FILM INTERNASIONAL

Bersetting Bali, Ini Alasan Kenapa Film Hollywood 'TICKET TO PARADISE' Malah Syuting di Australia

Kamis, 15 September 2022 12:32 Penulis: Tantri Dwi Rahmawati

Alasan Kenapa Film Hollywood 'TICKET TO PARADISE' Malah Syuting di Australia (Credit: instagram.com/tickettoparadise)

Kapanlagi.com - Film komedi romantis TICKET TO PARADISE yang dibintangi juga diproduseri oleh Julia Roberts dan George Clooney mengambil setting cerita di Bali. Namun keseluruhan proses syuting rupanya dilakukan di Whitsunday dan Hamilton Island, Australia.

Pada awalnya segenap kru dan pemain memang ingin melakukan pengambilan gambar langsung di Bali. Namun karena ada pembatasan berkaitan dengan situasi Covid-19, akhirnya diakali dengan memilih tempat yang tidak jauh berbeda.

"Planning mereka untuk TICKET TO PARADISE memang syutingnya di Bali. Tapi karena situasi Covid harus syuting di Australia," kata aktor Maxime Bouttier yang turut berperan di film tersebut, dalam jumpa pers di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, pada Rabu (14/9/2022).

1. Jadwal Pemain Padat

Sejak dalam skenario yang ditulis dan disutradarai oleh sineas kenamaan Ol Parker, TICKET TO PARADISE memang mengambil setting cerira Bali. Namun karena pembatasan dan jadwal pemain yang padat, tidak ada pilihan lain selain mengubah lokasi dan mengakalinya.

"Skenario TICKET TO PARADISE sudah ditulis sebelum Covid dengan rencana syuting tahun 2020. Ketika akhirnya bisa produksi, mereka nggak bisa mundur lagi karena sudah mundur beberapa tahun dan jadwal George, Julia, itu cukup padat," terang Maxime.

2. Dibuat Menyerupai Bali

Meski memakai lokasi syuting di Whitsunday dan Hamilton Island yang terletak di Australia Utara, segenap kru menyulapnya seperti Bali. Meski begitu nuansa Indonesia yang ditawarkan tetap kental terasa.

"Selama dua bulan kita di syuting di Hamilton Island, jadi kita bisa lihat laut dan pulau yang agak mirip dengan di Bali. Mereka (kru) coba nge-make up-in agar seperti Bali. In the end ini lebih ke fictional movie, yang dikasih lihat lebih ke komedi, aspek kultur (Indonesia) lebih ke nature, daripada geografi. Bali di-represent dengan baik," tegas Maxime.

REKOMENDASI
TRENDING