Dolly Parton Pernah Dikira Wanita Penghibur
Kapanlagi.com - New York ternyata memiliki kesan tersendiri bagi legenda musik Country asal Tennessee, AS, Dolly Parton yang ternyata pernah dikira sebagai seorang wanita penghibur, sampai-sampai ia bersumpah tak akan pernah kembali ke New York City.Meski biduanita yang juga piawai memainkan banjo itu sedang berkeliling New York menjelang pertunjukannya di Broadway Musical 9 to 5, pada Kamis (30/4), namun ia mengaku pernah memboikot kota dengan julukan 'The Big Apple' itu, gara-gara ia pernah mengalami pelecehan seksual pada saat berlibur ke New York, sekitar 40 tahun silam."Ayah selalu meninggalkan pistol jika ia sedang keluar rumah, jadi waktu itu untung aku membawanya saat berjalan-jalan di daerah yang rawan," ungkap penyanyi berusia 63 tahun tersebut."Mungkin dandananku waktu itu memang dianggap mewakili penampilan para wanita penghibur, jadi sewaktu aku berada di jalanan, tiba-tiba ada seorang pria yang mendorongku dan berusaha meraba tubuhku, lalu aku katakan, jika ia tetap nekat maka aku akan menembaknya saat itu juga," tambahnya.Pengalaman buruk yang dialaminya itu juga sempat membuat Dolly bersumpah tak akan pernah menginjakkan kaki di New York untuk selama-lamanya. Namun, kini ia harus kembali untuk membuka Broadway Musical 9 to 5, tentu saja dengan status yang berbeda, seorang legenda.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(cnm/bar)
Advertisement
