SELEBRITI

Bekerja Sama Dengan Pacar Untuk Curi Brankas, Asisten Rumah Tangga Dara Arafah Ternyata Korban Perselingkuhan

Senin, 12 September 2022 21:01

Asisten Dara Arafah jadi korban perselingkuhan ©KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Minggu pekan lalu (4/9/2022) brankas milik selebgram Dara Arafah dibawa kabur oleh asisten rumah tangganya bernama Musrida alias Sri. Brankas berisi uang senilai Rp 789 juta itu kemudian dikirim menggunakan mobil travel ke Cilacap.

Di Cilacap ternyata ada pacar Musrida bernama Sarpun alias Anwar. Pria tersebut ternyata yang memberi instruksi supaya Sri mengambil brankas Dara.

"Musrida dan Anwar ini berpacaran, bukan suami istri. Sri bekerja sama dengan pacarnya, yang memberi ide pacarnya, begitu tahu rumah dalam keadaan kosong, diminta cari ada barang berharga, begitu difotoin terlihatlah brankas ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan dalam jumpa pers pada Senin (12/9/2022).

1. Mematikan CCTV

Musrida rupanya bukan sekali melakukan pencurian. Terlihat dari betapa lihainya wanita tersebut mematikan CCTV di rumah Dara Arafah sebelum melakukan aksinya.

"Musrida ini belum lama bekerja sebagai ART di rumah korban. Dia sudah mengenali rumah korban, setelah tahu korban keluar dalam waktu lama, Musrida melakukan aksinya dengan mematikan semua CCTV," terang Endra Zulpan.

2. Sudah Punya Tunangan

Meski berpacaran, Musrida tak tahu bila Anwar ternyata memiliki tunangan. Hal itu baru terungkap ketika polisi menanyai digunakan membeli apa saja uang dalam brankas Dara Arafah yang berhasil dikuasai Anwar.

"Adapun hasil kejahatan berupa uang tunai sebesar Rp 789 juta dibelikan membeli motor Kawasaki Ninja ZX 250R senilai Rp 113 juta, membeli HP Vivo Rp 4 juta, memberi ke tunangan sebesar Rp 5 juta dan dipergunakan untuk keperluan sehari-hari. Ternyata Anwar ini punya tunangan," jelas Endra Zulpan.

3. Murni Pencurian

Musrida dan Anwar melakukan pencurian murni hanya untuk menguasai barang Dara Arafah. Tidak ada motif lain seperti dendam maupun hal lainnya.

"Perencanaannya nggak lama, karena semua lewat telepon. Cuma memang sudah dibilang cari waktu kosong kalau majikan nggak di rumah baru beraksi. Anwar yang meminta difotoin, artinya tersangka Musrida nggak tahu juga sebenernya kalau dalam brankas itu ada uang," tegas Endra Zulpan.

REKOMENDASI
TRENDING