SELEBRITI

3 Pertimbangan Opick Bisa Diberikan Amanah Menjaga Sehelai Rambut Nabi Muhammad

Minggu, 12 Mei 2019 21:18 Penulis: Rezka Aulia

Opick sudah penuhi syarat menjaga rambut rasulullah. © KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Penyanyi religi Aunur Rofiq Lilfirdaus atau yang sering disapa Opick akhir-akhir ini mencuri perhatian masyarakat Tanah Air. Beberapa hari lalu, dirinya membawa sehelai rambut Nabi Muhammad SAW dari Turki.

Hal ini ternyata menjadi fenomena tersendiri dan dibicarakan banyak orang. Pro dan kontra dari netizen pun langsung berdatangan menyerbu Opick.

Oleh karena itu, Opick bersama Dewan Ulama Thariqah Indonesia (DUTI) menggelar jumpa pers untuk meluruskan pemberitaan ini di kediamannya Markas Besar Seni Golok Indonesia kawasan Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, Minggu (12/5).

 

 

 

1. Penuh Pertimbangan

Dalam jumpa pers tersebut, hadir jajaran petinggi DUTI, para pendekar Seni Golok Indonesia, serta Opick sendiri. Berikut keterangan tertulis soal pernyataan resmi bahwa Opick pantas menjaga sehelai rambut Nabi Muhammad dari DUTI.

"Pertimbangan dan alasan Dewan Ulama Thariqah Internasional dan Indonesia menitipkan rambut suci tersebut kepada Opick adalah sebagai berikut," tulis dalam keterangan Dewan Ulama Thariqah Indonesia, Minggu (12/5).

2. 3 Poin Penting

1. Opick sudah merupakan anggota pengurus Dewan Ulama Thariqah Internasional (DUTI).

2. Opick telah berjanji serta bertekad kuat untuk mensyiarkan rasa cinta dan rindu kepada Nabi Muhammad SAW melalui kehadiran rambut suci ini ditengah tengah - tengah ummat nantinya.

3. Opick bersedia dan mematuhi segala ketentuan yang telah disepakati Dewan Ulama Thariqah Internasional dalam menjaga dan merawat rambut suci sekaligus menjalankan adab dan etika dalam penjagaan rambut suci Nabi Muhammad SAW, sejalan dengan aqidah ahlusunnah wal jamaah serta sesuai tuntunan Al Qur'an dan Hadist.

Amanah yang mendekat kepada Opick bersifat hanya hanya seumur hidup akan tetapi bila dikemudian hari keberadaan rambut suci ini tidak terjamin keaman dan perawatannya maka Dewan Ulama Thariqah Indonesia berhak untuk menarik kembali titipan rambut suci tersebut dan dikembalikan kepada pemegang ammanah utama yakni Dewan Utama Thariqah Internasional di Istambul Turki.

 


REKOMENDASI
TRENDING