Adik Sebut Diding Boneng Tetap Ingin Keluar Rumah Meski Sakit

Adik Sebut Diding Boneng Tetap Ingin Keluar Rumah Meski Sakit
Diding Boneng © KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Diding Boneng meninggal dunia pada usia 76 tahun, Senin pagi, akibat gangguan pernapasan dan stroke. Jenazahnya disemayamkan di rumah duka kawasan Matraman, Jakarta Pusat, sebelum diberangkatkan ke pemakaman TPU Menteng Pulo pada sore hari.

Adik kandungnya, Zainal Arifin, mengenang sang aktor senior sebagai sosok yang sangat aktif, bahkan ketika kondisi kesehatannya menurun.

"Dia ini orangnya nggak bisa diam. Sakit-sakit juga kadang-kadang keluar ke TIM (Taman Ismail Marzuki). Nah, ini yang kita takutkan nanti dia ke TIM jatuh di jalan gitu lho," ujar Zainal Arifin saat ditemui di rumah duka kawasan Matraman, Jakarta Pusat, Senin (3/8/2026).

Pihak keluarga kerap memberikan pengawasan agar Diding Boneng tetap beristirahat. Ia disebut masih ingin menyambangi kawasan favoritnya di Cikini, namun keluarga menahan agar kondisinya tidak memburuk.

1. Selepas Opname, Diminta Beristirahat Penuh

Zainal menjelaskan kekhawatiran keluarga muncul karena kondisi fisik Diding Boneng tidak stabil pasca serangan stroke. Sejak kembali ke rumah, keluarga berupaya menjaga agar aktivitasnya terbatas.

Setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama sepuluh hari, Diding diminta tetap berada di dalam kamar. Kebijakan itu diambil keluarga untuk memaksimalkan masa pemulihan dan mencegah aktivitas di luar ruang.

"Sepulangnya dari rumah sakit itu tenang aja dia, tenang. Memang tidak boleh keluar oleh keluarga. Jadi di kamar aja, nggak keluar-keluar," jelas Zainal.

Menurut Zainal, tiga hari terakhir di rumah, Diding terlihat lebih tenang dari biasanya. Ketenangan itu membuat keluarga fokus pada pendampingan dan pengawasan di dalam rumah.

2. Detik Terakhir Diding Boneng Bersama Keluarga

Pada saat-saat terakhirnya, Diding Boneng didampingi anak-anak dan saudara terdekat. Zainal menyebut anak tertua almarhum berada di sisi sang ayah hingga mengembuskan napas terakhir.

"Anaknya yang paling tua, terus adik saya yang perempuan paling kecil, sama anaknya yang sekarang lagi ke makam ini, Aryo," tuturnya.

Diding Boneng berpulang pukul 06.04 WIB. Zainal menyampaikan bahwa penyebabnya adalah gangguan pernapasan dan stroke. Usia almarhum tercatat 76 tahun.

Jenazah disemayamkan di rumah duka kawasan Matraman, Jakarta Pusat. Pihak keluarga telah sepakat memakamkan almarhum di TPU Menteng Pulo pada sore hari.

(kpl/far/ums)

Rekomendasi

Trending