Bill & Ted Face the Music
Synopsis
Bill & Ted Face the Music dibintangi Alex Winter, Keanu Reeves, William Sadler, Kristen Schaal, Samara Weaving, Anthony Carrigan, Holland Taylor, Kid Cudi, Jillian Bell, serta Jayma Mays yang menghidupkan deretan karakter ikoniknya. KLovers, film ini membawa kita pada perjalanan absurd sekaligus hangat tentang dua sahabat yang, setelah puluhan tahun, tetap percaya bahwa musik bisa menyelamatkan dunia.
Kita dibawa masuk ke tahun 2020, ketika Bill dan Ted masih berjuang menulis lagu ramalan yang konon dapat menyatukan seluruh dunia. Waktu berjalan cepat, tetapi karya mereka tidak kunjung lahir, sementara karier dan pernikahan mereka mulai retak. Di sisi lain, ruang dan waktu mulai rusak, seolah alam semesta mengingatkan bahwa tenggat mereka sudah di ambang batas. Dua lelaki santai yang dulu sering melompat-lompat melintasi sejarah kini harus menghadapi kenyataan pahit: nasib realitas berada di ujung gitar mereka.
Suatu hari, Kelly, anak dari Rufus sang pemandu perjalanan waktu yang sudah meninggal, datang menjemput keduanya menggunakan pod futuristik untuk membawa mereka ke tahun 2720 di San Dimas. Di sana, sang Great Leader, ibu Kelly, memberi ultimatum bahwa Bill dan Ted hanya punya waktu sampai pukul 7:17 malam hari itu untuk menciptakan lagu penyelamat dunia. Jika gagal, realitas akan kolaps.
Tidak mau pasrah, Bill dan Ted kembali menggunakan bilik telepon perjalanan waktu milik Rufus. Ide mereka sederhana saja: melompat ke masa depan, mencuri lagu itu dari versi diri mereka sendiri. Sayangnya, masa depan tidak seindah harapan. Di tiap lompatan waktu, mereka bertemu versi diri yang makin berantakan. Ada Bill dan Ted yang hidup menyedihkan, ada yang jadi pembohong, bahkan ada yang ditinggalkan istri masing-masing. Mereka saling menyalahkan versi masa lalu karena kegagalan membangun hidup yang stabil. Perjalanan waktu yang dulu menyenangkan kini jadi seperti kaca retak yang memantulkan segala ketakutan terbesar mereka.
Sementara itu, karena kehilangan kesabaran, sang Great Leader mengirim robot pembunuh bernama Dennis untuk membunuh Bill dan Ted dengan harapan realitas akan kembali stabil jika mereka dihapus dari garis waktu. Kelly mencoba memperingatkan Bill dan Ted, tetapi justru bertemu dengan anak-anak mereka, Billie dan Thea, yang sama-sama memiliki semangat bermusik seperti ayah masing-masing. Melihat dunia terancam, duo Gen Z ini memutuskan membuat langkah besar. Mereka hendak membangun band terbaik dari seluruh sejarah untuk membuat lagu yang bisa menyelamatkan dunia.
Dengan meminjam mesin waktu milik Kelly, Billie dan Thea mulai merekrut musisi legendaris. Mereka mengajak Jimi Hendrix, lalu Louis Armstrong yang tampil seperti energi jazz abadi. Mereka juga membawa Wolfgang Amadeus Mozart yang sempat terpukau pada permainan Hendrix. Tidak cukup sampai di situ, mereka menjemput Ling Lun, tokoh kuno yang dianggap pencipta musik di Tiongkok, serta Grom, seorang drummer prasejarah yang bermain drum menggunakan tulang sebagai stik. Kelompok musik paling unik sepanjang sejarah pun terbentuk.
Masalah muncul ketika Dennis tanpa sengaja membunuh Billie, Thea, serta seluruh band waktu itu dan mengirim mereka ke Neraka. Ya, KLovers, robot ini punya sisi emosional yang rumit, dan sering kali salah menafsirkan perintah.
Sementara itu, Bill dan Ted tiba di tahun 2067 dan bertemu versi tua mereka yang terbaring di ranjang kematian. Dalam salah satu momen paling emosional, versi tua itu memberikan USB berisi lagu yang disebut-sebut sebagai karya Preston / Logan. Mereka menjelaskan bahwa lagu itu harus dimainkan pada pukul 7:17 malam di lokasi MP 46.
Tidak lama kemudian, Dennis muncul dan mengaku telah membuat kesalahan besar. Bill merusak USB tersebut untuk memancing Dennis agar membunuh mereka sehingga mereka bisa menyusul anak-anak mereka ke Neraka. Namun Dennis yang putus asa malah menembakkan senjatanya ke dirinya sendiri. Bill dan Ted nekat melompat ke arah ledakan, dan seluruhnya berakhir di Neraka.
Di sana, Bill dan Ted bertemu kembali dengan Billie, Thea, dan seluruh band. Untuk kembali ke dunia, mereka membutuhkan bantuan Death yang dulu pernah menjadi rekan band mereka. Usaha rekonsiliasi kecil tapi penting terjadi, dan Death akhirnya membantu mereka kembali hidup ke tahun 2020.
Ketika mereka tiba di Interstate 210 tepat di MP 46, realitas sudah runtuh seperti kaca berdebu yang tercerai-berai di udara. Dalam momen pencerahan, Bill dan Ted menyadari bahwa mereka tidak ditakdirkan menulis lagu itu. Lagu yang diramal ternyata bukan karya mereka, melainkan milik Billie dan Thea. Preston / Logan bukan Bill dan Ted, tetapi anak-anak mereka.
Untuk memperbaiki realitas, lagu itu harus dimainkan oleh semua orang sepanjang sejarah, di semua titik waktu. Dengan bantuan bilik telepon, Bill, Ted, dan istri-istri mereka menciptakan salinan diri sebanyak mungkin, lalu membagikan instrumen kepada setiap manusia yang pernah hidup. Billie dan Thea bertindak sebagai produser musik, sementara Bill dan Ted kembali mengambil gitar dan memimpin pertunjukan terbesar sepanjang waktu. Lagu itu akhirnya memulihkan semesta dan mengembalikan semua orang ke masa masing-masing.
Adegan pascakredit memperlihatkan Bill dan Ted versi lansia bangun dari tempat tidur mereka dan spontan bermain gitar sambil berkata, "We still got it," sebelum memanggil perawat.
Film ini menjadi penutup manis dari trilogi Bill & Ted sekaligus pembuktian bahwa persahabatan, musik, dan sedikit chaos bisa menjadi kekuatan yang menyelamatkan dunia. Dirilis pada Agustus 2020 di bioskop dan Premium VOD di Amerika, film ini diterima baik oleh kritikus karena ceritanya yang hangat, lucu, dan penuh nostalgia.
Pemeran
Jadwal Film
Dhurandhar 2
Tunggu Aku Sukses Nanti
Danur: The Last Chapter
Na Willa
Pelangi Di Mars
Senin Harga Naik
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
Number One
Everyday, We
Reminders of Him
Enhypen (Walk the Line Summer Edition)
Setan Alas!
Juara Sejati
Setannya Cuan
Peaky Blinders: The Immortal Man
Good Luck, Have Fun, Don't Die
The Bride
Hoppers
Hamnet
Undercard
Dead Man's Wire
Panda Plan: The Magical Tribe
Titip Bunda di Surga-Mu
The Last Supper
Lift (2026)
Scream 7
Blades of the Guardians
Marty Supreme
How to Make a Killing
Do Deewane Seher Mein
EPiC: Elvis Presley in Concert
Crime 101
Kokuho
Asrama Putri
GOAT
The Super Mario Galaxy Movie
01 April 2026
Aku Harus Mati
02 April 2026
The Hostage's Hero
02 April 2026
Hoppers
03 April 2026
David
03 April 2026
The King's Warden
08 April 2026
Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?
09 April 2026
Yohanna
09 April 2026
Ip Man: Kung Fu Legend
10 April 2026
Ghost in the Cell
15 April 2026
Ready or Not 2: Here I Come
15 April 2026
Lee Cronin's The Mummy
15 April 2026
Dalam Sujudku
16 April 2026
The Magic Faraway Tree
17 April 2026
Michael (2026)
22 April 2026
The Drama
22 April 2026
Para Perasuk
23 April 2026
Kupilih Jalur Langit
23 April 2026
Ikatan Darah
30 April 2026
Tumbal Proyek
13 Mei 2026
Children of Heaven (2026)
27 Mei 2026
The Furious
29 Mei 2026
Masters of the Universe (2026)
05 Juni 2026
Avengers: Doomsday
18 Desember 2026Berita Lainnya
Sinopsis Film THE EXPENDABLES 3, Tayang Rabu 1 April 2026 Pukul 21.00 WIB