Jalan Terjal ‘NIGHT BUS’, Miskin Penonton Hingga Menang Film Terbaik FFI

Minggu, 12 November 2017 13:52 Penulis: Rahmi Safitri
Jalan Terjal ‘NIGHT BUS’, Miskin Penonton Hingga Menang Film Terbaik FFI Tim NIGHT BUS © KapanLagi.com®/Abbas Adi Nugroho

Kapanlagi.com - Penganugerahan Festival Film Indonesia 2017 usai digelar Sabtu malam kemarin (11/11) di Grand Kawanua Internatioal City, Manado, Jakarta Pusat. Thriller bertajuk NIGHT BUS besutan Emil Haradi berhasil menang sebagai film terbaik mengalahkan PENGABDI SETAN, KARTINI, POSESIF dan CEK TOKO SEBELAH.

Kemenangan ini terasa magis bagi orang-orang di belakang layar, salah satunya Darius Sinathrya yang duduk di kursi produser. Aktor tampan ini bahkan menangis sambil memeluk Rahabi Mandra, sebagai penulis naskah film tersebut.

Hal ini terasa wajar tatkala melihat sejarah NIGHT BUS yang embrionya sudah dibuat medio 2009. Namun kala rilis di bioskop, jumlah penontonnya sangat sedikit yakni total 20.000 selama peredarannya.

“Tahun 2009, Rifnu mempunyai ide tentang cerita ini. Tahun 2010 dia menulisnya menjadi sebuah cerpen.  Tahun 2012 kalau tidak salah mulai ditulis skenarionya. Tahun 2014 saya gabung menjadi produser. Sampai akhirnya final draft skenario 2015 di lanjut syuting. Pas tayang perolehan 20 ribuan. Sedih ya,” kata Darius ditemui di usai menerima penghargaan.

Kekurangan penonton tidak dikeluhkan oleh suami Donna Agnesia ini karena ia melihat banyak support dari pihak bioskop. “Total ada 150 layar untuk jaringan bioskop besar dan kecil. Pihak XXI sendiri 70 layar, jadi sebenarnya sudah dibantu mereka. Bahkan dalam keadaan sulit penonton mereka pro aktif memberi arahan ke kita,” paparnya.

Teuku Rifnu dapat Aktor Terbaik lewat perannya di NIGHT BUS © KapanLagi.com®/Abbas Adi NugrohoTeuku Rifnu dapat Aktor Terbaik lewat perannya di NIGHT BUS © KapanLagi.com®/Abbas Adi Nugroho

Lebih lanjut, Darius mengaku senang dengan kemenangan NIGHT BUS. Namun ia merasa bila perjuangan film ini untuk menemukan penonton belum tuntas sehingga terpikir merilis versi revisi dari segi visual efek dan editing.

NIGHT BUS masih banyak pekerjaan rumah yang belum dikerjakan. Banyak juga yang meminta untuk ditayangin lagi. Tapi kita sedang menahan diri karena kita harus lebih baik di beberapa bagian, lalu visual effect juga yang belum sesuai dengan harapan kita. Rencananya akan diperbaiki dulu,” pungkas Darius.

Selain Film Terbaik, NIGHT BUS juga menggondol lima piala lain yakni pada kategori Aktor Utama Terbaik oleh Teuku Rifnu Wikana, Penyunting Gambar Terbaik oleh Sentot Sahid dan Kelvin Nugroho, Penata Rias Terbaik oleh Cherry Wirawan, Penata Busana Terbaik oleh Gemailla Gea Geriantiana serta Penulis Skenario Adaptasi Terbaik oleh Teuku Rifnu Wikana dan Rahabi Mandra. Selamat pada tim film NIGHT BUS!

(kpl/abs/pit)

Reporter:

Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING