FILM INDONESIA

Perjuangan Sutradara Ajak Artis Muda di 'DUA GARIS BIRU', Sering Ditolak!

Jum'at, 05 Juli 2019 21:15 Penulis: Guntur Merdekawan

Para pemain 'DUA GARIS BIRU' / Credit: KapanLagi - Adie Dwi Dharmawan

Kapanlagi.com - Bukan hal yang mudah untuk mengangkat film remaja bertema sex education di Indonesia mengingat hal itu dianggap cukup tabu oleh sebagian besar orang. Sebagai sutradara yang memulai debutnya lewat DUA GARIS BIRU, Gina S. Noer mengaku sudah mendapat banyak tantangan.

Tak hanya cibiran dari masyarakat yang menganggap filmnya tidak mendidik, wanita berusia 35 tahun itu sempat menemui kesulitan saat menawari beberapa artis muda untuk mengambil peran. Pasalnya tak sedikit dari mereka yang merasa terbebani dengan tema film itu.

"Banyak banget yang nolak script-nya. Bahkan belum baca sinopsis aja pada nggak mau katanya buruk buat image. Beruntung banget nih para orangtua dan manajer para aktor di sini open minded banget mau menerima film ini," saat ditemui di Preskon DUA GARIS BIRU di Gardenia Resto and Cafe Malang, Jumat (05/07/2019).

1. Ajak Artis di Bawah Umur

Film DUA GARIS BIRU sendiri diperankan oleh beberapa anak yang masih di bawah umur, seperti halnya Zara JKT48 dan Maisha Kanna. Tentu ini juga menjadi tantangan lain bagi Gina apalagi tema yang diangkat di film itu terasa cukup berat bagi mereka.

"Ketika berurusan sama anak-anak, kita harus kenal dulu sama orangtua atau manajer anak-anak tersebut. Itu adalah bagian krusial buat saya untuk memilih apakah mereka bisa diambil menjadi pemeran film saya atau nggak," jelasnya.

2. Tim yang Hebat

Lebih lanjut, beberapa kesulitan yang Ia temui selama proses pembuatan film menjadi lebih ringan berkat bantuan dari kru film. Gina mengaku sangat selektif dalam memilih tim karena alasan tertentu.

"Saya bilang ke tim, ini adalah film yang sangat penting dan pemerannya semua underage, kita ngomongin soal seks berarti kita harus respect satu sama lain," tutup Gina.


REKOMENDASI
TRENDING