'FIRST THEY KILLED MY FATHER', Karya Jolie & Maddox Untuk Kamboja

Senin, 20 Februari 2017 11:52 Penulis: Fitrah Ardiyanti
'FIRST THEY KILLED MY FATHER', Karya Jolie & Maddox Untuk Kamboja Angelina Jolie/©Netflix

Kapanlagi.com - Pasca berpisah dari long-time partnernya, Brad Pitt, Angelina Jolie fokus untuk membesarkan keenam anak-anaknya sendiri. Akhir minggu kemarin, Jolie mengajak Maddox, Pax, Zahara, Shiloh, Vivienne dan Knox terbang ke Kamboja untuk menghadiri pemutaran perdana film sang ibu yang berjudul FIRST THEY KILLED MY FATHER.

Tidak hanya Jolie yang terlibat dalam film ini, namun ada juga Maddox Jolie-Pitt, putra sulungnya yang berdarah Kamboja. Jolie mengajak remaja 15 tahun ini untuk ikut serta, karena dirinya ingin mengambil sudut pandang anak-anak yang jadi korban kejahatan perang.

Jolie mengajak 6 anaknya untuk hadiri premier FTKMF di Kamboja/instagram.com/joliepittsquad27/Jolie mengajak 6 anaknya untuk hadiri premier FTKMF di Kamboja/instagram.com/joliepittsquad27/

FTKMF diangkat buku berjudul sama yang menceritakan kisah nyata seorang penulis asli Kamboja bernama Loung Ung. Diterbitkan pada tahun 2000, bukunya bercerita tentang perjuangan hidup Ung dan keluarganya yang terpaksa bersembunyi dari kekejaman rezim Khmer dan Pol Pot. Sayang, meski sempat bersembunyi dari desa ke desa, keluarga Ung akhirnya menyerahkan diri. Ung dan 6 saudaranya dipaksa untuk bergabung menjadi tentara anak-anak dan juga kamp pekerja. 

Buku First They Kill My Father/©IstimewaBuku First They Kill My Father/©Istimewa

Ung sendiri berada di balik layar dan menulis naskah bersama dengan Jolie. Film yang diproduksi pada Februari 2016 ini mengambil lokasi syuting di Battambang, Kamboja dan hanya akan disiarkan pada saluran Netflix.

Maddox ikut bergabung bersama sang ibu di FTKMF/©instagram.com/joliepittsquad27/Maddox ikut bergabung bersama sang ibu di FTKMF/©instagram.com/joliepittsquad27/

Jolie dan anak-anak serta produser Rithy Panh serta beberapa aktor dan aktris yang turut membintangi FTKMF hadir di premier film yang dihelat di Terrace of The Elephant, kompleks Angkor Wat, tak jauh dari lokasi syuting TOMB RAIDER yang dibintangi Jolie pada tahun 2001. Acara ini juga dihadiri oleh raja Norodom Sihamoni dan ratu Norodom Monineath Sihanouk. 

Dari ki-ka: Rithy Pank, Paxx, Jolie, Maddox, & Vivianne/instagram.com/angelinaj1975Dari ki-ka: Rithy Pank, Paxx, Jolie, Maddox, & Vivianne/instagram.com/angelinaj1975

Wanita 41 tahun itu pun bangga bisa dipercaya untuk menderek film tentang Kamboja ini. "Saya tak bisa menemukan kata yang tepat untuk menggambarkan betapa bangganya saya bisa dipercaya untuk mengarahkan salah satu cerita tentang bangsa Kamboja. Tentunya, film ini bukan untuk mengingatkan kembali akan kekejaman di masa lalu, tapi untuk merayakan kemenangan, kebaikan serta talenta masyarakat Kamboja," tuturnya.

Kamboja jadi salah satu second-home untuk Jolie/instagram.com/joliepittsquad27/Kamboja jadi salah satu second-home untuk Jolie/instagram.com/joliepittsquad27/

"Bisa dibilang, ini adalah salah satu cara saya berterima kasih kepada Kamboja. Tanpa Kamboja, saya tak akan pernah tahu rasanya jadi seorang ibu, karena belahan jiwa saya tetaplah punya darah Kamboja, dan negara ini akan selalu jadi bagian dari hidup saya," lanjutnya sambil mempersilahkan Maddox naik ke atas podium.

Maddox memang punya darah Kamboja/instagram.com/maddoxjoliepittMaddox memang punya darah Kamboja/instagram.com/maddoxjoliepitt

"Terima kasih semuanya sudah hadir malam ini. Kami bangga bisa menyelesaikan proyek ini dan sangat bahagia bisa menampilkan film ini kepada Anda semua. Saya pun bangga bisa berdiri untuk ibu dan keluarga saya," ungkap Maddox yang membuka sedikit luka lama isu pertengkarannya dengan sang ayah di atas jet pribadi.

Kompak, Jolie ajak anak-anaknya menemui Raja Norodom Sihamoni/Maddox memang punya darah Kamboja/instagram.com/maddoxjoliepittKompak, Jolie ajak anak-anaknya menemui Raja Norodom Sihamoni/Maddox memang punya darah Kamboja/instagram.com/maddoxjoliepitt

Ia pun mempersilahkan sang adik, Shiloh Jolie-Pitt, yang ingin mengucapkan sepatah kata. "My name is Shiloh and I love Cambodia (Namaku Shiloh dan aku cinta Kamboja)," tandasnya singkat dan polos. 

(peo/tch)


REKOMENDASI
TRENDING