SELEBRITI

Balasan Menohok Anggun Saat Disinggung Soal Paspor dan Status WNI

Selasa, 20 Agustus 2019 11:00 Penulis: Tyssa Madelina

Anggun balas sindiran soal paspor dan kewarganegaraan © KapanLagi.com/Adrian Utama Putra

Kapanlagi.com - Gara-gara ikut mengucapkan hari kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus kemarin, Anggun disindir salah seorang netizen tentang kewarganegaraannya. Padahal saat itu, penyanyi berambut panjang ini hanya mengunggah videonya saat tampil di acara Asian Games 2018 lalu.

Di situ, Anggun menyanyikan lagu bertajuk Pemuda. Ia juga mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia. "Bersatulah semua seperti dahulu," tulisnya.

Namun, salah satu netizen dengan akun @dodiputrasirait justru menyinggung soal status WNI Anggun saat ini. "Seandainya anggun WNI, saya yakin namanya akan dikenang sebagai anak bangsa nasionalis. Anggun kurang beruntung di saat zaman itu karena Indonesia belum siap untuk anak bangsa yang mendunia," tulisnya.

1. Anggun Tak Ambil Pusing

Menanggapi hal tersebut, Anggun terlihat santai dan tak ambil pusing. Ia sendiri tak butuh pengakuan soal kewarganegaraannya.

"Yang memasalahkan kewarganegaraan hanya mereka yang bermentalitas tertentu, yang kebanyakan belum pernah pergi ke mana-mana, belum merasakan jadi minoritas, yang nggak tahu kalau warna paspor yang 'salah' sering diberi masalah di banyak negara," tulisnya.

"Misalnya dulu dengan paspor Indonesia saya nggak diboleh dapat visa ke Portugal, ada rangking negara-negara yang berpaspor 'kuat'. Indonesia no. 75, Prancis no. 4," imbuh Anggun.

2. Balasan Menohok dari Anggun

Menurut Anggun, saat ini banyak orang di sekitarnya yang hanya menilai nasionalisme seseorang dari luarnya saja. Ia pun mengkritisi soal beberapa oknum WNI yang tinggal di Indonesia tapi anaknya tidak bisa berbahasa Indonesia.

"Ini yang buat saya gemas, karena diaspora Indonesia yang tinggal di negara-negara lain banyak sekali dan untuk anak-anak blasteran mereka diharuskan memilih antara dua kewarganegaraan. Buat saya sayang sekali. Kenapa harus milih? Kenapa nggak boleh dua-duanya? Sudah banyak kok contohnya," sambung Anggun.

"Kita kan sekarang hidup di dunia yang setiap orang beradaptasi dengan kultur berbeda. Mungkin sudah saatnya Indonesia memikirkan untuk bisa memberi dwi kewarganegaraan seperti negara-negara lain," pungkasnya.


REKOMENDASI
TRENDING