilis Saat Libur Lebaran

Senin, 27 Mei 2019 08:12 Penulis: Tyssa Madelina

Para pemain film KOKI-KOKI CILIK 2 © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - KOKI-KOKI CILIK sukses meraih atensi masyarakat dengan mengumpulkan total 600.973 penonton selama peredarannya sejak dirilis pada Lebaran 2018. Saat pengerjaan sekuelnya diumumkan, beredar kabar bila film anak-anak tersebut disiapkan untuk meramaikan Lebaran 2019.

Namun rupanya KOKI-KOKI CILIK 2 tidak rilis saat Lebaran, melainkan tiga minggu setelah hari raya umat muslim tersebut. Alasannya bukan karena takut bersaing dengan lima judul lain seperti KUNTILANAK 2, SINGLE PART 2, SI DOEL THE MOVIE 2, GHOST WRITER dan HIT & RUN yang tayang bersamaan pada 4 Juni 2019. Melainkan memanfaatkan libur sekolah yang mana anak-anak adalah target penonton utama.

"Tahun ini kalender pendidikan, maksudnya libur sekolah dan agenda belajar mengajar, berbeda sedikit. Karena target audience anak-anak, kita harus sesuaikan dengan liburnya mereka," kata Muhammad Sofan selaku EVP MNC Pictures ditemui KapanLagi.com di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Jumat (24/5/2019).

1. Libur Panjang

Libur sekolah rupanya terjadi dua sesi yakni jelang Lebaran dan setelah akhir tahun ajaran. Ketimbang memanfaatkan libur Lebaran, MNC Pictures sebagai rumah produksi memilih edarkan KOKI-KOKI CILIK 2 ketika libur panjang sebelum masuk tahun pelajaran baru.

"Kebenaran libur sekolah ini dari tanggal 27 Mei sampai 15 Juni, 16 Juni masuk sekolah lagi kemudian libur lagi. Jadi ada satu minggu yang kagok, habis sekolah libur lagi. Makanya kita ambil sesi libur yang kedua karena lebih panjang," imbuh Muhammad Sofan.

2. Penonton Meningkat

Dengan libur panjang tersebut, Muhammad Sofan berharap bila jumlah penonton KOKI-KOKI CILIK 2 meningkat dibanding film pertama. Terlebih pihaknya juga sudah menyiapkan beragam aktivitas penunjang agar harapan itu terlaksana.

"Harapan kita sekuel ini penontonnya lebih besar dari film pertama yang dapatkan 600 ribuan. Banyak yang bilang film kedua akan menjadi beban karena kesuksesan film pertama. Tapi di sini kita sudah melakukan persiapan dari jauh hari, dari segi cerita juga kita bikin seoptimal mungkin, promosi juga lebih baik belajar dari yang pertama, periode tayang juga pas di libur sekolah," pungkasnya.


REKOMENDASI
TRENDING